Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Minggu, 14 Jun 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Korupsi
  • Purbaya
  • Sepak Bola
  • DPR
  • prabowo
  • MBG
  • iran
  • Prabowo Subianto
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Ekonomi Bisnis / Alasan Harga Emas Global Terus Merosot di Tengah Konflik Iran-Israel
Ekonomi Bisnis

Alasan Harga Emas Global Terus Merosot di Tengah Konflik Iran-Israel

dusep-malik
Last updated: Juni 14, 2026 11:23 am
Dusep Malik - Redaktur
Share
Emas batangan global. (Sumber: unsplash/Zlaťáky.cz)
Emas batangan global. (Sumber: unsplash/Zlaťáky.cz)
SHARE

Harga emas yang selama ini sering melesat di saat dunia dilanda konflik, kini justru mengalami tren pelemahan sepanjang 2026. Harga emas yang dikenal sebagai aset aman (safe haven) justru kini kehilangan daya tarik usai memanasnya konflik antara Amerika Serikat (AS)-Israel Vs Iran.

Daftar isi Konten
  • Inflasi dan Suku Bunga Jadi Faktor Utama
  • Mengapa Suku Bunga Menekan Harga Emas?
  • Penguatan Dolar AS Ikut Menekan Emas
  • Peluang Harga Emas ke Depan

Dalam kondisi geopolitik yang tidak menentu, emas biasanya menjadi pilihan investor untuk melindungi nilai kekayaan dari inflasi dan gejolak pasar. Namun, kondisi tersebut tidak terjadi kali ini.

Mengutip laporan Al Jazeera, harga emas turun dari posisi tertinggi US$5.303 per troy ounce pada 28 Januari 2026 menjadi sekitar US$4.235 per troy ounce pada Jumat, 13 Juni 2026. Penurunan ini terjadi setelah konflik berkepanjangan yang melibatkan AS, Israel, dan Iran sejak akhir Februari 2026.

Baca juga:
Trump Sesumbar Kesepakatan Damai AS-Iran Ditandatangani Hari Ini, Iran Bantah… Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengklaim kesepakatan mengakhiri konflik dengan Iran akan…
Bank Dunia Ungkap Fakta Mengejutkan, Mengapa Kelas Menengah RI Tergerus… Bank Dunia (World Bank) menyoroti, penurunan tajam pendapatan kelas menengah dari 14,5…
Siap-siap, BRI Mau Buyback Saham Rp500 Miliar PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BBRI berencana, melakukan pembelian kembali…
  • Trump Sesumbar Kesepakatan Damai AS-Iran Ditandatangani Hari Ini, Iran Bantah Tegas
  • Bank Dunia Ungkap Fakta Mengejutkan, Mengapa Kelas Menengah RI Tergerus Parah
  • Siap-siap, BRI Mau Buyback Saham Rp500 Miliar

Inflasi dan Suku Bunga Jadi Faktor Utama

Para analis menilai tekanan terhadap harga emas berasal dari meningkatnya inflasi global yang memicu ekspektasi bahwa bank sentral, khususnya Federal Reserve (The Fed), tidak akan segera memangkas suku bunga.

Sebaliknya, pasar justru mulai memperkirakan kemungkinan kenaikan suku bunga dalam beberapa bulan mendatang. Kondisi ini membuat emas kehilangan daya tarik dibandingkan instrumen investasi lain yang menawarkan imbal hasil lebih tinggi.

Kenaikan inflasi sendiri dipicu oleh terganggunya arus perdagangan energi di Selat Hormuz, salah satu jalur pelayaran minyak dan gas terpenting di dunia. Gangguan distribusi energi menyebabkan harga minyak meningkat dan berdampak pada kenaikan inflasi di berbagai negara.

Di Amerika Serikat, tingkat inflasi tercatat mencapai 4,2 persen, tertinggi dalam tiga tahun terakhir. Sementara itu, pasar tenaga kerja masih relatif kuat sehingga peluang penurunan suku bunga semakin kecil.

Gedung Federal Reserve. (Sumber: The Fed)
Gedung Federal Reserve. (Sumber: The Fed)

Mengapa Suku Bunga Menekan Harga Emas?

Sementara itu, berbeda dengan deposito atau obligasi, emas tidak menghasilkan bunga maupun dividen. Keuntungan investor hanya berasal dari kenaikan harga emas itu sendiri.

Karena itu, ketika suku bunga naik, investor cenderung mengalihkan dana ke instrumen yang memberikan imbal hasil lebih tinggi. Akibatnya, permintaan terhadap emas menurun dan harga ikut tertekan.

Analis pasar dari OptionSpreaders.com, Justin Cardwell, mengatakan emas merupakan aset yang nilainya sangat bergantung pada apresiasi harga. Saat suku bunga tinggi, investor memiliki banyak alternatif investasi yang lebih menarik.

Ilustrasi emas batangan Antam
Ilustrasi emas batangan Antam (Foto: Instagram/@antamlogammulia)

Penguatan Dolar AS Ikut Menekan Emas

Selain itu, faktor lain yang menekan harga emas adalah menguatnya dolar AS. Konflik Timur Tengah justru mendorong investor global memburu dolar sebagai aset lindung nilai. Karena emas diperdagangkan dalam denominasi dolar AS, hubungan keduanya cenderung berlawanan arah.

Ketika nilai dolar menguat, harga emas biasanya melemah. Sebaliknya, saat dolar melemah, harga emas berpotensi naik.

CEO Noble Gold Investments, Collin Plume, menilai pasar saat ini sedang menghadapi kombinasi inflasi tinggi dan potensi kenaikan suku bunga. Menurutnya, faktor suku bunga masih menjadi tekanan terbesar bagi harga emas sepanjang tahun ini.

