Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Sabtu, 8 Agu 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Sepak Bola
  • DPR
  • Korupsi
  • prabowo
  • MBG
  • Piala Dunia 2026
  • Purbaya
  • Prabowo Subianto
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Ekonomi Bisnis / KEK Diklaim Serap 266 Ribu Pekerja, Pemerintah Audit Ulang Validitas Datanya
Ekonomi Bisnis

KEK Diklaim Serap 266 Ribu Pekerja, Pemerintah Audit Ulang Validitas Datanya

Rika PangestiIvan OWRITE
Last updated: Juni 13, 2026 5:38 pm
By
Rika Pangesti
Rika Pangesti
ByRika Pangesti
Reporter
Rika Pangesti adalah reporter di OWRITE yang berfokus pada peliputan isu megapolitan dan berita nasional. Berlatar pendidikan Magister Ilmu Komunikasi Politik dari Universitas Paramadina, ia memadukan...
Follow:
Ivan Syahruna Lubis
Ivan OWRITE
ByIvan Syahruna Lubis
Redaktur
Editor berita di OWRITE Media, meliput pemberitaan gaya hidup dan Peristiwa.
Follow:
2 bulan lalu
Share
Sejumlah turis asing bermain bola voli di pantai Tanjung Aan, Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika di Desa Kuta, Praya, Lombok Tengah, NTB
Sejumlah turis asing bermain bola voli di pantai Tanjung Aan, Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika di Desa Kuta, Praya, Lombok Tengah, NTB (ANTARA FOTO/Ahmad Subaidi/YU)
SHARE

Pemerintah mulai mengkaji ulang data ekonomi Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) di seluruh Indonesia.

Daftar isi Konten
  • Kebijakan Ekonomi
  • Aktivitas Industri Nasional
  • Menjaga Kredibilitas

Langkah ini dilakukan untuk memastikan klaim kontribusi KEK terhadap pertumbuhan ekonomi nasional, investasi, dan penciptaan lapangan kerja benar-benar akurat dan dapat dipertanggungjawabkan.

Upaya tersebut dibahas dalam Rapat Koordinasi Reviu Data dan Kajian Dampak Ekonomi di KEK yang digelar Dewan Nasional KEK bersama Badan Pusat Statistik (BPS) di KEK Gresik (JIIPE), Jawa Timur, Jumat, 12 Juni 2026.

Baca juga:
BI Ungkap Penyebab Cadangan Devisa RI Tergerus Jadi US$145,3 Miliar… Bank Indonesia (BI) mencatat posisi cadangan devisa Indonesia pada akhir Juli 2026…
Soal Kuota Nikel dan Batu Bara, Indef Minta Pemerintah 'Buka… Indef Green Transition Initiative (GTI) mendesak pemerintah membuka secara transparan dasar penentuan…
PHK 1.900 Buruh PT GNI: Negara 'Haram' Lepas Tangan Usai… Rencana PT Gunbuster Nickel Industry (GNI) memutus hubungan kerja terhadap sekitar 1.900…
  • BI Ungkap Penyebab Cadangan Devisa RI Tergerus Jadi US$145,3 Miliar per Juli…
  • Soal Kuota Nikel dan Batu Bara, Indef Minta Pemerintah 'Buka Kartu' RKAB…
  • PHK 1.900 Buruh PT GNI: Negara 'Haram' Lepas Tangan Usai Klaim Manis…

Adapun, rapat tersebut menjadi bagian dari evaluasi pemerintah terhadap kualitas data ekonomi kawasan yang selama ini menjadi dasar penghitungan Produk Domestik Bruto (PDB) maupun Produk Domestik Regional Bruto (PDRB).

Kebijakan Ekonomi

Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian sekaligus Ketua Tim Pelaksana Dewan Nasional KEK, Susiwijono Moegiarso, mengatakan kualitas data menjadi hal krusial karena digunakan pemerintah dalam menyusun berbagai kebijakan ekonomi.

