Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Senin, 24 Agu 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Sepak Bola
  • DPR
  • prabowo
  • Korupsi
  • MBG
  • Piala Dunia 2026
  • Prabowo Subianto
  • Purbaya
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Hype / Viral Tampil Tanpa Hijab di YouTube, Penyanyi Iran Parastoo Ahmadi Dihukum 74 Kali Cambuk
Hype

Viral Tampil Tanpa Hijab di YouTube, Penyanyi Iran Parastoo Ahmadi Dihukum 74 Kali Cambuk

Hilwa UrwatulSyifa Fauziah
Last updated: Juni 29, 2026 6:02 pm
By
Hilwa Urwatul Wutsqa
Hilwa Urwatul
ByHilwa Urwatul Wutsqa
Internship
Mahasiswa IISIP Jakarta yang hadir di OWRITE untuk meramu isu-isu sosial menjadi bacaan yang ringan dan relatable.
Follow:
Syifa Fauziah
Syifa Fauziah
BySyifa Fauziah
Reporter
Seorang jurnalis di OWRITE Media, yang meliput pemberitaan seputar Gaya Hidup dan Entertainment.
Follow:
2 bulan lalu
Share
Parastoo Ahmadi
Parastoo Ahmadi (Foto: YouTube/Parastoo Ahmadi)
SHARE

Penyanyi Iran Parastoo Ahmadi dilaporkan dijatuhi hukuman 74 kali cambuk setelah tampil tanpa mengenakan hijab dalam sebuah konser yang disiarkan melalui kanal YouTube pribadinya. Putusan tersebut memicu kecaman dari organisasi hak asasi manusia dan komunitas seni internasional yang menilai hukuman itu sebagai bentuk pembatasan kebebasan berekspresi. 

Kejadian tersebut bermula ketika dirinya bernyanyi dalam sebuah konser yang berlangsung pada Desember 2024 di sebuah caravanserai di Iran. Dalam penampilan berdurasi sekitar 27 menit itu, Ahmadi membawakan sejumlah lagu, termasuk lagu patriotik Az Khoone Javanane Vatan (From the Blood of the Youth of the Homeland), tanpa mengenakan hijab. Video tersebut kemudian viral dan telah ditonton jutaan kali di YouTube miliknya.

Baca juga:
Bukan Sekadar Bebas, Ini Cara Metode Montessori Mengembangkan Potensi Anak Memberikan kebebasan kepada anak dalam belajar bukan berarti membiarkan mereka melakukan apa…
Hoarding Disorder, Gangguan Mental yang Membuat Seseorang Sulit Membuang Barang Rumah yang dipenuhi tumpukan barang hingga membuat penghuni kesulitan bergerak atau menggunakan…
Jangan Asal Cuci, Ini Tips Merawat Baju Putih agar Tidak… Baju putih menjadi salah satu pakaian yang mudah dipadukan dengan berbagai gaya.…
  • Bukan Sekadar Bebas, Ini Cara Metode Montessori Mengembangkan Potensi Anak
  • Hoarding Disorder, Gangguan Mental yang Membuat Seseorang Sulit Membuang Barang
  • Jangan Asal Cuci, Ini Tips Merawat Baju Putih agar Tidak Cepat Kusam

Melansir dari The Guardian, pengadilan di Kota Qom menjatuhkan hukuman 74 cambukan kepada Ahmadi. Selain itu, delapan anggota tim produksi yang terlibat dalam konser tersebut juga dilaporkan menerima hukuman serupa, disertai larangan bepergian ke luar negeri selama dua tahun serta larangan berkegiatan di bidang seni dalam periode yang sama. Otoritas Iran menyebut pertunjukan tersebut sebagai konten yang tidak bermoral dan melanggar norma hukum maupun agama. 

Kasus ini kembali menyoroti ketatnya aturan berpakaian bagi perempuan di Iran. Sejak Iranian Revolution, perempuan diwajibkan mengenakan hijab di ruang publik, sementara penyanyi perempuan juga menghadapi berbagai pembatasan, termasuk larangan tampil solo di depan audiens campuran. 

Direktur Advokasi Center for Human Rights in Iran yang berbasis di Amerika Serikat Bahar Ghandehari mengecam putusan tersebut. Ia menyebut hukuman cambuk terhadap Ahmadi hanya karena bernyanyi dan tampil tanpa hijab menjadi bukti bahwa situasi hak asasi manusia di Iran belum mengalami perubahan.

Hukuman 74 cambukan terhadap Parastoo Ahmadi menunjukkan bahwa kondisi HAM di Iran tetap memprihatinkan, meskipun pemerintah berupaya membangun citra yang lebih baik di mata dunia,”

ujarnya.

Menuai Pro dan Kontra

Pengacara hak asasi manusia dari Dadban Legal Center, Moein Khazaeli, menilai putusan tersebut tidak memiliki dasar hukum yang kuat. Menurutnya, hukum pidana Iran tidak mengkriminalisasi aktivitas perempuan yang bernyanyi, bermusik, maupun mempublikasikan karya musik.

