Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Kamis, 9 Jul 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Sepak Bola
  • Korupsi
  • DPR
  • prabowo
  • Purbaya
  • MBG
  • Piala Dunia 2026
  • iran
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Sefruit / Bisa Menyampaikan Cerita Tanpa Bicara, Begini Cara Kerja Pantomim
Sefruit

Bisa Menyampaikan Cerita Tanpa Bicara, Begini Cara Kerja Pantomim

Salsabillah IrwandaIvan OWRITE
Last updated: Juli 8, 2026 8:14 pm
By
Salsabillah Irwanda
Ivan Syahruna Lubis
Ivan OWRITE
ByIvan Syahruna Lubis
Redaktur
Editor berita di OWRITE Media, meliput pemberitaan gaya hidup dan Peristiwa.
Follow:
5 jam lalu
Share
SHARE

Kalau mendengar kata pantomim, mungkin yang langsung terbayang adalah wajah penuh riasan putih, baju bergaris hitam putih, lalu seseorang yang bergerak tanpa mengucapkan sepatah kata pun.

Padahal, pantomim memiliki makna yang jauh lebih dalam dari sekadar pertunjukan diam.

Hal itulah yang dirasakan oleh Rizkyana, seorang pantomim perempuan Indonesia. Baginya, pantomim bukan hanya seni pertunjukan, tetapi juga cara untuk mengekspresikan emosi dan menyampaikan cerita tanpa harus berbicara.

Pantomim Sudah Dilakukan Sejak Kita Kecil

Menurut Rizkyana, tanpa disadari setiap orang sebenarnya pernah “melakukan” pantomim sejak masih bayi.

Sebelum bisa berbicara, manusia lebih dulu berkomunikasi melalui gerakan tubuh. Bayi mengangkat tangan saat ingin digendong, menangis sambil merentangkan tangan kepada ibunya, atau menunjukkan ekspresi wajah ketika merasa senang maupun takut. Semua itu merupakan bentuk komunikasi nonverbal.

Karena itulah, Rizkyana menyebut pantomim sebagai “bahasa ibu”, yaitu cara manusia berkomunikasi menggunakan tubuh dan ekspresi sebelum mengenal kata-kata.

Pantomim adalah cara kita berkomunikasi menggunakan tubuh dan ekspresi untuk menyampaikan pesan tanpa berbicara,”

jelasnya.

Berawal dari Anak Kantoran

Menariknya, perjalanan Rizkyana di dunia pantomim tidak dimulai sejak kecil.

Selama hampir 10 tahun, ia bekerja sebagai karyawan di sebuah perusahaan. Rutinitas berangkat pagi, pulang malam, hingga lembur membuatnya merasa ada sisi emosional dalam dirinya yang belum tersalurkan.

Awalnya ia sempat tertarik dengan teater dan monolog. Namun, proses latihan yang melibatkan banyak orang cukup sulit disesuaikan dengan jadwal pekerjaannya.

Hingga akhirnya, sekitar tiga tahun lalu, seorang mentor memperkenalkannya pada dunia pantomim. Berbeda dengan pertunjukan lain, pantomim memungkinkan Rizkyana berlatih secara mandiri sekaligus mengeksplorasi dirinya melalui gerakan tubuh.

Sejak saat itulah ia mulai jatuh cinta pada seni yang mengandalkan ekspresi tanpa dialog ini.

Menyuarakan Isu Perempuan Lewat Gerakan

Salah satu penampilan yang paling membekas bagi Rizkyana adalah ketika tampil di Gedung Erasmus Huis dalam sebuah pertunjukan yang dihadiri delegasi dari Indonesia dan Belanda.

Dalam pertunjukan tersebut, ia mengangkat tema kekerasan terhadap perempuan, mulai dari kekerasan verbal hingga kekerasan seksual.

Tanpa mengucapkan satu kalimat pun, Rizkiana berusaha menyampaikan rasa sakit, keberanian, dan harapan para perempuan melalui ekspresi wajah serta gerakan tubuh.

Ia mengaku penampilan itu menjadi salah satu momen paling emosional karena membuatnya kembali mengingat berbagai pengalaman yang pernah dialami, baik oleh dirinya sendiri maupun perempuan lain.

Diam Bukan Berarti Tidak Berkomunikasi

Bagi sebagian orang, diam sering dianggap tidak menyampaikan apa pun. Namun, pantomim justru membuktikan hal yang sebaliknya.

Dalam seni ini, setiap gerakan memiliki makna. Cara berjalan, arah pandangan, posisi tangan, hingga ekspresi wajah menjadi “bahasa” yang dapat dipahami penonton.

