Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Rabu, 12 Agu 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Sepak Bola
  • DPR
  • Korupsi
  • prabowo
  • MBG
  • Piala Dunia 2026
  • Purbaya
  • Prabowo Subianto
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Internasional / Deadlock di Washington! Israel Tolak Mundur dari Lebanon Sebelum Hizbullah Disingkirkan
Internasional

Deadlock di Washington! Israel Tolak Mundur dari Lebanon Sebelum Hizbullah Disingkirkan

iren natania longdongHardani Triyoga
Last updated: Juni 25, 2026 8:16 pm
By
Natania Longdong
iren natania longdong
ByNatania Longdong
News Reporter
Natania Longdong adalah jurnalis di Owrite yang berfokus pada isu internasional, energi, dan lingkungan. Dengan pengalaman lebih dari empat tahun meliput untuk Viva.co.id, Liputan6.com, dan Tirto.id,...
Follow:
Hardani Triyoga
Hardani Triyoga
ByHardani Triyoga
Asisten Redaktur
Hardani Triyoga adalah jurnalis di OWRITE yang berfokus pada peliputan isu nasional, politik, peristiwa, dan dinamika perkotaan.
Follow:
2 bulan lalu
Share
Ilustrasi pasukan Israel di Lebanon.
Ilustrasi pasukan Israel di Lebanon. (Foto: AI).
SHARE

Negosiasi antara Israel dan Lebanon di Washington menemui jalan buntu. Israel ogah menarik pasukannya dari Lebanon selatan.

Dalam negosiasi, Israel menuntut adanya jaminan kelompok Hizbullah Kembali ke Lebanon selatan.

Menurut sumber yang dikutip surat kabar Israel Maariv, putaran kelima pembicaraan yang dimediasi AS sejauh ini gagal menghasilkan kesepakatan. Pasukan Israel bakal bertahan di Lebanon.

Baca juga:
Israel Disebut Bangun Sabuk Pemukiman di Sekitar Al-Aqsa, Warga Palestina… Penceramah Masjid Al-Aqsa sekaligus Kepala Dewan Islam Tinggi di Yerusalem Sheikh Ikrima…
Retak dengan AS Makin Terlihat, Israel Didesak Hentikan Operasi di… Perbedaan kepentingan antara Israel dan Amerika Serikat (AS) semakin terlihat di tengah…
Netanyahu Tolak Mentah-mentah 15 Poin Trump untuk Gaza, Israel Ogah… Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menyatakan menolak rencana 15 poin yang disetujui…
  • Israel Disebut Bangun Sabuk Pemukiman di Sekitar Al-Aqsa, Warga Palestina Terancam Terusir
  • Retak dengan AS Makin Terlihat, Israel Didesak Hentikan Operasi di Tiga Front
  • Netanyahu Tolak Mentah-mentah 15 Poin Trump untuk Gaza, Israel Ogah Tarik Pasukan

Melansir dari Middle East Monitor, Kamis, 25 Juni 2026, Israel juga bersikeras untuk tetap berada di Lebanon selatan. Zionis ingin Hizbullah diusir dari Lebanon Selatan dan dicegah untuk membangun kembali infrastruktur militernya.

Perselisihan dalam negosiasi itu juga muncul selama putaran kelima pertemuan antara delegasi Israel dan Lebanon di Washington.

Sumber-sumber yang mengetahui perundingan tersebut mengatakan bahwa Duta Besar Israel untuk Amerika Serikat (AS) dan kepala delegasi Israel Yechiel Leiter keberatan dengan mekanisme yang diusulkan terkait masalah Lebanon. Dengan demikian, mendorong para pejabat AS untuk beberapa kali turun tangan dalam upaya meredakan ketegangan.

Pedas! Trump Sindir Israel Cuma Robohkan Gedung, Hizbullah Tetap Tak Bisa Lenyap

Sumber-sumber itu juga menambahkan bahwa pihak AS berpendapat dengan melibatkan Iran dalam beberapa kesepakatan terkait Lebanon bisa berfungsi sebagai cara untuk menekan Hizbullah.

