Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Senin, 29 Jun 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Korupsi
  • Sepak Bola
  • DPR
  • Purbaya
  • MBG
  • prabowo
  • Prabowo Subianto
  • iran
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Ekonomi Bisnis / Beda dengan Purbaya, Wamenkeu Sebut Dana Penempatan Perbankan Akan Capai Rp381 T
Ekonomi Bisnis

Beda dengan Purbaya, Wamenkeu Sebut Dana Penempatan Perbankan Akan Capai Rp381 T

Nisa-OWRITEdusep-malik
Last updated: Juni 29, 2026 4:59 pm
By
Anisa Aulia
Nisa-OWRITE
ByAnisa Aulia
Reporter
Anisa Aulia adalah jurnalis di OWRITE dengan pengalaman lebih dari 4 tahun di VIVA.co.id dan Liputan6.com. Selama karirinya meliput ekonomi bisnis, dengan fokus isu ekonomi makro...
Follow:
Dusep Malik
dusep-malik
ByDusep Malik
Redaktur
Seorang senior editor di OWRITE Media, yang fokus pada pemberitaan seputar Bisnis, Ekonomi, Politik dan Peristiwa.
Follow:
3 jam lalu
Share
Wakil Menteri Keuangan Juda Agung (owrite/Anisa Aulia)
Wakil Menteri Keuangan Juda Agung (owrite/Anisa Aulia)
SHARE

Dana penempatan pemerintah di perbankan yang ditarik ke Bank Indonesia (BI) ternyata sebesar Rp110 triliun dari total Rp281 triliun. Dana ini akan dikembalikan ke perbankan dengan jangka waktu penempatan hingga Desember 2026.

Daftar isi Konten
  • Beda dari Purbaya
  • Perlu Likuiditas

Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Juda Agung mengatakan dana pemerintah yang ditarik dari perbankan ini dilakukan pada bulan Juni 2026. 

Jadi kemarin kan sempat ditarik yang Rp110 triliun Juni dari Rp281 triliun awalnya, Rp110 triliun ditarik ini dikembalikan lagi Rp110 triliun, jadi tetap Rp281 triliun. Itu dijaga sampai dengan bulan Desember,”

ujar Juda di Jakarta, Senin, 29 Juni 2026.
Baca juga:
Geger Pencairan JHT Kena Pajak, Purbaya Mau Kaji Aturan dan… Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa akan mengkaji ulang aturan pemotongan pajak atas…
Gelombang Panas Ekstrem Eropa Telan 1.300 Nyawa, WHO Sebut Ancaman… World Health Organization (WHO) melaporkan gelombang panas ekstrem yang melanda sebagian besar…
Siasat Bahlil Pangkas Impor Bensin 20 Juta KL: Siap-Siap Kendaraan… Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) bakal menerapkan program bioetanol E20…
  • Geger Pencairan JHT Kena Pajak, Purbaya Mau Kaji Aturan dan Terbuka untuk…
  • Gelombang Panas Ekstrem Eropa Telan 1.300 Nyawa, WHO Sebut Ancaman Belum Berakhir
  • Siasat Bahlil Pangkas Impor Bensin 20 Juta KL: Siap-Siap Kendaraan "Minum" E20…

Beda dari Purbaya

Ilustrasi uang rupiah.
Ilustrasi uang rupiah. (Sumber: Unsplash/Mufid Majnun)

Juda menuturkan, pemerintah juga berencana menambah dana penempatan di perbankan sebesar Rp100 triliun. Namun, dana tersebut masih bersifat cadangan, yang ditempatkan di Bank Indonesia.  

Terus ada tambahan Rp100 triliun, in case masih diperlukan. Jadi semacam standby lah gitu. Iya (Rp100 triliun masih di BI),”

katanya.

Dengan demikian, dana pemerintah di perbankan secara total akan sebesar Rp381 triliun. Pernyataan ini berbanding terbalik dengan apa yang disampaikan oleh Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa.

Purbaya sebelumnya menyampaikan bahwa total dana yang akan di tambah sebesar Rp200 triliun yakni masing-masing sebesar Rp100 triliun, Rp100 triliun. Merespons ini, Juda hanya mengatakan bahwa perbedaan itu tidak terlalu besar.

Ya, itu mungkin beda-beda dikit lah,”

katanya.

Perlu Likuiditas

Juda menjelaskan, alasan diberikannya tambahan dana tersebut karena bank masih memerlukan likuiditas untuk menyalurkan kredit. Sebab, perbankan mengatakan bahwa permintaan kredit masih cukup tinggi. 

Karena informasi dari perbankan permintaan kredit itu masih cukup, masih masih cukup tinggi tetapi likuiditas perlu dijaga agar bank bisa menyalurkan pertumbuhan kredit dan diperkirakan kemarin di bulan Mei kredit tumbuh 11,5 persen,”

tuturnya.

Adapun dengan akan dibalikannya dan ditambah dana pemerintah di perbankan, diharapkan pertumbuhan kredit dalam bulan-bulan ke depan bisa tumbuh double digit.

Sebelumnya, Menkeu Purbaya mengatakan bahwa total dana pemerintah di perbankan akan mencapai Rp400 triliun. Rinciannya, dari sisa dana Rp170 triliun pemerintah menambah dana menjadi Rp200 triliun, kemudian ditambah Rp100 triliun, dan ditambah lagi Rp100 triliun.

Sekarang ini Rp170 triliun balikin ke Rp200, tambah Rp100, tambah Rp100 triliun. Ini juga atas petunjuk Bapak Presiden,”

kata Purbaya.

