Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Minggu, 12 Jul 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Sepak Bola
  • DPR
  • Korupsi
  • prabowo
  • Purbaya
  • MBG
  • Piala Dunia 2026
  • iran
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Kesehatan / Ada Kusta di Antara Kita: Obatnya Gratis di Puskesmas, Pengidap Haram Dikucilkan!
Kesehatan

Ada Kusta di Antara Kita: Obatnya Gratis di Puskesmas, Pengidap Haram Dikucilkan!

Syifa Fauziahowrite-adi-briantika
Last updated: Juli 12, 2026 10:28 am
By
Syifa Fauziah
Syifa Fauziah
BySyifa Fauziah
Reporter
Seorang jurnalis di OWRITE Media, yang meliput pemberitaan seputar Gaya Hidup dan Entertainment.
Follow:
Adi Briantika
owrite-adi-briantika
ByAdi Briantika
Asred
Seorang jurnalis di OWRITE, yang meliput isu nasional, politik, hukum dan kriminal.
Follow:
4 jam lalu
Share
Ilustrasi penderita kusta.
Ilustrasi penderita kusta. (Dibuat oleh AI)
SHARE

Penyakit kusta masih menjadi ancaman kesehatan di Indonesia karena banyak kasus terlambat terdeteksi akibat stigma yang melekat di masyarakat. Padahal, kusta dapat disembuhkan sepenuhnya jika ditemukan sejak dini dan diobati hingga tuntas.

Daftar isi Konten
  • Segera Periksa
  • Diskriminasi

Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin menjelaskan bahwa kusta bukanlah penyakit kutukan, melainkan infeksi yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium leprae. Obat untuk menyembuhkan kusta telah tersedia secara gratis di fasilitas pelayanan kesehatan. 

“Kusta tidak perlu ditakuti. Begitu pasien mulai menjalani pengobatan, risiko penularannya langsung menurun secara signifikan. Karena itu yang paling penting adalah menemukan kasus sedini mungkin,”

ujar Budi dalam Konferensi Nasional Kusta 2026 bertema Percepatan Eliminasi Kusta: Komitmen Indonesia, dikutip pada Minggu, 12 Juli 2026.
Baca juga:
📰
Menkes Ingatkan Bahaya Saus Sachet, Bisa Picu Risiko Hipertensi Menteri Kesehatan RI, Budi Gunadi Sadikin, mengingatkan masyarakat agar tidak menganggap remeh…
Kasus TB di Indonesia Tembus 1,08 Juta, Kemenkes Terapkan Strategi… Tuberkulosis (TB) merupakan penyakit yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis. Bakteri ini…
Kemenkes Kembangkan Vaksin DBD Berbasis mRNA, Berpotensi Jadi yang Pertama… Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menghadirkan Vaksin Dengue Tetravalen Berbasis mRNA untuk mengurangi kasus…
  • Menkes Ingatkan Bahaya Saus Sachet, Bisa Picu Risiko Hipertensi
  • Kasus TB di Indonesia Tembus 1,08 Juta, Kemenkes Terapkan Strategi Baru Pelacakan…
  • Kemenkes Kembangkan Vaksin DBD Berbasis mRNA, Berpotensi Jadi yang Pertama di Dunia

Segera Periksa

Selain pengobatan, Budi menekankan pentingnya menghilangkan stigma yang selama ini menyebabkan banyak penderita enggan memeriksakan diri hingga akhirnya mengalami kecacatan yang sebenarnya dapat dicegah.

Honorary Chair The Nippon Foundation sekaligus WHO Goodwill Ambassador for Leprosy Elimination, Yohei Sasakawa, mengatakan penghapusan stigma harus berjalan beriringan dengan upaya penyembuhan penyakit. 

Eliminasi kusta tidak hanya berarti mengobati pasien, tetapi juga menghapus diskriminasi yang masih dialami oleh orang yang pernah menderita kusta dan keluarganya.

Diskriminasi

Pesan tersebut diperkuat oleh kisah penyintas kusta, Syamsul, yang menceritakan pengalaman menghadapi diskriminasi sejak kecil, mulai dari perundungan hingga perlakuan tidak manusiawi akibat minimnya pemahaman masyarakat tentang kusta.

Syamsul berharap penyintas kusta memperoleh kesempatan yang sama dalam pendidikan, pelayanan kesehatan, pekerjaan, serta kehidupan bermasyarakat.

“Kami bukan sekadar penerima bantuan. Kami ingin menjadi bagian dari pembangunan dan memiliki kesempatan yang sama untuk berkarya,”

kata dia.

Kementerian Kesehatan mengajak seluruh elemen masyarakat, pemerintah daerah, tokoh agama, dunia pendidikan, media, dan organisasi kemasyarakatan untuk bersama-sama membangun pemahaman yang benar tentang kusta sehingga tidak ada lagi penyintas yang mengalami diskriminasi akibat penyakit yang sebenarnya dapat disembuhkan.

