Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Jumat, 17 Jul 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Sepak Bola
  • DPR
  • Korupsi
  • prabowo
  • Piala Dunia 2026
  • Purbaya
  • MBG
  • iran
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Sefruit / Merasa Berbeda Sejak Kecil, Begini Perjalanan Merlyna Alycia Menerima Diri
Sefruit

Merasa Berbeda Sejak Kecil, Begini Perjalanan Merlyna Alycia Menerima Diri

Salsabillah IrwandaIvan OWRITE
Last updated: Juli 7, 2026 10:50 pm
By
Salsabillah Irwanda
Ivan Syahruna Lubis
Ivan OWRITE
ByIvan Syahruna Lubis
Redaktur
Editor berita di OWRITE Media, meliput pemberitaan gaya hidup dan Peristiwa.
Follow:
1 minggu lalu
Share
SHARE

Tidak semua orang langsung memahami siapa dirinya sejak kecil. Namun bagi Merlyna Alycia Soebijanto, perasaan itu sudah hadir bahkan ketika usianya baru menginjak empat tahun.

Daftar isi Konten
  • Pesan Menjadi Pegangan Dalam Perjalanan Hidup
  • Perjalanan Hidupnya Kembali Diuji

Merlyna bercerita bahwa saat teman-temannya bermain menjadi tokoh laki-laki seperti Batman atau Superman, ia justru selalu memilih memerankan karakter perempuan. Dari situlah ia mulai menyadari bahwa dirinya merasa berbeda.

Meski begitu, perjalanan untuk menerima diri sendiri tidak terjadi dalam waktu singkat.

Saat berusia 20 tahun dan menempuh kuliah Teknik Sipil di Malang, Merlyna akhirnya mulai berani mengekspresikan identitasnya. Jauh dari keluarga membuatnya bertemu dengan komunitas yang membuatnya merasa diterima dan menemukan tempat di mana ia bisa menjadi dirinya sendiri.

Keputusan itu kemudian membawanya pada percakapan penting dengan sang ayah.

Ketika ditanya apakah dirinya ingin kembali menjalani kehidupan sesuai kodrat fisik saat lahir, Merlyna dengan jujur menjawab bahwa ia tidak bisa. Ia menjelaskan bahwa sejak kecil dirinya memang selalu merasa sebagai seorang perempuan.

Jawaban tersebut ternyata tidak disambut dengan penolakan.

Sebaliknya, sang ayah memberikan restu sekaligus sebuah pesan yang terus diingat Merlyna hingga hari ini. Ia diminta untuk terus berprestasi agar orang lain menghargainya bukan karena penampilan, melainkan karena kemampuan dan pencapaiannya.

Pesan Menjadi Pegangan Dalam Perjalanan Hidup

Pada 1995, Merlyna berhasil memenangkan ajang Ratu Waria Indonesia. Meski bangga dengan pencapaian tersebut, ia sempat kecewa karena merasa ayahnya tidak menunjukkan respons seperti yang diharapkannya.

Barulah bertahun-tahun kemudian ia menyadari bahwa sikap sang ayah bukan karena tidak bangga, melainkan agar dirinya tidak cepat puas hanya dengan prestasi di dunia pageant.

Kesadaran itu membuat Merlyna terus berkembang. Ia kemudian aktif dalam berbagai kegiatan sosial, termasuk terlibat dalam program penanggulangan HIV di tingkat nasional. Di situlah ia merasa benar-benar memenuhi pesan yang pernah disampaikan sang ayah.

Perjalanan Hidupnya Kembali Diuji

Setelah bekerja selama sepuluh tahun, Merlyna kehilangan pekerjaannya. Masa tersebut menjadi salah satu periode paling berat dalam hidupnya.

Ia mengaku sempat mengalami keputusasaan hingga mencoba mengakhiri hidup dua tahun lalu.

Selama hampir dua tahun, ia hidup tanpa penghasilan tetap dan menghadapi berbagai ketidakpastian. Meski demikian, ia perlahan bangkit berkat dukungan orang-orang di sekitarnya dan keyakinan bahwa hidupnya masih memiliki tujuan.

