Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Selasa, 30 Jun 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Sepak Bola
  • Korupsi
  • DPR
  • Purbaya
  • MBG
  • prabowo
  • Prabowo Subianto
  • iran
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Politik / Pengamat Bongkar Realita Politik 2029, Prabowo Dinilai Lebih Diuntungkan Tanpa Gibran
Politik

Pengamat Bongkar Realita Politik 2029, Prabowo Dinilai Lebih Diuntungkan Tanpa Gibran

Rika PangestiHardani Triyoga
Last updated: Juni 30, 2026 5:08 pm
By
Rika Pangesti
Rika Pangesti
ByRika Pangesti
Reporter
Rika Pangesti adalah reporter di OWRITE yang berfokus pada peliputan isu megapolitan dan berita nasional. Berlatar pendidikan Magister Ilmu Komunikasi Politik dari Universitas Paramadina, ia memadukan...
Follow:
Hardani Triyoga
Hardani Triyoga
ByHardani Triyoga
Asisten Redaktur
Hardani Triyoga adalah jurnalis di OWRITE yang berfokus pada peliputan isu nasional, politik, peristiwa, dan dinamika perkotaan.
Follow:
4 jam lalu
Share
pemerintah dalam menghormati jasa para pendahulu dan pemimpin bangsa yang dinilai telah memberikan kontribusi besar bagi negara.
Presiden Prabowo Subianto (kanan) dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka (kiri) menghadiri upacara penganugerahan gelar pahlawan nasional di Istana Negara, Jakarta, Senin (10/11/2025). Presiden Prabowo Subianto menganugerahkan pahlawan nasional kepada 10 tokoh di antaranya K.H. Abdurrahman Wahid, Jenderal Besar TNI Soeharto, dan Marsinah sebagai upaya pemerintah dalam menghormati jasa para pendahulu dan pemimpin bangsa yang dinilai telah memberikan kontribusi besar bagi negara. (ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/nz)
SHARE

Wacana duet Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka untuk dua periode dinilai tak mudah diwujudkan. Wacana itu dinilai berat karena masih minim dukungan politik.

Demikian Analisa dari pengamat politik sekaligus peneliti senior Citra Institute Efriza. Selain masih minim dukungan politik, wacana itu juga berat karena beban elektoral yang melekat pada putra sulung Presiden ke-7 Joko Widodo itu.

Efriza mengatakan, meski Jokowi belakangan mulai aktif melakukan safari politik bersama Partai Solidaritas Indonesia (PSI), langkah itu tidak otomatis membuat jalan bagi duet Prabowo-Gibran pada 2029 menjadi mulus.

Kecenderungan terbesar koalisi partai politik itu enggan mendukung dua periode dengan Gibran. Artinya secara dukungan, mereka lebih suka atau lebih mau Pak Prabowo, tapi wakilnya bukan Gibran,”

kata Efriza, Selasa, 30 Juni 2026.
Baca juga:
Safari Politik Jokowi Disebut Kirim Sinyal ke Prabowo, Ada Misi… Safari politik Joko Widodo atau Jokowi bersama Partai Solidaritas Indonesia (PSI) di…
Panas! PSI Sindir PDIP Tak Punya Hak Ceramahi soal Dinasti… Politikus Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Dedek Prayudi mengkritik PDI Perjuangan (PDIP) tak…
Pengamat Sentil Safari Jokowi ke Daerah: Politisi Pragmatis, Bukan Guru… Pengamat politik dari Universitas Pelita Harapan (UPH) Emrus Sihombing menilai rangkaian safari…
  • Safari Politik Jokowi Disebut Kirim Sinyal ke Prabowo, Ada Misi Besar Menuju…
  • Panas! PSI Sindir PDIP Tak Punya Hak Ceramahi soal Dinasti Politik, Ini…
  • Pengamat Sentil Safari Jokowi ke Daerah: Politisi Pragmatis, Bukan Guru Bangsa

Menurut dia, sikap partai-partai pendukung pemerintah juga menunjukkan sinyal serupa. Sejumlah partai koalisi dinilai belum pernah secara terbuka mendorong skenario Prabowo-Gibran dua periode.

