Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Senin, 7 Sep 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • DPR
  • Sepak Bola
  • KPK
  • prabowo
  • MBG
  • Korupsi
  • Prabowo Subianto
  • Purbaya
  • Piala Dunia 2026
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Sefruit / Kerja Bareng AI atau Tersaingi AI? Ini yang Perlu Kamu Tahu
Sefruit

Kerja Bareng AI atau Tersaingi AI? Ini yang Perlu Kamu Tahu

Salsabillah IrwandaIvan OWRITE
Last updated: Juli 8, 2026 8:23 pm
By
Salsabillah Irwanda
Ivan Syahruna Lubis
Ivan OWRITE
ByIvan Syahruna Lubis
Redaktur
Editor berita di OWRITE Media, meliput pemberitaan gaya hidup dan Peristiwa.
Follow:
2 bulan lalu
Share
SHARE

Kehadiran Artificial Intelligence (AI) membuat banyak orang mulai bertanya-tanya, apakah pekerjaan manusia akan digantikan mesin? Kekhawatiran ini semakin sering muncul karena AI kini mampu menulis, menerjemahkan, membuat desain, menganalisis data, hingga membantu membuat kode pemrograman dalam hitungan detik.

Meski begitu, para ahli menilai AI bukan semata-mata ancaman. Justru,  teknologi ini diprediksi akan mengubah cara kita bekerja, bukan menghilangkan seluruh peran manusia.

AI Memang Mengubah Dunia Kerja

Laporan World Economic Forum (2025) dalam The Future of Jobs Report 2025 memperkirakan bahwa AI dan otomatisasi akan menggantikan sebagian jenis pekerjaan rutin.

Namun, di saat yang sama juga akan menciptakan jutaan pekerjaan baru yang membutuhkan keterampilan berbeda, terutama di bidang teknologi, analisis data, kreativitas, dan pemecahan masalah.

Artinya, perubahan memang sedang terjadi. Namun, peluang baru juga ikut bermunculan.

Kenapa Banyak Orang Takut?

Rasa takut muncul karena AI mampu menyelesaikan pekerjaan yang sebelumnya membutuhkan waktu berjam-jam hanya dalam beberapa menit.

Tugas seperti membuat ringkasan dokumen, menyusun presentasi, hingga menghasilkan gambar kini bisa dilakukan dengan bantuan AI. Hal ini membuat sebagian pekerja khawatir keahlian mereka menjadi tidak lagi dibutuhkan.

Padahal, AI bekerja berdasarkan data dan instruksi yang diberikan manusia. Tanpa arahan yang tepat, hasil yang diberikan AI belum tentu akurat atau sesuai konteks.

Manusia Masih Punya Keunggulan

Dalam buku Human + Machine: Reimagining Work in the Age of AI (2018), Paul R. Daugherty dan H. James Wilson menjelaskan bahwa masa depan dunia kerja bukan tentang manusia melawan AI, melainkan kolaborasi antara keduanya.

AI unggul dalam mengolah data dan mengerjakan tugas berulang. Sementara manusia masih memiliki kemampuan yang sulit digantikan, seperti empati, kreativitas, komunikasi, kepemimpinan, serta kemampuan mengambil keputusan dalam situasi yang kompleks.

Dengan kata lain, AI dapat menjadi alat yang membantu pekerjaan menjadi lebih efisien, tetapi tetap membutuhkan sentuhan manusia.

Cara Beradaptasi di Era AI

Daripada terus merasa cemas, ada beberapa hal yang bisa mulai dipersiapkan:

  1. Pelajari cara menggunakan AI sebagai alat bantu kerja.
  2. Tingkatkan kemampuan berpikir kritis, komunikasi, dan kreativitas.
  3. Terus belajar keterampilan baru sesuai perkembangan industri.
  4. Jadikan AI untuk mempercepat pekerjaan, bukan menggantikan kemampuan diri.

Menurut laporan OECD berjudul OECD Employment Outlook 2023: Artificial Intelligence and the Labour Market (2023), pekerja yang mampu beradaptasi dengan teknologi baru cenderung memiliki peluang karier yang lebih baik dibanding mereka yang menghindarinya.