Kini, di usia 54 tahun, Merlyna kembali bekerja dan memilih memaknai semua pengalaman yang pernah dilaluinya sebagai bagian dari proses kehidupan.

Baginya, selama masih diberi kesempatan untuk hidup, berarti masih ada hal baik yang bisa dilakukan dan masih ada orang lain yang dapat dibantu.

Perjalanan Merlyna Alycia menunjukkan bahwa menerima diri sendiri bukanlah proses yang instan. Di balik berbagai tantangan, kehilangan, dan masa-masa sulit, selalu ada kesempatan untuk bangkit dan menemukan makna baru dalam hidup.

Kalau kamu ingin mendengar langsung kisah lengkap Merlyna Alycia, kamu bisa menonton video selengkapnya di sini. Jangan lupa share artikel ini kepada orang-orang terdekatmu, dan follow Instagram @sefruitmedia untuk mendapatkan cerita inspiratif dan konten menarik lainnya.

Tag:Perjalanan HidupRatu Waria Indonesia
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Ivan OWRITE
ByIvan Syahruna Lubis
Redaktur
Follow:
Editor berita di OWRITE Media, meliput pemberitaan gaya hidup dan Peristiwa.
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Trending di OWRITE
Viral Wabup Lombok Sowan ke Tersangka Dugaan Kasus Santri Tewas, Netizen Singgung Keberpihakan
By Ani Ratnasari
Wakil Bupati (Wabup) Lombok Tengah, M. Nursiah
1
Hotman Paris Datangi Kejagung, Jawaban soal Jadi Pengacara Febrie Adriansyah Bikin Heboh
By Rahmat Baihaqi
Pengacara Hotman Paris Hutape di gedung Kejagung.
2
Final Piala Dunia 2026 Bikin Messi Pecahkan Rekor Langka yang Bertahan 32 Tahun
By Hadi Febriansyah
Kapten Timnas Argentina, Lionel Messi
3
Final Piala Dunia 2026: Dulu Guru dan Murid, Kini De la Fuente vs Scaloni Berebut Trofi Juara
By Hadi Febriansyah
Pelatih Timnas Spanyol Luis de la Fuente dan Pelatih Timnas Argentina Lionel Scaloni.
4
Prabowo soal LNG Masela: Para Investor Harus Untung, Kita Malu Kalau Mitra Tidak Puas
By Natania Longdong
Presiden RI Prabowo Subianto saat groundbreaking Proyek LNG Abadi Masela di Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Maluku.
5

BERITA LAINNYA

Sefruit

"Skibidi", "Sigma", "Aura"… Bahasa Apaan Sih Ini?

Bingung melihat komentar seperti "Skibidi," "Sigma," hingga "Aura +1000" di media sosial?…

Salsabillah IrwandaIvan OWRITE
By
Salsabillah Irwanda
Ivan Syahruna Lubis
16 jam lalu
Sefruit

"Clean Girl", "That Girl", "It Girl"… Kenapa Tren Ini Cepat Banget Lewat?

Sering lelah mengejar tren clean girl, office siren, hingga it girl yang…

Salsabillah IrwandaIvan OWRITE
By
Salsabillah Irwanda
Ivan Syahruna Lubis
17 jam lalu
Sefruit

In This Economy, Mix and Match Baju Lama Jadi Skill yang Wajib Punya

Sering tergoda checkout baju baru padahal lemari sudah penuh? Di tengah situasi…

Salsabillah IrwandaIvan OWRITE
By
Salsabillah Irwanda
Ivan Syahruna Lubis
2 hari lalu
Sefruit

Kenapa Generasi Sekarang Lebih Nyaman Bayar Pakai QRIS?

Pernah pergi jajan tanpa dompet dan hanya bermodal ponsel? Tren pembayaran nontunai…

Salsabillah IrwandaIvan OWRITE
By
Salsabillah Irwanda
Ivan Syahruna Lubis
2 hari lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up