Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Rabu, 8 Jul 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Sepak Bola
  • Korupsi
  • DPR
  • Purbaya
  • prabowo
  • MBG
  • Piala Dunia 2026
  • iran
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Internasional / Di Balik Tragedi Bocah Autis Tabrak 10 Biksu hingga Tewas, Polisi Curiga Ada Orang Dewasa Terlibat
Internasional

Di Balik Tragedi Bocah Autis Tabrak 10 Biksu hingga Tewas, Polisi Curiga Ada Orang Dewasa Terlibat

Ani RatnasariHardani Triyoga
Last updated: Juli 7, 2026 5:24 pm
By
Ani Ratnasari
Ani Ratnasari
ByAni Ratnasari
Internship
Mahasiswa IISIP Jakarta yang percaya bahwa setiap data punya cerita dan setiap kebijakan punya dampak. Sedang mendalami dinamika sosial sambil mengasah ketajaman kata di OWRITE.
Follow:
Hardani Triyoga
Hardani Triyoga
ByHardani Triyoga
Asisten Redaktur
Hardani Triyoga adalah jurnalis di OWRITE yang berfokus pada peliputan isu nasional, politik, peristiwa, dan dinamika perkotaan.
Follow:
3 jam lalu
Share
Mobil pikap yang dikendarai anak kecil menabrak biksu di Thailand.
Mobil pikap yang dikendarai anak kecil menabrak biksu di Thailand. (Foto: @Epfhraim).
SHARE

Kasus anak laki-laki berusia 11 tahun yang menabrakkan mobil pikap ke rombongan biksu di Thailand memasuki babak baru. Polisi menyelidiki kemungkinan adanya orang dewasa yang mengajari atau membiarkan bocah itu belajar mengemudi sebelum kecelakaan yang menewaskan 10 biksu itu terjadi.

Mengutip dari Bangkok Post, penyidik Kepolisian Mukdahan tengah memeriksa sejumlah saksi. Hal itu termasuk orang-orang yang dekat dengan keluarga bocah tersebut.

Polisi ingin memastikan apakah anak itu pernah mengemudikan kendaraan sebelumnya. Polisi juga ingin mandalami dugaan pihak yang sengaja mengajarinya atau mengizinkannya berlatih menyetir.

Dari hasil penyelidikan bakal jadi dasar bagi kepolisian untuk menentukan apakah ada pihak lain yang bisa dimintai pertanggungjawaban pidana.

Baca juga:
Ngeri! Bocah 11 Tahun Bawa Kabur Truk Pikap, Tabrak Rombongan… Seorang anak berusia 11 tahun mengemudikan sebuah truk milik orang tuanya dan…
Detik-detik Truk Diduga Rem Blong Terobos Lampu Merah di Bekasi,… Kecelakaan maut melibatkan truk wing box dengan sejumlah kendaraan terjadi di kawasan…
Fakta Mengejutkan Kecelakaan Maut Bekasi Timur, KNKT Soroti Kesalahan Fatal… Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) mengungkap sejumlah temuan awal terkait kecelakaan maut…
  • Ngeri! Bocah 11 Tahun Bawa Kabur Truk Pikap, Tabrak Rombongan Biksu hingga…
  • Detik-detik Truk Diduga Rem Blong Terobos Lampu Merah di Bekasi, 1 Tewas…
  • Fakta Mengejutkan Kecelakaan Maut Bekasi Timur, KNKT Soroti Kesalahan Fatal Sopir Taksi…

Insiden maut itu terjadi pada Kamis, 2 Juli 2026 di Provinsi Mukdahan, Thailand timur laut. Saat itu, rombongan yang terdiri atas 35 biksu sedang menjalani thudong, tradisi ziarah dengan berjalan kaki dari Wat Phu Manorom di Provinsi Mukdahan. Para biksu itu menuju sebuah kuil di Provinsi Ubon Ratchathani.

Menurut keterangan otoritas setempat, para biksu berjalan berbaris satu per satu di tepi jalan sesuai aturan dalam tradisi Buddha. Empat biksu terdepan sempat melihat mobil pikap yang melaju tidak terkendali dan berteriak memperingatkan rombongan di belakangnya.

Lima biksu terdepan berhasil menghindar. Namun, kendaraan itu kemudian menghantam biksu di urutan berikutnya hingga menyebabkan korban berjatuhan.

Akibat insiden ini, 5 biksu tewas di lokasi kejadian. Sementara 5 lain biksu tewas saat menjalani perawatan di rumah sakit.