Rizkyana bahkan percaya bahwa diam merupakan salah satu bentuk komunikasi yang paling murni karena seseorang dipaksa menyampaikan pesan hanya melalui tubuhnya.

Menurutnya, ketika seseorang lebih peka terhadap bahasa tubuh, mereka juga akan lebih mudah mengenali emosi diri sendiri maupun orang lain.

Seni yang Mengajak Mengenal Diri

Bagi Rizkyana, pantomim bukan hanya soal tampil di atas panggung. Seni ini membantunya lebih jujur terhadap perasaan sendiri sekaligus menjadi ruang untuk melepaskan emosi yang selama ini dipendam.

Ia berharap semakin banyak orang mengenal pantomim, bukan hanya sebagai hiburan, tetapi juga sebagai seni yang mengajarkan pentingnya memahami tubuh, emosi, dan cara berkomunikasi tanpa kata-kata.

Sebab, terkadang sebuah gerakan sederhana mampu menyampaikan pesan yang tidak bisa dijelaskan oleh ribuan kata.

Kalau kamu ingin mendengar cerita lengkap perjalanan Rizkyana menjadi pantomim perempuan Indonesia, kamu bisa menonton video selengkapnya di sini.

Jangan lupa juga share artikel ini ke temanmu yang penasaran dengan dunia pantomim dan follow Instagram @sefruitmedia untuk mendapatkan cerita inspiratif serta konten menarik lainnya!

Tag:Gerakan TubuhkesenianPantomim
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Ivan OWRITE
ByIvan Syahruna Lubis
Redaktur
Follow:
Editor berita di OWRITE Media, meliput pemberitaan gaya hidup dan Peristiwa.
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Trending di OWRITE
Ketua MPR Jadi Utusan Presiden ke Iran, Ada Paradoks Konstitusi di Era Prabowo
By Rika Pangesti
Pakar hukum tata negara sekaligus Pengajar Sekolah Tinggi Hukum Jentera, Bivitri Susanti
1
Puluhan Prajurit Jaga Ketat Rumah Jampidsus, Mabes TNI: Permintaan Institusi Kejaksaan
By Rahmat Baihaqi
TNI jaga kediaman Jaksa Agung Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Agung, Febrie Adriansyah, di Kebayoran Baru, Jakarta, Rabu (8/7/2026).
2
Geledah Kafe dan Money Changer di Jaksel, Polisi Angkut Dolar Korupsi Rp67,2 Miliar
By Rahmat Baihaqi
Tim gabungan Polri berada di dekat barang bukti usai menggeledah salah satu kafe di kawasan Cipete, Jakarta, Rabu (8/7/2026).
3
Polri Sita 74 Kg Emas dan Uang Rp282,4 Miliar dari Rumah di Bogor, Terkait 3 Kasus Korupsi
By Rahmat Baihaqi
Kortastipikor Polri dan Polda Metro Jaya menyita 74 kilogram emas batangan serta mata uang asing senilai Rp476 miliar dari brankas saat menggeledah rumah di Parahyangan Golf 2, Bogor.
4
Dejavu Qatar! Prancis vs Maroko, Singa Atlas Siap Terkam Mbappe Cs
By Hadi Febriansyah
Mbappe dan Hakimi dalam Piala Dunia 2026.
5

BERITA LAINNYA

Sefruit

Kerja Bareng AI atau Tersaingi AI? Ini yang Perlu Kamu Tahu

Apakah AI akan menggantikan pekerjaanmu? Faktanya, masa depan dunia kerja adalah tentang…

Salsabillah IrwandaIvan OWRITE
By
Salsabillah Irwanda
Ivan Syahruna Lubis
19 jam lalu
Sefruit

Merasa Berbeda Sejak Kecil, Begini Perjalanan Merlyna Alycia Menerima Diri

Perjalanan inspiratif Merlyna Alycia Soebijanto menunjukkan bahwa menerima identitas diri memerlukan proses…

Salsabillah IrwandaIvan OWRITE
By
Salsabillah Irwanda
Ivan Syahruna Lubis
2 hari lalu
Sefruit

Kenapa Banyak Content Creator Berhasil Justru Berawal dari Coba-Coba?

Content creator komedi Arsyi berhasil meraih jutaan penonton dengan konten POV unik…

Salsabillah IrwandaIvan OWRITE
By
Salsabillah Irwanda
Ivan Syahruna Lubis
2 hari lalu
Sefruit

Bukan Karena Bodoh, Ini Alasan Banyak Orang Tetap Terjebak dalam Love Scam

Kasus love scam yang marak di aplikasi kencan sering memanfaatkan kerapuhan emosional…

Salsabillah IrwandaIvan OWRITE
By
Salsabillah Irwanda
Ivan Syahruna Lubis
3 hari lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up