Kita perlu terus menjaga kualitas data, khususnya data-data dari kegiatan ekonomi dan industri di KEK, yang digunakan sebagai salah satu indikator pertumbuhan ekonomi kita, karena data tersebut akan menjadi dasar bagi Pemerintah dalam merumuskan berbagai kebijakan dan program prioritas,”

kata Susiwijono.

Pemerintah menilai pengukuran dampak ekonomi KEK perlu diperkuat melalui sinkronisasi, validasi, dan pendalaman data hingga tingkat pelaku usaha.

Tujuannya agar kontribusi kawasan terhadap ekonomi nasional maupun daerah tidak hanya berdasarkan laporan administratif, tetapi juga mencerminkan kondisi riil di lapangan.

KEK Kendal Makin Gacor: PT Hoi Fu Paper Buka Loker, Investasi Tembus Rp1,12 Triliun

Susiwijono menilai, langkah ini menjadi penting karena data pertumbuhan ekonomi selama ini menjadi salah satu indikator utama untuk menilai kesehatan ekonomi nasional, menentukan arah kebijakan, hingga mengukur efektivitas program pemerintah.

Sejak 2025, BPS bersama Dewan Nasional KEK dan Lembaga National Single Window (LNSW) telah melakukan pendataan lengkap terhadap seluruh aktivitas ekonomi dan industri di 25 KEK yang menaungi 528 perusahaan. Pendataan serupa juga dilakukan di sekitar 178 kawasan industri di berbagai daerah.

Aktivitas Industri Nasional

Pemerintah berharap pendataan menyeluruh tersebut dapat menghasilkan gambaran yang lebih utuh mengenai aktivitas industri nasional dan dampaknya terhadap perekonomian.

Berdasarkan data hingga Triwulan I 2026, seluruh KEK di Indonesia mencatat realisasi investasi kumulatif sebesar Rp353,3 triliun dengan penyerapan tenaga kerja mencapai 266.688 orang. Sementara jumlah pelaku usaha yang beroperasi di 25 KEK tercatat sebanyak 471 perusahaan.

Dari seluruh kawasan tersebut, KEK Gresik menjadi salah satu penyumbang terbesar dengan investasi mencapai Rp107,32 triliun dan menyerap 47.201 tenaga kerja hingga Triwulan I 2026.

Menjaga Kredibilitas

Menurut Susiwijono, data yang akurat menjadi syarat utama untuk menjaga kredibilitas berbagai capaian ekonomi yang selama ini disampaikan pemerintah.

Pemerintah terus berkomitmen menjaga kualitas data, khususnya yang terkait dengan data-data yang diperhitungkan dalam komponen perhitungan pertumbuhan ekonomi (PDB dan PDRB), sehingga akuntabilitas dan kualitas data akan terus terjaga,”

ujarnya.

Ia menambahkan, kualitas data yang baik bukan hanya penting bagi pemerintah, tetapi juga menentukan tingkat kepercayaan investor dan pelaku pasar terhadap kondisi ekonomi Indonesia.

Akuntabilitas dan kualitas data menjadi sangat penting untuk terus menjaga tingkat kepercayaan masyarakat, pasar dan investor terhadap berbagai capaian kemajuan dan pertumbuhan ekonomi kita,”

tegas Susiwijono.

Hasil reviu dan kajian yang tengah dilakukan pemerintah nantinya akan menjadi dasar penyempurnaan metodologi pengukuran dampak KEK terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.

Dengan demikian, kontribusi investasi, industri hilirisasi, hingga penciptaan lapangan kerja di kawasan khusus tersebut dapat diukur secara lebih akurat dan transparan.