Ilustrasi uang dolar
Ilustrasi uang dolar (Foto: freepik)

Peluang Harga Emas ke Depan

Meski masih berada dalam tren melemah, sejumlah analis menilai harga emas belum tentu akan turun lebih dalam.

Munculnya kabar mengenai kemungkinan tercapainya kesepakatan antara AS dan Iran sempat mendorong harga emas menguat tipis pada perdagangan Jumat lalu. Pasar menilai berakhirnya konflik berpotensi menurunkan tekanan inflasi dalam jangka menengah.

Namun demikian, para pengamat memperkirakan dampak penurunan inflasi tidak akan terjadi secara instan. Selain konflik geopolitik, arah suku bunga global dan pergerakan dolar AS masih akan menjadi faktor utama yang menentukan pergerakan harga emas hingga akhir 2026.

Baca juga:
Harga Emas Hari ini 12 Juni 2026: Antam Naik Rp20.000,… Harga emas produksi PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) pada Rabu, 10 Juni…
Rupiah Hari Ini: Efek 'Janji Manis' Trump Bikin Garuda Terbang… Nilai tukar rupiah dibuka menguat 0,24 persen atau 43 poin ke level…
Wamenlu Ungkap Penyebab Kapal RI Masih Banyak yang Tertahan di… Pemerintah Indonesia mengakui belum ada jalan keluar cepat bagi kapal-kapal yang tertahan…
  • Harga Emas Hari ini 12 Juni 2026: Antam Naik Rp20.000, Global Loyo
  • Rupiah Hari Ini: Efek 'Janji Manis' Trump Bikin Garuda Terbang ke Rp17.946…
  • Wamenlu Ungkap Penyebab Kapal RI Masih Banyak yang Tertahan di Selat Hormuz
Tag:AS-Israel vs IranEmas BatanganGeopolitikHarga EmasSelat HormuzSuku Bunga
Share This Article
Email Salin Tautan Print
dusep-malik
ByDusep Malik
Redaktur
Follow:
Seorang senior editor di OWRITE Media, yang fokus pada pemberitaan seputar Bisnis, Ekonomi, Politik dan Peristiwa.
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Trending di OWRITE
Kejutan di Piala Dunia 2026, Maroko Bikin Brasil Frustrasi Laga Berakhir Imbang
By Hadi Febriansyah
Pertandingan antara Brasil melawan Maroko di Piala Dunia 2026. (Sumber: FIFA)
1
Alasan Harga Emas Global Terus Merosot di Tengah Konflik Iran-Israel
By Dusep Malik
Emas batangan global. (Sumber: unsplash/Zlaťáky.cz)
2
DPR Minta Warga Tak Lagi Berobat ke Luar Negeri, Sebut Layanan Rumah Sakit di Dalam Negeri Sudah Canggih
By Rika Pangesti
Wakil Ketua Badan Urusan Rumah Tangga (BURT) DPR RI Indah Kurniawati saat mengikuti kunjungan BURT DPR RI ke National Hospital Surabaya
3
DPR Bongkar Dugaan Pansel Formalitas, Pejabat Daerah Disebut Bisa Diatur Sesuai Kedekatan Politik
By Rika Pangesti
Anggota Komisi II DPR RI, Fauzan Khalid
4
Zaskia Adya Mecca Turun ke Jalan, Bagikan Logistik Gratis untuk Mahasiswa Demo di Bundaran HI
By Syifa Fauziah
Zaskia Adya Mecca
5

BERITA LAINNYA

Petugas memeriksa beras kemasan saat melakukan sidak pangan di Denpasar, Bali, Kamis (12/2/2026). (Sumber: Antara Foto/Fikri Yusuf/bar)
Ekonomi Bisnis

Harga Pangan Meroket Usai BBM Naik, Kemiskinan dan Krisis Sosial Mengintai

Gelombang kenaikan harga bahan pokok yang terjadi dalam waktu hampir bersamaan, mulai…

Rahmat Tunny OWRITEdusep-malik
By
Rahmat Tunny
Dusep Malik
2 jam lalu
Petugas bersiap melayani pengisian bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertamax di SPBU Pertamina Jalan Veteran, Semarang, Jawa Tengah
Ekonomi Bisnis

Usai Pertamax Naik 32 Persen, DPR Minta Pemerintah Jangan Sentuh Harga Pertalite

Kenaikan harga BBM nonsubsidi jenis Pertamax hingga 32 persen memicu kekhawatiran akan…

Rika PangestiIvan OWRITE
By
Rika Pangesti
Ivan Syahruna Lubis
20 jam lalu
Sejumlah turis asing bermain bola voli di pantai Tanjung Aan, Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika di Desa Kuta, Praya, Lombok Tengah, NTB
Ekonomi Bisnis

KEK Diklaim Serap 266 Ribu Pekerja, Pemerintah Audit Ulang Validitas Datanya

Pemerintah mulai mengkaji ulang data ekonomi Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) di seluruh…

Rika PangestiIvan OWRITE
By
Rika Pangesti
Ivan Syahruna Lubis
22 jam lalu
Ilustrasi Rupiah dan Pendapatan. (Sumber: Unsplash/ Defrino Maasy)
Ekonomi Bisnis

Bank Dunia Ungkap Fakta Mengejutkan, Mengapa Kelas Menengah RI Tergerus Parah

Bank Dunia (World Bank) menyoroti, penurunan tajam pendapatan kelas menengah dari 14,5…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep Malik
2 hari lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up