Purbaya menjelaskan, untuk jangka waktu penempatan dana pemerintah di Himbara yakni Rp200 triliun dalam jangka waktu panjang, Rp100 untuk jangka waktu 3-4 bulan, sedangkan Rp100 triliun bersifat fleksibel.

Baca juga:
Latsarmil Berdarah, 5 Nyawa SPPI Melayang dalam 10 Hari: Komnas… Koordinator Subkom Penegakan HAM Komnas HAM Pramono Ubaid Tantowi merespons kematian lima…
Bumi Boleh Gonjang-Ganjing, Purbaya Optimis Ekonomi RI Tembus 8%: Cuma… Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menilai target pertumbuhan ekonomi 6 persen dan…
Komnas HAM Catat 151 Aduan Penyiksaan dalam Dua Tahun, Polisi… Praktik penyiksaan di Indonesia masih jauh dari kata selesai. Komisi Nasional Hak…
  • Latsarmil Berdarah, 5 Nyawa SPPI Melayang dalam 10 Hari: Komnas HAM Minta…
  • Bumi Boleh Gonjang-Ganjing, Purbaya Optimis Ekonomi RI Tembus 8%: Cuma Butuh Reformasi…
  • Komnas HAM Catat 151 Aduan Penyiksaan dalam Dua Tahun, Polisi hingga Penjara…
Tag:Berita PentingHimbaraJuda AgungperbankanPertumbuhan kreditPurbayaWamenkeu
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Nisa-OWRITE
ByAnisa Aulia
Reporter
Follow:
Anisa Aulia adalah jurnalis di OWRITE dengan pengalaman lebih dari 4 tahun di VIVA.co.id dan Liputan6.com. Selama karirinya meliput ekonomi bisnis, dengan fokus isu ekonomi makro serta berbagai kebijakan ekonomi yang memengaruhi dunia usaha dan perekonomian Indonesia.
dusep-malik
ByDusep Malik
Redaktur
Follow:
Seorang senior editor di OWRITE Media, yang fokus pada pemberitaan seputar Bisnis, Ekonomi, Politik dan Peristiwa.
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Trending di OWRITE
Prosesi Adat Jokowi Injak Kepala Kerbau Tuai Tafsir, Pengamat: Perang Politik Lawan PDIP!
By Rahmat Tunny
Presiden ke-7 RI Joko Widodo menginjak kepala kerbau saat menghadiri prosesi adat di Lampung. (Sumber: Istimewa)
1
Malam Reuni Bareng SBY-JK, Pagi Roy Suryo Langsung Jalani Sidang Gugat Kapolda Metro Jaya
By Rahmat Baihaqi
Roy Suryo gugat Kapolda Metro dan Jaksa Agung terkait penangkapan paksa dirinya kasus pencemaran nama baik Presiden Ke-7 Joko Widodo ke PN Jaksel.
2
‘Magnet’ Politik Jokowi Sudah Luntur, Safari di Lampung jadi Alarm untuk PSI dan Gibran
By Hardani Triyoga
Presiden ke-7 RI Joko Widodo atau Jokowi bersama PSI safari politik di Lampung. (Foto: IG PSI).
3
Gelombang Panas Ekstrem Eropa Telan 1.300 Nyawa, WHO Sebut Ancaman Belum Berakhir
By Ani Ratnasari
Ilustrasi cuaca panas ekstrem di Eropa.
4
Batu Bara RI Tembus 790 Juta Ton Tapi Masih Byarpet: Kenapa PLN Masih Krisis Pasokan?
By Natania Longdong
Warga menggunakan senter untuk berangkat menuju masjid saat pemadaman listrik bergilir di Cinunuk, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Jumat (19/6/2026).
5

BERITA LAINNYA

Karyawan menghitung uang pecahan rupiah dan dolar Amerika Serikat (AS) di gerai penukaran mata uang asing Ayu Masagung, Jakarta, Selasa (5/5/2026). (Sumber: Antara Foto/Asprilla Dwi Adha/hma)
Ekonomi Bisnis

Rupiah ‘Berotot’ di Level Rp17.876, Tapi Terancam Loyo Dibayangi Eskalasi AS-Iran

Rupiah dibuka menguat pada perdagangan Senin, 29 Juni 2026. Nilai tukar 'berotot'…

Nisa-OWRITEHardani Triyoga
By
Anisa Aulia
Hardani Triyoga
22 menit lalu
Ilustrasi Petugas PT Pertamina Gas Negara (PGN) melakukan pengecekan stasiun pengaturan tekanan gas jaringan gas.
Ekonomi Bisnis

Pasokan Gas Industri Bermasalah, Stabilitas Ekonomi RI Diuji Ketidakpastian Global

Pemerintah mengakui persoalan pasokan gas untuk industri masih jadi pekerjaan rumah yang…

Rika PangestiHardani Triyoga
By
Rika Pangesti
Hardani Triyoga
23 menit lalu
Gedung Bank Indonesia. (Sumber: Dok. BI)
Ekonomi Bisnis

BI Ungkap Investor Asing Kini Mulai Masuk ke RI Capai Rp9 Miliar per Juni 2026

Bank Indonesia (BI) mengungkapkan modal asing kini sudah mulai masuk ke Indonesia.…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep Malik
53 menit lalu
Pengolahan Liquified Natural Gas (LNG).
Ekonomi Bisnis

Bukan Karena Gas Langka! Bahlil Bongkar Alasan Harga LNG Industri Diskon Jadi US$13

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia membeberkan alasan pemerintah…

iren natania longdongowrite-adi-briantika
By
Natania Longdong
Adi Briantika
1 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up