Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Selasa, 25 Agu 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Sepak Bola
  • DPR
  • prabowo
  • Korupsi
  • MBG
  • Piala Dunia 2026
  • Prabowo Subianto
  • Purbaya
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Ekonomi Bisnis / Sisi Gelap B50: Akal-Akalan Impor, Subsidi Bengkak, Ancaman Babat Hutan Papua
Ekonomi Bisnis

Sisi Gelap B50: Akal-Akalan Impor, Subsidi Bengkak, Ancaman Babat Hutan Papua

iren natania longdongowrite-adi-briantika
Last updated: Juli 2, 2026 9:59 am
By
Natania Longdong
iren natania longdong
ByNatania Longdong
News Reporter
Natania Longdong adalah jurnalis di Owrite yang berfokus pada isu internasional, energi, dan lingkungan. Dengan pengalaman lebih dari empat tahun meliput untuk Viva.co.id, Liputan6.com, dan Tirto.id,...
Follow:
Adi Briantika
owrite-adi-briantika
ByAdi Briantika
Asred
Seorang jurnalis di OWRITE, yang meliput isu nasional, politik, hukum dan kriminal.
Follow:
2 bulan lalu
Share
Petugas memeriksa tangki penyimpanan bahan bakar biodiesel 50 persen (B50) di Stasiun Blending dan Pengisian Bahan Bakar Uji Jalan B50, Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, Minggu (7/6/2026).
Petugas memeriksa tangki penyimpanan bahan bakar biodiesel 50 persen (B50) di Stasiun Blending dan Pengisian Bahan Bakar Uji Jalan B50, Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, Minggu (7/6/2026). (ANTARA FOTO/Abdan Syakura/bar)
SHARE

Peluncuran kebijakan mandatori biodiesel 50 (B50) oleh pemerintah pada 1 Juli 2026 mendapat kritik dari pengamat ekonomi energi Universitas Gadjah Mada Fahmy Radhi. 

Daftar isi Konten
  • Masih Bergantung
  • Nasib Hutan

Kebijakan tersebut memang dapat mengurangi ketergantungan terhadap impor solar, namun masih menyisakan berbagai persoalan mendasar yang perlu diantisipasi, termasuk deforestasi hutan.

Fahmy berpendapat B50 berpotensi mengurangi impor bahan bakar minyak (BBM) solar melalui pencampuran 50 persen Fatty Acid Methyl Ester (FAME) berbasis minyak sawit dengan 50 persen solar fosil. 

Meski demikian, ia menegaskan bahwa penghentian impor solar tidak serta-merta membuat Indonesia lepas dari ketergantungan impor energi.

“Untuk menghasilkan solar dalam campuran B50 masih diperlukan impor minyak mentah. Artinya, pengurangan impor solar dapat diikuti dengan peningkatan impor crude oil,”

kata Fahmy dalam keterangan tertulis, Kamis, 2 Juli 2026.
Baca juga:
Program Pembangunan PLTS 100 GW Bakal Jadi Senjata Bahlil Tekan… Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia membidik penurunan impor…
Karhutla dan Telusur Dana: DPR Minta Polisi Buru Pemodal Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman meminta Bareskrim Polri tidak berhenti menjerat…
Karhutla Semester I 2026 Naik 366 Persen, 202 Ribu Hektare… Tren kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Indonesia sepanjang semester I 2026…
  • Program Pembangunan PLTS 100 GW Bakal Jadi Senjata Bahlil Tekan Impor Solar
  • Karhutla dan Telusur Dana: DPR Minta Polisi Buru Pemodal
  • Karhutla Semester I 2026 Naik 366 Persen, 202 Ribu Hektare Dilalap Api

Masih Bergantung

Kebijakan ini, sambung dia, dinilai lebih banyak menggeser jenis impor daripada menghilangkan ketergantungan terhadap pasokan energi dari luar negeri. Fahmy juga mengingatkan bahwa keekonomian B50 sangat dipengaruhi fluktuasi harga minyak sawit mentah (CPO).

Ketika harga CPO meningkat di pasar global, biaya produksi biodiesel juga akan naik, sehingga pemerintah berpotensi menambah subsidi melalui APBN untuk menjaga harga tetap kompetitif.

Kritik lainnya juga diarahkan pada potensi persaingan penggunaan CPO antara sektor energi, pangan, dan ekspor. Dia menyatakan pengalaman krisis minyak goreng beberapa tahun lalu menjadi pelajaran bahwa peningkatan permintaan CPO tanpa pengelolaan yang baik dapat mengganggu pasokan dalam negeri.

Nasib Hutan

Tambahan kebutuhan CPO untuk program B50 berpotensi memperbesar tekanan terhadap industri pangan apabila produksi sawit tidak mampu mengimbangi lonjakan permintaan. Peningkatan produksi sawit tidak ditempuh melalui pembukaan hutan secara masif, terutama di Papua.

Menurutnya, ekspansi perkebunan yang mengorbankan kawasan hutan justru akan memunculkan persoalan lingkungan baru, mulai dari hilangnya keanekaragaman hayati hingga meningkatnya risiko banjir dan kerusakan ekosistem.

“B50 seharusnya menjadi solusi atas persoalan energi tanpa menciptakan krisis pangan maupun mendorong pembabatan hutan,”

ujar dia.

