Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Sabtu, 8 Agu 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Sepak Bola
  • DPR
  • Korupsi
  • prabowo
  • MBG
  • Piala Dunia 2026
  • Purbaya
  • Prabowo Subianto
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Ekonomi Bisnis / Pengamat Ungkap Fakta Pahit B50: Harga Biodiesel Kalah dari Solar, Tak Ramah Fiskal
Ekonomi Bisnis

Pengamat Ungkap Fakta Pahit B50: Harga Biodiesel Kalah dari Solar, Tak Ramah Fiskal

iren natania longdongdusep-malik
Last updated: Juni 23, 2026 4:05 pm
By
Natania Longdong
iren natania longdong
ByNatania Longdong
News Reporter
Natania Longdong adalah jurnalis di Owrite yang berfokus pada isu internasional, energi, dan lingkungan. Dengan pengalaman lebih dari empat tahun meliput untuk Viva.co.id, Liputan6.com, dan Tirto.id,...
Follow:
Dusep Malik
dusep-malik
ByDusep Malik
Redaktur
Seorang senior editor di OWRITE Media, yang fokus pada pemberitaan seputar Bisnis, Ekonomi, Politik dan Peristiwa.
Follow:
2 bulan lalu
Share
BBM Biodiesel B50. (Sumber: Dok. Kementerian ESDM)
BBM Biodiesel B50. (Sumber: Dok. Kementerian ESDM)
SHARE

Kebijakan mandatori biodiesel B50 yang mulai diterapkan pemerintah pada 1 Juli 2026 dinilai mampu memperkuat ketahanan energi nasional dengan mengurangi ketergantungan terhadap impor solar. Namun, dari sisi fiskal, kebijakan tersebut masih menyisakan persoalan sebab harga biodiesel belum kompetitif dibandingkan bahan bakar fosil.

Daftar isi Konten
  • Gantikan Impor Solar Rp200 Triliun
  • Biodiesel Masih Butuh Subsidi

Pengamat Ekonomi Energi Universitas Padjadjaran (Unpad) Yayan Satyaki mengatakan, B50 merupakan instrumen yang kuat untuk menjaga keamanan pasokan energi dalam negeri, tetapi belum memberikan manfaat yang sama terhadap kondisi fiskal negara.

B50 is powerful energy security instrument, but weak fiscal (B50 adalah instrumen keamanan energi yang kuat, tetapi dari sisi fiskal lemah)”

kata Yayan melalui Zoom Meeting, Selasa, 23 Juni 2026.
Baca juga:
Iran Batasi Pelayaran di Selat Hormuz: Harga Minyak Brent Tembus… Harga minyak naik dunia lebih dari 1 persen pada perdagangan Jumat. Karena…
Harga Minyak Turun, Investor Masih Yakin Perang AS-Iran Berakhir dan… Harga minyak turun pada perdagangan Kamis, 6 Agustus 2026. Penurunan harga terjadi…
Kementerian ESDM Ungkap Alasan HIP Biodiesel Juli 2026 Tembus Rp14.562… Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengungkap alasan di balik penetapan…
  • Iran Batasi Pelayaran di Selat Hormuz: Harga Minyak Brent Tembus US$83,50 per…
  • Harga Minyak Turun, Investor Masih Yakin Perang AS-Iran Berakhir dan Hormuz Kembali…
  • Kementerian ESDM Ungkap Alasan HIP Biodiesel Juli 2026 Tembus Rp14.562 per Liter

Gantikan Impor Solar Rp200 Triliun

Petugas mengalirkan bahan bakar biodiesel 50 persen (B50) ke dalam drum penyimpanan di Stasiun Blending dan Pengisian Bahan Bakar Uji Jalan B50, Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, Minggu (7/6/2026). (Sumber: Antara Foto/Abdan Syakura/bar)
Petugas mengalirkan bahan bakar biodiesel 50 persen (B50) ke dalam drum penyimpanan di Stasiun Blending dan Pengisian Bahan Bakar Uji Jalan B50, Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, Minggu (7/6/2026). (Sumber: Antara Foto/Abdan Syakura/bar)

Berdasarkan paparan Yayan, implementasi B50 berpotensi menggantikan impor solar senilai sekitar Rp200 triliun per tahun. Temuan tersebut sejalan dengan klaim pemerintah mengenai potensi penghematan devisa dari berkurangnya impor bahan bakar minyak.

