Bali United segera mendapatkan tambahan kekuatan baru dengan kedatangan gelandang asal Kanada, Jay Herdman. Pemain tersebut menjadi perhatian karena merupakan putra dari John Herdman, pelatih Timnas Indonesia.
Kepindahan Jay Herdman ke Bali United diumumkan secara langsung oleh klub sebelumnya, Cavalry FC, pada Senin, 17 Agustus 2026.
Cavalry FC dari Liga Utama Kanada (CPL) hari ini mengonfirmasi transfer gelandang Jay Herdman ke klub Liga 1, Bali United FC,”
tulis Cavalry dalam situs resmi klub, seperti dikutip Selasa 18 Agustus 2026.
Cavalry FC menjelaskan bahwa Jay Herdman pertama kali bergabung dengan klub tersebut pada 2024 dengan status pemain pinjaman dari Vancouver Whitecaps FC.
Setahun berselang, Cavalry kemudian mempermanenkan sang gelandang. Selama memperkuat klub Kanada tersebut, Jay Herdman mencatatkan 36 penampilan di berbagai kompetisi.
Ia juga menjadi bagian dari skuad Cavalry yang berhasil memenangkan Final CPL 2024.
Herdman bergabung dengan Cavalry FC pada 2024 sebagai pemain pinjaman dari Vancouver Whitecaps FC, sebelum bergabung dengan Cavs secara permanen pada 2025, mencatatkan 36 penampilan di semua kompetisi dan menjadi bagian dari tim yang memenangkan Final CPL 2024,”
tulis Cavalry.
Meski telah mengonfirmasi transfer, Cavalry FC tidak membeberkan nilai kepindahan Jay Herdman ke Bali United.
Rincian finansial tidak diungkapkan. Klub mengucapkan terima kasih kepada Jay atas segala kontribusinya dan mendoakan yang terbaik untuk masa depannya,”
tulis Cavalry.
Profil Jay Herdman
Jay Herdman memiliki nama lengkap Jay Joshua Herdman. Ia lahir di Invercargill, Selandia Baru, pada 14 Agustus 2004.
Saat ini, Jay Herdman berusia 22 tahun. Ia tumbuh dalam lingkungan sepak bola karena sang ayah, John Herdman, merupakan pelatih yang memiliki pengalaman panjang di dunia sepak bola internasional.
Jay kemudian membangun kariernya sendiri sebagai pemain sepak bola dengan menimba pengalaman di sejumlah klub junior.
Perjalanan Jay Herdman sebagai pesepak bola dimulai melalui sejumlah akademi di Amerika Utara. Ia pernah menimba ilmu di Hibiscus Coast, Surrey United, hingga akademi Vancouver Whitecaps FC.
Pada 2022, Jay kemudian bergabung dengan tim kedua Vancouver Whitecaps FC. Bersama tim tersebut, ia mendapat kesempatan bermain secara reguler dan mencatatkan 47 penampilan dengan torehan sembilan gol.
Catatan tersebut menjadi salah satu modal penting bagi Jay untuk mendapatkan kesempatan menembus level profesional.
Tembus Tim Utama
Perkembangan Jay Herdman membuatnya mendapat promosi ke tim utama Vancouver Whitecaps pada 2024. Namun, kesempatan bermain bersama tim utama masih sangat terbatas. Jay tercatat hanya tampil satu kali sebelum akhirnya dipinjamkan ke Cavalry FC.
Di Cavalry, karier Jay mulai mendapatkan momentum. Setelah menjalani masa peminjaman pada 2024, statusnya kemudian dipermanenkan pada musim 2025/2026. Bersama Cavalry FC, Jay Herdman tercatat membuat 23 penampilan.
Perjalanan Jay Herdman di sepak bola profesional tidak berhenti di Cavalry FC. Ia sempat kembali menjalani masa peminjaman ke Vancouver FC sebelum akhirnya meninggalkan Kanada dan melanjutkan karier ke Indonesia.
Kini, Jay Herdman akan memulai petualangan baru bersama Bali United di Liga 1. Kepindahan tersebut sekaligus menjadi pengalaman baru bagi gelandang muda tersebut setelah sebelumnya lebih banyak menjalani karier di kompetisi sepak bola Amerika Utara.
Bela Timnas Kanada
Jay Herdman juga memiliki pengalaman memperkuat sejumlah kelompok usia tim nasional. Ia pernah membela Timnas Kanada U-20. Selain itu, Jay juga tercatat pernah memperkuat tim kelompok usia Selandia Baru, mulai dari U-19, U-20, U-22, hingga U-23.
Latar belakang tersebut membuat Jay memiliki pengalaman internasional meski usianya masih tergolong muda.
Kedatangan Jay Herdman menjadi salah satu transfer menarik Bali United. Selain memiliki pengalaman bermain di Kanada dan memperkuat tim nasional kelompok usia, namanya juga memiliki keterkaitan dengan John Herdman yang kini menangani Timnas Indonesia.
Jay kini memiliki kesempatan untuk membangun karier di Indonesia bersama Bali United. Publik pun akan menantikan kiprahnya sekaligus melihat sejauh mana gelandang berusia 22 tahun tersebut dapat beradaptasi dengan kompetisi sepak bola Indonesia.





