Khazaeli juga menegaskan bahwa hukuman cambuk terhadap seniman maupun warga sipil tidak hanya menjadi persoalan hukum domestik, tetapi juga menimbulkan kekhawatiran serius terkait kewajiban Iran dalam menghormati hak asasi manusia internasional. Berbagai organisasi HAM internasional bahkan menganggap hukuman cambuk sebagai bentuk penyiksaan dan perlakuan tidak manusiawi.

Putusan itu turut memicu reaksi dari sejumlah tokoh seni Iran di pengasingan. Aktris Iran-Inggris, Nazanin Boniadi, menyebut vonis tersebut menjadi pengingat bahwa aparat Iran masih mempertahankan praktik represif terhadap perempuan dan kebebasan berekspresi.

Sementara itu, aktris Iran Setareh Maleki mengaku penampilan Ahmadi memberikan semangat perlawanan bagi banyak perempuan Iran. Menurutnya, keberanian Ahmadi tampil tanpa hijab meski mengetahui risiko yang akan dihadapi menjadi simbol perjuangan perempuan Iran untuk mempertahankan hak mereka.

Bagi seniman yang menolak tunduk pada sensor di Iran, menjalani kehidupan sehari-hari saja sudah merupakan bentuk perlawanan,”

kata Maleki.
Tag:DicambukParastoo Ahmadipenyanyi Iran
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Hilwa Urwatul
ByHilwa Urwatul Wutsqa
Internship
Follow:
Mahasiswa IISIP Jakarta yang hadir di OWRITE untuk meramu isu-isu sosial menjadi bacaan yang ringan dan relatable.
Syifa Fauziah
BySyifa Fauziah
Reporter
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE Media, yang meliput pemberitaan seputar Gaya Hidup dan Entertainment.
Trending di OWRITE
Karhutla Semester I 2026 Naik 366 Persen, 202 Ribu Hektare Dilalap Api
By Ani Ratnasari
Petugas BPBD Kabupaten Batang Hari dan Manggala Agni Daops Muara Bulian memadamkan api yang membakar lahan di Jalan Pramuka, Muara Bulian, Batang Hari, Jambi, Minggu (23/8/2026).
1
Homeschooling Bukan Sekadar “Pindah Kelas” ke Rumah, Ini Tantangannya Versi UNESCO
By Ossid Duha Jussas Salma
Ilustrasi anak homeschooling.
2
Beda Medan, Beda Alas: Kenali Sneakers yang Pas untuk Tiap Aktivitasmu
By Ossid Duha Jussas Salma
Koleksi sneakers.
3
Gempa NTT Rusakkan 53.971 Rumah, BNPB Masih Sisir Data
By Adi Briantika
Seorang warga berada di reruntuhan rumah di Dampek, Lamba Leda Utara, Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (22/8/2026).
4
Dugaan Korupsi Jalur Mandiri Unsoed, Ombudsman: Alarm bagi Perguruan Tinggi
By Adi Briantika
Mahasiswa menggelar aksi keprihatinan atas OTT KPK yang menjerat Rektor Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Profesor Akhmad Sodiq di Patung Jenderal Soedirman depan gedung pusat Unsoed, Purwokerto, Banyumas, Jawa Tengah, Jumat (21/8/2026).
5

BERITA LAINNYA

Prosesi khatam Al Quran dalam tradisi Mappacci
Hype

Bukan Sekadar Ritual, Ini Makna Tradisi Mappacci dalam Pernikahan Bugis

Setiap rangkaian pernikahan adat memiliki makna yang tidak hanya berkaitan dengan perayaan.…

Ossid Duha Jussas SalmaIvan OWRITE
By
Ossid Duha Jussas Salma
Ivan Syahruna Lubis
3 hari lalu
Ilustrasi anak belajar dengan kebebasan
Hype

Bukan Sekadar Bebas, Ini Cara Metode Montessori Mengembangkan Potensi Anak

Memberikan kebebasan kepada anak dalam belajar bukan berarti membiarkan mereka melakukan apa…

Ossid Duha Jussas SalmaIvan OWRITE
By
Ossid Duha Jussas Salma
Ivan Syahruna Lubis
3 hari lalu
Ilustrasi ruangan berantakan
Hype

Hoarding Disorder, Gangguan Mental yang Membuat Seseorang Sulit Membuang Barang

Rumah yang dipenuhi tumpukan barang hingga membuat penghuni kesulitan bergerak atau menggunakan…

Ossid Duha Jussas SalmaIvan OWRITE
By
Ossid Duha Jussas Salma
Ivan Syahruna Lubis
3 hari lalu
Jemuran baju putih
Hype

Jangan Asal Cuci, Ini Tips Merawat Baju Putih agar Tidak Cepat Kusam

Baju putih menjadi salah satu pakaian yang mudah dipadukan dengan berbagai gaya.…

Ossid Duha Jussas SalmaIvan OWRITE
By
Ossid Duha Jussas Salma
Ivan Syahruna Lubis
3 hari lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up