Cara itu untuk memastikan implementasi kesepahaman yang bertujuan untuk menjaga kedaulatan dan persatuan wilayah Lebanon.

Putaran negosiasi saat ini yang dimulai pada 23 – 26 Juni 2026 berfokus pada proposal untuk membentuk ‘zona percontohan’. Salah satunya tentara Lebanon akan memikul tanggung jawab keamanan penuh untuk menunjukkan kemampuannya mencegah kembalinya aktivitas Hizbullah.

Tag:HizbullahIsraelLebanonNegosiasiPerundingan
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
iren natania longdong
ByNatania Longdong
News Reporter
Follow:
Natania Longdong adalah jurnalis di Owrite yang berfokus pada isu internasional, energi, dan lingkungan. Dengan pengalaman lebih dari empat tahun meliput untuk Viva.co.id, Liputan6.com, dan Tirto.id, ia dikenal lewat reportase mendalam soal bisnis, pertambangan, dan dampak kebijakan energi terhadap masyarakat.
Hardani Triyoga
ByHardani Triyoga
Asisten Redaktur
Follow:
Hardani Triyoga adalah jurnalis di OWRITE yang berfokus pada peliputan isu nasional, politik, peristiwa, dan dinamika perkotaan.
Trending di OWRITE
Seskab Teddy-Bahlil Masuk Tiga Besar Menteri Terbaik Versi IPO, Pengamat: Sangat Tidak Logis
By Rika Pangesti
Ilustrasi Bahlil
1
Mengerikan! WNI Jadi Korban Serangan Rudal Houthi, Kapal Tihama Terbakar di Selat Bab al-Mandeb
By Natania Longdong
Ilustrasi kapal yang diserang rudal.
2
Viral Challenge Hafalan Alquran Berhadiah Miras, Newport Akhirnya Klarifikasi dan Minta Maaf
By Syifa Fauziah
Booth Newport di festival musik.
3
Utang Pemerintah Membengkak Rp373 Triliun dalam 3 Bulan, Kini Tembus Rp10.293 Triliun
By Anisa Aulia
Tumpukan uang rupiah dari tabungan masyarakat. (Sumber: Unsplash/Mufid Majnun)
4
Megawati Bicara 4 Bekal Manusia Indonesia: Jangan Jadi Penjilat dan Sering Loncat Pagar!
By Rika Pangesti
Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri dalam acara Ekspos Naskah Sumber Arsip Dasar Negara II. (Sumber: YouTube BPIP RI)
5

BERITA LAINNYA

Gedung Pancasila Kemlu. (sumber: Kemlu)
Internasional

Kemlu Respons Soal WNI yang Tewas Akibat Rudal Houthi Hantam Kapal Tihama

Kementerian Luar Negeri (Kemlu) memastikan dua dari tiga WNI yang menjadi anak…

iren natania longdongdusep-malik
By
Natania Longdong
Dusep Malik
1 jam lalu
Ilustrasi KRI Sultan Iskandar Muda-367.
Internasional

China Gandeng RI Latihan Militer di Timur Taiwan, Taipei Murka dan Bereaksi Keras

Angkatan Laut China dan Indonesia dijadwalkan menggelar latihan bersama di perairan sebelah…

iren natania longdongdusep-malik
By
Natania Longdong
Dusep Malik
6 jam lalu
Ilustrasi kapal yang diserang rudal.
Internasional

Mengerikan! WNI Jadi Korban Serangan Rudal Houthi, Kapal Tihama Terbakar di Selat Bab al-Mandeb

Seorang warga negara Indonesia (WNI) yang jadi awak kapal dagang Tihama tewas…

iren natania longdongHardani Triyoga
By
Natania Longdong
Hardani Triyoga
7 jam lalu
Presiden AS Donald Trump. (Sumber: X/@WhiteHouse)
Internasional

Trump Balik Tagih Iran: Tuntut Ganti Rugi atas Puluhan Tahun Konflik

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump, pada Senin, 10 Agustus 2026, mengeluarkan…

iren natania longdongIvan OWRITE
By
Natania Longdong
Ivan Syahruna Lubis
14 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up