AI Bukan Musuh, Tapi Alat

Perubahan teknologi memang tidak bisa dihindari. Sama seperti internet yang dulu sempat dianggap mengancam banyak profesi, AI kini sedang membawa perubahan besar dalam dunia kerja.

Alih-alih melihat AI sebagai pesaing, banyak ahli menyarankan untuk memanfaatkannya sebagai partner yang dapat membantu menyelesaikan pekerjaan dengan lebih cepat dan efisien.

Pada akhirnya, bukan AI yang menggantikan manusia, melainkan manusia yang mampu memanfaatkan AI kemungkinan akan lebih siap menghadapi perubahan dunia kerja di masa depan.

Jangan lupa share artikel ini ke temanmu yang lagi mulai belajar AI dan follow Instagram @sefruitmedia untuk mendapatkan informasi menarik seputar karier, teknologi, dan tren terkini!

Tag:Artificial IntelligenceArtificial IntelligentTeknologi
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Ivan OWRITE
ByIvan Syahruna Lubis
Redaktur
Follow:
Editor berita di OWRITE Media, meliput pemberitaan gaya hidup dan Peristiwa.
Trending di OWRITE
Abu Vulkanik Anak Krakatau Usik Langit Bali, 17 Penerbangan di Ngurah Rai Terdampak
By Adi Briantika
Sejumlah pesawat terparkir di apron Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali, Januari 2023.
1
September Belum Beranjak Tenang: Pergolakan 7 Gunung Api Indonesia
By Ossid Duha Jussas Salma
Siswa berangkat sekolah menaiki angkutan umum saat erupsi Gunung Sinabung di Desa Kutarayat, Kecamatan Naman Teran, Kabupaten Karo, Sumatera Utara, Selasa (1/9/2026).
2
Mata Kena Abu Vulkanik, Jangan Dikucek! Ini Pesan Menkes
By Ossid Duha Jussas Salma
Ilustrasi iritasi mata.
3
Abu Vulkanik Masih Mengadang, Soetta dan 2 Bandara Perpanjang Penutupan
By Adi Briantika
Calon penumpang berada konter lapor diri yang tutup di Terminal 2 keberangkatan Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Minggu (6/9/2026).
4
Langit Berabu Vulkanik, LRT Jabodebek Pastikan Tetap Beroperasi Normal
By Syifa Fauziah
Rangkaian kereta LRT Jakarta Manggarai-Kelapa Gading berhenti di Stasiun LRT Jakarta Manggarai, Jakarta, Senin (24/8/2026).
5

BERITA LAINNYA

Sefruit

Rambut Panjang atau Pendek? Begini Cara Tahu Mana yang Lebih Cocok Buat Kamu

Memilih antara rambut panjang atau pendek ternyata tidak hanya soal mengikuti tren…

Salsabillah IrwandaIvan OWRITE
By
Salsabillah Irwanda
Ivan Syahruna Lubis
2 hari lalu
Sefruit

Tiga Zodiak Diprediksi Paling Beruntung Bulan Ini, Ada Kamu?

Awal September 2026 diprediksi membawa energi positif bagi zodiak Taurus, Gemini, dan…

Salsabillah IrwandaIvan OWRITE
By
Salsabillah Irwanda
Ivan Syahruna Lubis
3 hari lalu
Sefruit

Orang Tua Narsistik Itu Seperti Apa? Kenali Cirinya

Perilaku egois orang tua tidak serta-merta menunjukkan gangguan kepribadian narsistik (NPD) karena…

Salsabillah IrwandaIvan OWRITE
By
Salsabillah Irwanda
Ivan Syahruna Lubis
3 hari lalu
Sefruit

Punya Teman Kerja Kayak Gini? Fix, Kamu Butuh Kesabaran Ekstra

Perilaku tidak sopan di kantor (workplace incivility) seperti gemar menyindir atau melempar…

Salsabillah IrwandaIvan OWRITE
By
Salsabillah Irwanda
Ivan Syahruna Lubis
3 hari lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up