Meski demikian, Yayan menilai pengurangan impor tidak otomatis menciptakan penghematan anggaran negara.

The forex headline is real but it’s not a budget saving (penghematan devisanya memang nyata, tetapi itu bukan berarti ada penghematan anggaran negara)”

ujarnya.

Selain itu, menurut dia, harga biodiesel masih berada di atas harga solar pada berbagai skenario harga minyak dunia. Dalam proyeksinya, harga indeks pasar (HIP) biodiesel berada di kisaran Rp14.000 per liter, sementara harga solar berada pada kisaran Rp11.000-Rp12.000 per liter.

Akibat selisih harga tersebut, pemerintah dan Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) berpotensi menanggung biaya tambahan untuk menutup gap harga biodiesel.

Biodiesel Masih Butuh Subsidi

Petugas Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) melayani konsumen saat mengisi bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi di Banda Aceh, Aceh, Selasa (7/4/2026). Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan pemerintah melalui surat edaran Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) sejak awal April 2026 telah menetapkan pembatasan pembelian BBM bersubsidi jenis pertalite dan biosolar maksimal 50 liter per hari yang berlaku hingga akhir Mei 2026.
Petugas Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) melayani konsumen saat mengisi bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi di Banda Aceh, Aceh, Selasa (7/4/2026). Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan pemerintah melalui surat edaran Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) sejak awal April 2026 telah menetapkan pembatasan pembelian BBM bersubsidi jenis pertalite dan biosolar maksimal 50 liter per hari yang berlaku hingga akhir Mei 2026. (ANTARA FOTO/Irwansyah Putra/nym)

Yayan memperkirakan biaya bersih atau net cost dari implementasi B50 dapat mencapai Rp80 triliun hingga Rp100 triliun per tahun selama harga minyak dunia masih berada di bawah US$101 per barel. Sementara pada kondisi saat ini, biodiesel masih membutuhkan dukungan subsidi agar dapat bersaing dengan bahan bakar fosil. 

Karena itu, menurut Yayan, fokus utama manfaat B50 saat ini lebih tepat ditempatkan pada aspek ketahanan energi ketimbang efisiensi fiskal.

Teknologi biodiesel yang kita gunakan itu masih belum kompetitif dan belum economic viable mampu untuk menyaingi terhadap harga khususnya fossil fuels,”