Bahkan Fahmy beranggapan keberhasilan program B50 tidak cukup diukur dari penurunan impor solar semata. Pemerintah juga dituntut memastikan keberlanjutan pasokan CPO, menjaga stabilitas harga pangan, membatasi beban subsidi negara, serta memperkuat perlindungan terhadap kawasan hutan. 

Baca juga:
Potong Subsidi BBM demi MBG Rp240 T, Pengamat: Rawan Chaos! Analis Kebijakan Publik Dr. Faisal Sallatalohy mengkritik pilihan pemerintah memangkas subsidi BBM…
Benarkah Campur Minyak Kayu Putih ke Bensin Bikin BBM Lebih… Baru-baru ini viral di media sosial klaim bahwa mencampurkan minyak kayu putih…
9 Anak Disandera OPM, Eks Prajurit TNI: Salah Langkah Sandera… Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) yang berafiliasi dengan Organisasi Papua Merdeka…
  • Potong Subsidi BBM demi MBG Rp240 T, Pengamat: Rawan Chaos!
  • Benarkah Campur Minyak Kayu Putih ke Bensin Bikin BBM Lebih Hemat? Ini…
  • 9 Anak Disandera OPM, Eks Prajurit TNI: Salah Langkah Sandera Bisa Jadi…
Tag:B50BBMdeforestasienergihutanimporpapuasolar
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
iren natania longdong
ByNatania Longdong
News Reporter
Follow:
Natania Longdong adalah jurnalis di Owrite yang berfokus pada isu internasional, energi, dan lingkungan. Dengan pengalaman lebih dari empat tahun meliput untuk Viva.co.id, Liputan6.com, dan Tirto.id, ia dikenal lewat reportase mendalam soal bisnis, pertambangan, dan dampak kebijakan energi terhadap masyarakat.
owrite-adi-briantika
ByAdi Briantika
Asred
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE, yang meliput isu nasional, politik, hukum dan kriminal.
Trending di OWRITE
Kabut Asap Karhutla Kalimantan Makin Parah, Malaysia dan Brunei Dorong ASEAN Turun Tangan
By Natania Longdong
Foto udara saat terjadi kebakaran lahan di kawasan Gunung Bahagia, Balikpapan, Kalimantan Timur.
1
BMKG Ramal Cuaca Selasa 25 Agustus: Cerah Mendominasi, Jaksel Diprediksi Tembus 34 Derajat
By Syifa Fauziah
Ilustrasi cuaca Jakarta cerah.
2
Trenggiling Jadi Korban Karhutla, Satwa Langka Ini Ternyata Populasinya Terancam Punah
By Ossid Duha Jussas Salma
Tim Manggala Agni menemukan trenggiling yang terbakat akibat karhutla (Foto: TikTok radarkhatulistiwa).
3
ST Burhanuddin Buka Target Besar Gojukai: Dari Podium Nasional hingga Kancah Dunia
By Syifa Fauziah
Jaksa Agung, ST Burhanuddin di Kejurnas Karate-do Gojukai. (Sumber: YouTube/Karate-Do Gojukai Indonesia)
4
Ribuan Peserta Serbu GOR Ciracas, Kejurnas Karate Gojukai Piala Jaksa Agung jadi Ajang Cari Bibit Juara
By Syifa Fauziah
Kejuaraan Nasional Karate-Do Gojukai Piala Jaksa Agung RI Ketiga Tahun 2026 resmi digelar di GOR Ciracas, Jakarta Timur,
5

BERITA LAINNYA

Ilustrsi beras fortifikasi.
Ekonomi Bisnis

Beras Fortifikasi Diduga Banyak Palsu, Bapanas Ungkap Kerugian Rakyat Capai Rp91 Triliun

Badan Pangan Nasional (Bapanas) menyatakan akan menindak tegas pelaku di balik peredaran…

Nisa-OWRITEHardani Triyoga
By
Anisa Aulia
Hardani Triyoga
1 jam lalu
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia memberikan keterangan pers usai rapat koordinasi (rakor) terkait kebijakan baru tata kelola ekspor sumber daya alam (SDA) di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta
Ekonomi Bisnis

Program Pembangunan PLTS 100 GW Bakal Jadi Senjata Bahlil Tekan Impor Solar

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia membidik penurunan impor…

iren natania longdongdusep-malik
By
Natania Longdong
Dusep Malik
1 jam lalu
Gambar ilustrasi pembangkit listrik tenaga surya (PLTS)
Ekonomi Bisnis

Bahlil Klaim Proyek PLTS 100 GW Hemat Subsidi Rp73,9 T dan Ciptakan 5,52 Juta Lapangan Kerja

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengungkapkan program pembangunan…

iren natania longdongdusep-malik
By
Natania Longdong
Dusep Malik
2 jam lalu
Bahlil saat Launching dan Groundbreaking Program PLTS 100 GWp, di Bali, pada Selasa, 25 Agustus 2026. (Sumber: YouTube Sekretariat Presiden)
Ekonomi Bisnis

Bahlil Tancap Gas Bangun PLTS 100 GW: Dimulai Hari Ini, Dikebut 3 Tahun

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengatakan pemerintah mulai…

iren natania longdongdusep-malik
By
Natania Longdong
Dusep Malik
2 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up