Baca juga:
Perpres Prabowo soal LGBTQ Diprotes Amnesty, Dinilai Picu Diskriminasi dan… Amnesty International Indonesia merespons Peraturan Presiden atau Perpres yang mengklasifikasikan penyebaran budaya…
Kasus Dokter Icha Bikin Geger! Ada Dugaan Intimidasi Oknum DPRD,… Kasus meninggalnya dr Icha di Kabupaten Timor Tengah Utara, Nusa Tenggara Timur…
Benarkah Rokok Rasa Buah dan Mentol Dilarang Beredar? Ini Kata… Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Publik Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Aji Rokomyanmas memberi…
  • Perpres Prabowo soal LGBTQ Diprotes Amnesty, Dinilai Picu Diskriminasi dan Intimidasi
  • Kasus Dokter Icha Bikin Geger! Ada Dugaan Intimidasi Oknum DPRD, Perpres Baru…
  • Benarkah Rokok Rasa Buah dan Mentol Dilarang Beredar? Ini Kata Kemenkes
Tag:Budi Gunadi SadikinDiskriminasiKemenkesKustaMycobacterium lepraeWHO
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Syifa Fauziah
BySyifa Fauziah
Reporter
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE Media, yang meliput pemberitaan seputar Gaya Hidup dan Entertainment.
owrite-adi-briantika
ByAdi Briantika
Asred
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE, yang meliput isu nasional, politik, hukum dan kriminal.
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Trending di OWRITE
PDIP Abu-abu: Cermin Gengsi Gabung Pemerintah, Persulit Diri Cari Simpati Publik
By Rahmat Tunny
Momen keakraban Presiden Prabowo Subianto dan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri. Doc: IG Prabowo Subianto
1
Fenomena Warga Patungan Bikin Jalan: Saat Gotong Royong Kalahkan Proyek Kosmetik Daerah
By Adi Briantika
Pengendara melewati akses darurat di Jembatan Kalawi Limau Manih, Pauh, Padang, Sumatera Barat, Selasa (7/7/2026).
2
Dampak Warga Patungan Perbaiki Jalan-Jembatan Rusak: Pemda Lolos Jerat Hukum?
By Adi Briantika
Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo (tengah) meninjau Jembatan Enang-Enang di Desa Arul Cincin, Kecamatan Pintu Rime Gayo, Kabupaten Bener Meriah, Aceh, Rabu (8/7/2026).
3
Bongkar Dompet di Hari Terakhir PRJ 2026: Diskon Barang Gila-gilaan Plus Goyang Bareng NDX A.K.A
By Ani Ratnasari
Suasana hari terakhir PRJ 2026, Minggu, 12 Juli.
4
Raja Sawit Ompong Regulasi: Nihil Aturan Khusus, Indonesia Kalah Sat-set dari Malaysia
By Rahmat Tunny
Pekerja mengumpulkan biji buah sawit yang terpisah dari tandanya di salah satu pengepul di Pangalle, Kabupaten Mamuju Tengah, Sulawesi Barat, Kamis (11/6/2026).
5

BERITA LAINNYA

Ilustrasi makanan sehat
Kesehatan

Cara Memahami Indeks Glikemik Makanan agar Pola Makan Lebih Sehat

Saat memilih makanan, banyak orang hanya berfokus pada jumlah kalori atau kandungan…

Ossid Duha Jussas SalmaIvan OWRITE
By
Ossid Duha Jussas Salma
Ivan Syahruna Lubis
22 jam lalu
Ilustrasi Fatty Liver Kini Banyak Menyerang Usia 30-an
Kesehatan

Fatty Liver Kini Banyak Menyerang Usia 30-an, Dokter IPB Ungkap Penyebab dan Cara Mencegahnya

Kasus perlemakan hati atau fatty liver yang dikenal sebagai metabolic dysfunction-associated steatotic…

Syifa FauziahIvan OWRITE
By
Syifa Fauziah
Ivan Syahruna Lubis
1 hari lalu
Kesehatan

Menkes Ingatkan Bahaya Saus Sachet, Bisa Picu Risiko Hipertensi

Menteri Kesehatan RI, Budi Gunadi Sadikin, mengingatkan masyarakat agar tidak menganggap remeh…

Hilwa UrwatulIvan OWRITE
By
Hilwa Urwatul Wutsqa
Ivan Syahruna Lubis
2 hari lalu
Ilustrasi Tuberkulosis (TB) merupakan penyakit menular
Kesehatan

Kasus TB di Indonesia Tembus 1,08 Juta, Kemenkes Terapkan Strategi Baru Pelacakan Kontak Erat

Tuberkulosis (TB) merupakan penyakit yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis. Bakteri ini…

Syifa FauziahIvan OWRITE
By
Syifa Fauziah
Ivan Syahruna Lubis
3 hari lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up