imbuhnya.
Baca juga:
Purbaya Prediksi Ekonomi RI Melambat, Tapi Target Semester II Bisa… Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memperkirakan pertumbuhan ekonomi RI pada kuartal II-2026…
Purbaya Klaim Stabilitas Sistem Keuangan RI Masih Tangguh di Tengah… Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan, kondisi fiskal moneter dan sektor keuangan…
Trump Batal Serang Iran, Harga Minyak Dunia Langsung Anjlok ke… Harga minyak turun pada perdagangan Senin, di Asia. Penurunan ini sejalan dengan…
  • Purbaya Prediksi Ekonomi RI Melambat, Tapi Target Semester II Bisa Tembus 6…
  • Purbaya Klaim Stabilitas Sistem Keuangan RI Masih Tangguh di Tengah Panas Timur…
  • Trump Batal Serang Iran, Harga Minyak Dunia Langsung Anjlok ke US$84,10 per…
Tag:B50BiodieselfiskalHarga Minyak DuniaImpor Solarpenghematan anggaransolar
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
iren natania longdong
ByNatania Longdong
News Reporter
Follow:
Natania Longdong adalah jurnalis di Owrite yang berfokus pada isu internasional, energi, dan lingkungan. Dengan pengalaman lebih dari empat tahun meliput untuk Viva.co.id, Liputan6.com, dan Tirto.id, ia dikenal lewat reportase mendalam soal bisnis, pertambangan, dan dampak kebijakan energi terhadap masyarakat.
dusep-malik
ByDusep Malik
Redaktur
Follow:
Seorang senior editor di OWRITE Media, yang fokus pada pemberitaan seputar Bisnis, Ekonomi, Politik dan Peristiwa.
Trending di OWRITE
Wasit Jadi Sorotan! Keputusan VAR di Laga Indonesia vs Singapura Tuai Polemik
By Hadi Febriansyah
Pesepak bola Timnas Indonesia berfoto bersama sebelum laga melawan Timnas Kamboja pada pertandingan Grup A ASEAN Championship atau Piala AFF 2026 di Stadion Gelora Pakansari, Kabupaten Bogor, Jawa Barat
1
Enam Lantai Gedung Bapenda DKI Terbakar, Titik Awal Api Masih Misterius
By Rika Pangesti
Petugas Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta bersiap memadamkan kobaran api yang membakar Gedung Badang Pendapatan Daerah (Bapenda) DKI Jakarta di Jalan Abdul Muis, Jakarta
2
John Herdman Buka Suara Usai Indonesia Tersingkir, Tolak Salahkan Wasit!
By Hadi Febriansyah
Pelatih Timnas Indonesia John Herdman bersiap memimpin anak latihnya melawan Timnas Kamboja pada pertandingan Grup A ASEAN Championship atau Piala AFF 2026 di Stadion Gelora Pakansari, Kabupaten Bogor, Jawa Barat
3
Khasiat Buah Tomat, Sumber Antioksidan yang Baik untuk Kesehatan
By Ossid Duha Jussas Salma
Buah Tomat
4
Praperadilan Febrie Dimulai 18 Agustus, Pengacara Klaim Kantongi Sembilan Kejanggalan
By Rika Pangesti
Eks Jampidsus Febrie Adriansyah ditahan usai diperiksa sebagai tersangka.
5

BERITA LAINNYA

Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia. (Sumber: Youtube Kementerian ESDM)
Ekonomi Bisnis

Bahlil Kenang Saat “Dihajar” Demonstran 1,5 Bulan Gegara Larangan Ekspor Nikel

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengenang salah satu…

iren natania longdongdusep-malik
By
Natania Longdong
Dusep Malik
20 jam lalu
Kereta Cepat (Whoosh) Jakarta-Bandung. (Sumber: Dok. KCIC)
Ekonomi Bisnis

Diklaim Purbaya Tak Bebani APBN, Utang Whoosh Justru Bisa Jadi ‘Bom Waktu’

Utang Kereta Cepat Jakarta-Bandung atau Whoosh akan diselesaikan oleh Kementerian Keuangan (Kemenkeu)…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep Malik
21 jam lalu
Presiden Prabowo Subianto memberikan arahan dalam acara pertemuan dengan periset dan peneliti Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) di halaman Istana Negara, Jakarta, Kamis (6/8/2026).
Ekonomi Bisnis

Kepuasan terhadap Prabowo Anjlok, Publik Lebih Percaya Kondisi Ekonomi Riil daripada Angka Pemerintah

Tingkat kepuasan publik terhadap kinerja pemerintahan Presiden Prabowo Subianto menurun tajam sekitar…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep Malik
1 hari lalu
Karyawan menghitung uang pecahan rupiah dan dolar Amerika Serikat (AS) di gerai penukaran mata uang asing Ayu Masagung, Jakarta. (Sumber: Antara Foto/Indrianto Eko Suwarso/kye)
Ekonomi Bisnis

Akhir Pekan Ditutup Menghijau, Rupiah Menguat Rp17.897 per Dolar AS dan IHSG Naik 1,04 Persen

Nilai tukar rupiah dan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kompak ditutup menguat…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep Malik
1 hari lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up