Tag:Ekonomi DaerahInvestasiKEKProduk Domestik Bruto
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Rika Pangesti
ByRika Pangesti
Reporter
Follow:
Rika Pangesti adalah reporter di OWRITE yang berfokus pada peliputan isu megapolitan dan berita nasional. Berlatar pendidikan Magister Ilmu Komunikasi Politik dari Universitas Paramadina, ia memadukan pemahaman akademis dengan pengalaman lapangan — termasuk meliput untuk tvOnenews.com sejak 2022.
Ivan OWRITE
ByIvan Syahruna Lubis
Redaktur
Follow:
Editor berita di OWRITE Media, meliput pemberitaan gaya hidup dan Peristiwa.
Trending di OWRITE
Wasit Jadi Sorotan! Keputusan VAR di Laga Indonesia vs Singapura Tuai Polemik
By Hadi Febriansyah
Pesepak bola Timnas Indonesia berfoto bersama sebelum laga melawan Timnas Kamboja pada pertandingan Grup A ASEAN Championship atau Piala AFF 2026 di Stadion Gelora Pakansari, Kabupaten Bogor, Jawa Barat
1
Enam Lantai Gedung Bapenda DKI Terbakar, Titik Awal Api Masih Misterius
By Rika Pangesti
Petugas Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta bersiap memadamkan kobaran api yang membakar Gedung Badang Pendapatan Daerah (Bapenda) DKI Jakarta di Jalan Abdul Muis, Jakarta
2
John Herdman Buka Suara Usai Indonesia Tersingkir, Tolak Salahkan Wasit!
By Hadi Febriansyah
Pelatih Timnas Indonesia John Herdman bersiap memimpin anak latihnya melawan Timnas Kamboja pada pertandingan Grup A ASEAN Championship atau Piala AFF 2026 di Stadion Gelora Pakansari, Kabupaten Bogor, Jawa Barat
3
Khasiat Buah Tomat, Sumber Antioksidan yang Baik untuk Kesehatan
By Ossid Duha Jussas Salma
Buah Tomat
4
Empat Jurnal UMB Naik dan Pertahankan Akreditasi SINTA, Bukti Penguatan Riset Kampus
By Hadi Febriansyah
Rektor Universitas Mercu Buana, Prof. Dr. Andi Adriansyah, M.Eng.
5

BERITA LAINNYA

Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia. (Sumber: Youtube Kementerian ESDM)
Ekonomi Bisnis

Bahlil Kenang Saat “Dihajar” Demonstran 1,5 Bulan Gegara Larangan Ekspor Nikel

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengenang salah satu…

iren natania longdongdusep-malik
By
Natania Longdong
Dusep Malik
19 jam lalu
Kereta Cepat (Whoosh) Jakarta-Bandung. (Sumber: Dok. KCIC)
Ekonomi Bisnis

Diklaim Purbaya Tak Bebani APBN, Utang Whoosh Justru Bisa Jadi ‘Bom Waktu’

Utang Kereta Cepat Jakarta-Bandung atau Whoosh akan diselesaikan oleh Kementerian Keuangan (Kemenkeu)…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep Malik
20 jam lalu
Presiden Prabowo Subianto memberikan arahan dalam acara pertemuan dengan periset dan peneliti Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) di halaman Istana Negara, Jakarta, Kamis (6/8/2026).
Ekonomi Bisnis

Kepuasan terhadap Prabowo Anjlok, Publik Lebih Percaya Kondisi Ekonomi Riil daripada Angka Pemerintah

Tingkat kepuasan publik terhadap kinerja pemerintahan Presiden Prabowo Subianto menurun tajam sekitar…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep Malik
1 hari lalu
Karyawan menghitung uang pecahan rupiah dan dolar Amerika Serikat (AS) di gerai penukaran mata uang asing Ayu Masagung, Jakarta. (Sumber: Antara Foto/Indrianto Eko Suwarso/kye)
Ekonomi Bisnis

Akhir Pekan Ditutup Menghijau, Rupiah Menguat Rp17.897 per Dolar AS dan IHSG Naik 1,04 Persen

Nilai tukar rupiah dan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kompak ditutup menguat…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep Malik
1 hari lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up