Timnas Afrika Selatan atau Afsel menorehkan pencapaian bersejarah di Piala Dunia 2026 meski gagal melangkah lebih jauh. Skuad berjuluk Bafana Bafana sukses mencatatkan rekor dengan lolos ke fase gugur untuk pertama kalinya sepanjang sejarah keikutsertaan mereka di ajang Piala Dunia.
Setibanya di Bandara Internasional O.R. Tambo, para pemain mendapat sambutan meriah dari ribuan suporter yang mengapresiasi atas perjuangan mereka selama turnamen berlangsung.
Afsel tampil impresif sejak fase grup. Tergabung di Grup A, pasukan Hugo Broos mengoleksi empat poin hasil dari kemenangan atas Korea Selatan serta satu hasil imbang melawan Republik Ceko.
Raihan tersebut cukup membawa Bafana Bafana melaju ke babak 32 besar. Pencapaian itu sejarah karena belum pernah diraih selala ikut serta Piala Dunia.
Perjalanan mereka akhirnya terhenti setelah kalah tipis 0-1 dari Kanada pada fase gugur. Meski demikian, pencapaian tersebut tetap dianggap sebagai tonggak penting bagi perkembangan sepak bola Afrika Selatan.
Dukungan Suporter Jadi Kekuatan Tim
Kapten Timnas Afsel Ronwen Williams mengaku terharu dengan sambutan hangat yang diberikan masyarakat saat tim kembali ke tanah air.
Terima kasih kepada semua orang atas dukungan dan sambutan luar biasa ini. Merasakan persatuan seluruh negeri pada momen seperti ini sungguh luar biasa,”
kata Williams seperti dilansir dari All Africa, Kamis, 2 Juli 2026.
Ia juga menyampaikan dukungan masyarakat Afsel jadi motivasi besar bagi seluruh pemain sepanjang tampil di Piala Dunia.
Doa, dukungan, dan semua ucapan semangat yang diberikan kepada kami sangat berarti bagi tim. Kami bertanding dengan membawa dukungan, cinta, dan keyakinan dari jutaan rakyat Afrika Selatan,”
lanjut Williams.
Pun, ia mengajak seluruh anggota tim untuk tak larut dalam kekecewaan usai tersingkir dari Kanada. Menurutnya, perjalanan luar biasa yang mereka lalui jauh lebih layak dikenang dibanding hasil akhir pertandingan.
Dia mengatakan perjalanan Afsel di Piala Dunia 2026 luar biasa. Ia juga memuji kiprah pelatih Hugo Broos yang membuat Afsel bangga.
Pencapaian di Piala Dunia ini adalah puncak dari semua kerja keras kami karena kami telah bekerja dengan sangat baik selama bertahun-tahun,”
ujar Williams.
Hugo Broos Girang
Pelatih Hugo Broos turut mengapresiasi perjuangan anak asuhnya. Ia mengakui target lolos ke fase gugur bukan sesuatu yang mudah. Namun, berhasil diwujudkan melalui kerja keras seluruh tim.
Bagi Hugo, lolos ke fase gugur bukan hal yang mudah. Namun, skuad asuhannya berhasil melakukan.
Ini adalah momen bersejarah bagi sepak bola Afrika Selatan karena tim berhasil mencapai babak kedua Piala Dunia, dan itulah target kami sejak awal. Kami bekerja keras. Memang tidak mudah, tetapi kami berhasil. Itulah yang paling penting,”
ujar Broos.
Pelatih asal Belgia itu optimistis pengalaman di Piala Dunia 2026 akan jadi modal penting bagi Afsel untuk menghadapi turnamen berikutnya, termasuk Piala Afrika 2027.
Meski langkah mereka berakhir di babak 32 besar, kiprah Afsel di Piala Dunia 2026 dinilai menjadi titik balik kebangkitan sepak bola nasional. Dengan skuad yang makin matang dan pengalaman berharga di level tertinggi, Bafana Bafana diyakini punya peluang untuk tampil lebih kompetitif pada turnamen-turnamen internasional mendatang.
























