Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) merosot 0,53 persen ke level 5.843 pada Kamis pagi, 9 Juli 2026.
Nilai transaksi IHSG mencapai Rp423,5 miliar, dengan melibatkan 817,7 miliar saham dalam 108 ribu kali transaksi. Ada 245 saham turun, 211 tidak bergerak, dan 172 naik.
Head of Retail Research BNI Sekuritas Fanny Suherman memperkirakan IHSG akan melanjutkan pelemahan pada perdagangan hari ini. IHSG diperkirakan akan terkoreksi di level 5.850.
“IHSG potensi melanjutkan koreksi ke 5.850. Hati-hati jika break di bawah 5.850, bisa koreksi ke 5.650 hingga 5.800,”
ujar Fanny, dikutip hari ini.
Pasar Asia
Fanny menuturkan mayoritas bursa saham Asia-Pasifik melemah pada perdagangan Rabu, 8 Juli, seiring meningkatnya ketegangan di Timur Tengah yang membebani sentimen investor global.
“Pelaku pasar juga memilih bersikap hati-hati menjelang rilis risalah rapat kebijakan The Fed,”
kata dia.
di Jepang, indeks Nikkei 225 turun 2,11 persen dan Topix terkoreksi 1,37 persen, sedangkan Korea Selatan, Kospi koreksi 5,35 persen dan Kosdaq melemah 5,56 persen.
Sementara, indeks S&P/ASX 200 Australia turun 0,21 persen. Sedangkan, Hang Seng Hong Kong menguat 3 persen, dan Taiex Taiwan naik 0,56 persen.
“Di sisi lain, kekhawatiran terhadap potensi meluasnya konflik di Timur Tengah menjadi faktor utama yang membebani selera risiko investor,”
tutur Fanny.
Lantas untuk perdagangan hari ini Fanny memproyeksikan IHSG akan bergerak di level support 5.750-5.850, sementara level resist kisaran 5.900-5.950.

