Golkar juga tidak membahas dua periode, PAN juga enggak, PKB juga enggak. Artinya peluang Gibran ini sangat minim,”

ujar Efriza.

Lebih lanjut, dia menilai jika Gibran kembali sebagai pendamping berpotensi menjadi ‘beban’ bagi Prabowo jika ingin mempertahankan kekuasaan pada 2029. Menurutnya, lebih baik Prabowo kembali maju tanpa Gibran.

Dengan beban yang sama dan masalah yang sama, nanti orang-orang tetap tidak akan suka dengan Pak Prabowo. Walaupun sudah didukung, malah peluang menang di periode kedua bisa kecil kalau bersama dengan Gibran,”

jelas Efriza.
PSI Bantah ‘Magnet’ Jokowi Sudah Luntur: Lucu Aja Pengamat, Gak Apple to Apple

Menurut dia, salah satu faktor yang masih membayangi Gibran adalah kontroversi pencalonannya di Pilpres 2024. Ia menyinggung putusan Mahkamah Kontitusi (MK) masih terus dipersoalkan.

Rekam jejak dia menjadi cawapres dengan putusan MK yang dipelesetkan jadi ‘Mahkamah Kakak’ itu merusak reputasi Gibran dan membawa beban noda baginya,” .

katanya.
Baca juga:
PSI Bantah 'Magnet' Jokowi Sudah Luntur: Lucu Aja Pengamat, Gak… Elite Partai Solidaritas Indonesia (PSI) membantah anggapan 'magnet' Presiden ke-7 RI Joko…
Sebelum Jokowi, SBY dan Megawati Sudah Lebih Dulu Siapkan Dinasti… Direktur Eksekutif Aljabar Strategic Indonesia Arifki Chaniago mengatakan, tudingan bahwa Presiden ke-7…
Gerilya Politik Jokowi Disorot, Aktivis Sebut Ada Konsolidasi Elite Menuju… Aktivis senior Muhammad Said Didu menilai, safari politik Presiden ke-7 RI Joko…
  • PSI Bantah 'Magnet' Jokowi Sudah Luntur: Lucu Aja Pengamat, Gak Apple to…
  • Sebelum Jokowi, SBY dan Megawati Sudah Lebih Dulu Siapkan Dinasti Politik
  • Gerilya Politik Jokowi Disorot, Aktivis Sebut Ada Konsolidasi Elite Menuju Perebutan Kekuasaan

Maka itu, Efriza menilai safari politik Jokowi bersama PSI lebih tepat dibaca sebagai upaya mengamankan masa depan politik Gibran. Manuver itu jika nanti Gibran tak lagi dipilih sebagai pasangan Prabowo.

Jadi, dia sedang mengatrol dua anaknya sekaligus yakni Kaesang sebagai Ketua Umum PSI untuk membesarkan PSI, dan Gibran untuk menaikkan elektabilitasnya,”

ujarnya.

Lebih lanjut, Efriza menambahkan konstelasi politik saat ini juga sudah berubah. Jika di Pilpres 2024, dukungan Jokowi jadi salah satu faktor penting, kini kekuatan politik berada di tangan Prabowo sebagai presiden.

Karena sekarang bolanya bukan di Jokowi lagi, karena Jokowi bukan presiden. Tapi kekuatannya ada di Pak Prabowo,”

kata Efriza.