Virus Nipah Merebak di India, Ahli Minta Indonesia Tiru Langkah Ketat Thailand

Selain itu, lebih dari 10 korban lainnya mengalami luka-luka dan sempat mendapat perawatan intensif.

Polisi menyebut mobil pikap tersebut dikendarai bocah 11 tahun yang diduga menyetir kendaraan tersebut tanpa izin orang tuanya.

Saat ini penyidik telah memeriksa kakek dan nenek bocah tersebut serta guru kelasnya. Polisi menyatakan seluruh barang bukti akan dikaji sebelum memutuskan apakah akan menetapkan tersangka baru, termasuk kemungkinan menjerat orang tua atau pihak lain atas dugaan kelalaian.

Adapun bocah itu kini berada dalam pendampingan Kementerian Pembangunan Sosial dan Keamanan Manusia Thailand. Polisi belum bisa minta keterangan sang bocah karena kondisinya yang masih mengalami syok.

Direktur Pusat Pendidikan Khusus Provinsi Mukdahan Watcharaporn Piewkham menjelaskan bocah tersebut merupakan siswa berkebutuhan khusus yang terdaftar sejak 2021.

Ia diketahui merupakan penyandang autisme dengan gangguan perkembangan yang mempengaruhi kemampuan berkomunikasi dan beradaptasi.

Meski demikian Watcharaporn mengatakan perkembangan anak tersebut cukup baik selama bersekolah.

Seiring waktu, dia belajar mengikuti aturan dasar dan dapat berinteraksi dengan teman-temannya dengan baik,” .

ujar Watcharaporn, dikutip dari Bangkok Post, Selasa, 7 Juli 2026

Ia mengatakan selama ini bocah tersebut selalu diantar ibu atau neneknya ke sekolah menggunakan mobil pikap atau sepeda motor.

Saya tidak pernah melihat dia mengemudi,”

katanya.

Watcharaporn menduga bocah itu memiliki daya ingat yang sangat baik terhadap hal-hal yang menarik perhatiannya. Ia menduga anak tersebut mungkin mengingat cara mengemudi saat melihat ibunya mengendarai mobil.

Merujuk pada Siam News, keluarga korban dipastikan akan memperoleh santunan dari perusahaan asuransi. Berdasarkan keterangan Kantor Komisi Pengawas dan Promosi Bisnis Asuransi Thailand (OIC), mobil pikap yang dikendarai bocah tersebut tercakup dalam asuransi wajib kendaraan bermotor.

Dengan demikian, korban tetap berhak menerima kompensasi meski proses hukum masih berlangsung. Korban meninggal dunia atau mengalami cacat tetap berhak menerima santunan awal sebesar 35.000 baht atau sekitar Rp18,9 juta.

Baca juga:
Masinis Positif Narkoba, Kereta Tabrak Bus di Bangkok Sebabkan 8… Sebuah kecelakaan terjadi di Bangkok, Thailand, yang melibatkan kereta barang dan bus…
Polda Metro Jaya Mulai Selidiki Kecelakaan Maut KA Argo Bromo… Polda Metro Jaya menyatakan menyelidiki penyebab rentetan kecelakaan maut yang melibatkan unit…
Tabrakan Kereta Api Maut di Stasiun Bekasi Timur Telan 2… Insiden kecelakaan antara Kereta Api jarak Jauh Argo Bromo dengan rangkaian KRL…
  • Masinis Positif Narkoba, Kereta Tabrak Bus di Bangkok Sebabkan 8 Orang Tewas
  • Polda Metro Jaya Mulai Selidiki Kecelakaan Maut KA Argo Bromo Vs KRL,…
  • Tabrakan Kereta Api Maut di Stasiun Bekasi Timur Telan 2 Korban Jiwa

Sementara korban luka akan memperoleh pengganti biaya pengobatan hingga 30.000 baht atau sekitar Rp16,2 juta.

Apabila hasil penyelidikan nantinya menyatakan pengemudi bertanggung jawab atas kecelakaan tersebut, ahli waris korban meninggal dapat menerima santunan hingga 500.000 baht atau sekitar Rp269,5 juta per orang, termasuk santunan awal yang telah dibayarkan.

Korban luka juga berhak atas biaya pengobatan hingga 80.000 baht atau sekitar Rp43,1 juta. Selain itu, santunan selama menjalani perawatan di rumah sakit sebesar 200 baht atau sekitar Rp107.800 per hari selama maksimal 20 hari.