Tag:ElektoralGibranJokowiprabowosafari politik
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Rika Pangesti
ByRika Pangesti
Reporter
Follow:
Rika Pangesti adalah reporter di OWRITE yang berfokus pada peliputan isu megapolitan dan berita nasional. Berlatar pendidikan Magister Ilmu Komunikasi Politik dari Universitas Paramadina, ia memadukan pemahaman akademis dengan pengalaman lapangan — termasuk meliput untuk tvOnenews.com sejak 2022.
Hardani Triyoga
ByHardani Triyoga
Asisten Redaktur
Follow:
Hardani Triyoga adalah jurnalis di OWRITE yang berfokus pada peliputan isu nasional, politik, peristiwa, dan dinamika perkotaan.
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Trending di OWRITE
Comeback Gila Brasil! Jepang Dipukul KO Lewat Gol Telat Martinelli, Tiket 16 Besar Aman
By Hadi Febriansyah
Gabirel Martineli jadi pembeda Brasil lawan Jepang di 32 Besar Piala Dunia 2026 (Foto: Dok. FIFA)
1
PSI Bantah ‘Magnet’ Jokowi Sudah Luntur: Lucu Aja Pengamat, Gak Apple to Apple
By Hardani Triyoga
Presiden ke-7 RI Jokowi di Lampung. (Foto: ANTARA FOTO/Ardiansyah).
2
Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun Penjara Kasus Chromebook
By Rahmat Baihaqi
Terdakwa kasus dugaan korupsi pengadaan Chromebook di lingkungan Kemendikbudristek, Nadiem Anwar Makarim (tengah) didampingi para pendukung saat memasuki Gedung Pengadilan Tipikor, Jakarta Pusat, Selasa (30/6/2026).
3
Jelang Putusan: 177 Hari Berkutat di Sidang Chromebook, Nadiem Makarim Sentil Sistem Hukum Nasional
By Rahmat Baihaqi
Terdakwa kasus dugaan korupsi pengadaan Chromebook dalam program digitalisasi pendidikan di Kemendikbudristek, Nadiem Anwar Makarim selesai membacakan duplik saat sidang di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Selasa (23/6/2026).
4
VAR, Penalti, dan Air Mata! Jerman Tumbang Dramatis, Paraguay Melaju ke 16 Besar
By Hadi Febriansyah
Laga Jerman vs Paraguay di babak 32 besar Piala Dunia 2026.
5

BERITA LAINNYA

Ketua Badan Legislasi DPR RI, Bob Hasan
Politik

RUU Satu Data Indonesia Disorot, DPR Wanti-Wanti Bahaya Penyalahgunaan Data Nasional

Ketua Badan Legislasi (Baleg) DPR RI Bob Hasan mengatakan, penyusunan Rancangan Undang-Undang…

Rahmat Tunny OWRITE
By
Rahmat Tunny
41 menit lalu
Pasangan Prabowo-Gibran.
Politik

Gibran Berpotensi Jadi Rival Prabowo di Pilpres 2029, Tak Lagi Pasangan?

Pengamat politik dari Universitas Pelita Harapan (UPH) Emrus Sihombing menilai peluang Gibran…

Rahmat Tunny OWRITEAmin-Suciady-Owrite
By
Rahmat Tunny
Amin Suciady
3 jam lalu
Presiden ketujuh RI Joko Widodo (kedua kiri) bersama istri Iriana Joko Widodo (ketiga kanan) menyaksikan pertandingan semifinal Piala AFF U-19 2026 antara Indonesia U-19 melawan Australia U-19 di Stadion Utama Sumatera Utara, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, Kamis (11/6/2026).
Politik

Safari Politik Jokowi Disebut Kirim Sinyal ke Prabowo, Ada Misi Besar Menuju 2029

Safari politik Joko Widodo atau Jokowi bersama Partai Solidaritas Indonesia (PSI) di…

Rika PangestiHardani Triyoga
By
Rika Pangesti
Hardani Triyoga
5 jam lalu
Ketua Umum DPP PDIP Megawati Soekarnoputri saat peresmian renovasi Istana Gebang dan patung Bung Karno di Kota Blitar, Jawa Timur, Senin, 15 Juni 2026.
Politik

Panas! PSI Sindir PDIP Tak Punya Hak Ceramahi soal Dinasti Politik, Ini Alasannya

Politikus Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Dedek Prayudi mengkritik PDI Perjuangan (PDIP) tak…

Rahmat Tunny OWRITEHardani Triyoga
By
Rahmat Tunny
Hardani Triyoga
7 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up