Polisi menegaskan saat ini penyelidikan masih terus berlangsung untuk mengungkap penyebab pasti kecelakaan sekaligus memastikan apakah ada orang dewasa yang turut bertanggung jawab karena mengizinkan atau mengajari bocah tersebut mengemudikan kendaraan.

Tag:Anak Laki-lakiautisbiksuKecelakaan Mautthailand
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Ani Ratnasari
ByAni Ratnasari
Internship
Follow:
Mahasiswa IISIP Jakarta yang percaya bahwa setiap data punya cerita dan setiap kebijakan punya dampak. Sedang mendalami dinamika sosial sambil mengasah ketajaman kata di OWRITE.
Hardani Triyoga
ByHardani Triyoga
Asisten Redaktur
Follow:
Hardani Triyoga adalah jurnalis di OWRITE yang berfokus pada peliputan isu nasional, politik, peristiwa, dan dinamika perkotaan.
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Trending di OWRITE
Abu Janda Belum Minta Maaf, DPP IKM Desak Polisi Segera Naikkan Kasus ke Penyidikan
By Rahmat Baihaqi
Kuasa hukum DPP IKM Dafrizal Djamari, usai mendampingi Sekjen DPP IKM Braditi Moulvey menjalani pemeriksaan klarifikasi sebagai pelapor di Mabes Polri
1
Tak Lagi Cuma Dubes, Prabowo Utus Menlu dan Ketua MPR ke Pemakaman Ali Khamenei
By Natania Longdong
Presiden Prabowo Subianto (kanan) didampingi Menteri Luar Negeri Sugiono (kiri) mengikuti sesi pleno Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-48 ASEAN di Mactan Expo, Cebu, Filipina, Jumat (8/5/2026). Presiden Prabowo menegaskan bahwa ASEAN harus tetap menjadi jangkar stabilitas kawasan di tengah meningkatnya dinamika geopolitik global melalui penguatan solidaritas dan kerja sama antarnegara.
2
Slow Jogging Jadi Tren Olahraga Baru di Korea Selatan, Ini Manfaatnya untuk Kesehatan
By Syifa Fauziah
Ilustrasi slow jogging
3
KPK Kasih 10 Catatan Merah Soal Makan Gratis, BGN Bakal Bentuk Tim Khusus
By Rahmat Baihaqi
Wakil Kepala BGN Agustina Arumsari menjelaskan hasil audiensi jajarannya dengan pimpinan KPK kepada wartawan, di gedung Merah Putih, 7 Juli 2026.
4
Gol Menit Akhir Mikel Merino Bungkam Portugal, Spanyol Lolos Dramatis ke Perempat Final
By Hadi Febriansyah
Pemain Spanyol Mikel Merino berjabat tangan dengan Cristiano Ronaldo.
5

BERITA LAINNYA

Kapal Tanker di Selat Hormuz.
Internasional

Rudal Hantam Kapal Tanker di Selat Hormuz, Alarm Baru Konflik Timur Tengah Kembali Berbunyi

Sebuah kapal tanker minyak dilaporkan terbakar setelah dihantam proyektil tak dikenal saat…

iren natania longdongHardani Triyoga
By
Natania Longdong
Hardani Triyoga
5 jam lalu
Rakyat Iran ikut mengantar saat prosesi pemakaman mantan Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khemenei.
Internasional

RI Dinilai Tak Serius Sikapi Iran, Pakar Singgung Konflik Timur Tengah Belum Berakhir

Pakar hubungan internasional Dinna Prapto Raharja menilai keputusan awal pemerintah RI yang…

iren natania longdongHardani Triyoga
By
Natania Longdong
Hardani Triyoga
9 jam lalu
Rakyat Iran bentangkan spanduk eks Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei.
Internasional

Langkah Awal RI ke Pemakaman Khamenei Dikritik, Pesan Diplomatik Pemerintah Jadi Setengah Hati

Langkah pemerintah RI terkait pengiriman delegasi yang hadir ke pemakaman mantan Pemimpin…

iren natania longdongHardani Triyoga
By
Natania Longdong
Hardani Triyoga
13 jam lalu
Presiden RI Prabowo Subianto menyambut Perdana Menteri India Narendra Modi, Senin, 6 Juli 2026.
Internasional

Dikawal 5 Jet Tempur, Prabowo Sambut PM India Narendra Modi

Presiden RI Prabowo Subianto menyambut Perdana Menteri India Narendra Modi di Pangkalan…

iren natania longdongowrite-adi-briantika
By
Natania Longdong
Adi Briantika
1 hari lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up