Nilai tukar rupiah dan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kompak menguat pada penutupan perdagangan Selasa, 14 Juli 2026. Rupiah menguat 0,10 persen ke level Rp18.091 per dolar Amerika Serikat (AS), dan IHSG menguat tipis 0,03 persen ke level 6.039.
Berdasarkan data perdagangan, sejumlah nilai tukar Asia ditutup menguat yakni Yuan Tiongkok (CNY) 0,02 persen, Yen Jepang (JPY) menguat 0,04 persen, Dolar Singapura (SGD) berotot 0,11 persen, serta Won Korea (KRW) perkasa 0,18 persen melawan dolar AS.
Pengamat pasar uang dan komoditas Ibrahim Assuaibi mengungkapkan, menguatnya rupiah pada penutupan perdagangan hari ini karena respons positif pasar terkait laporan S&P Global Ratings terkait peringkat utang Indonesia, dan memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia akan mencapai 5 persen.
Pasar merespons positif setelah S&P Global Ratings memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia akan mencapai 5 persen setiap tahunnya sampai dengan tiga tahun ke depan di tengah kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM),”
ujar Ibrahim dalam laporannya Selasa, 14 Juli 2026.
Upaya Hilirisasi RI Disambut Positif


Selain itu, S&P menilai kebijakan pemerintah terkait dengan hilirisasi dan penguatan kontrol terhadap sumber daya mineral berpotensi meningkatkan pertumbuhan penerimaan dan penghasilan ekspor.
Namun, pada perdagangan Rabu besok, 15 Juli nilai tukar rupiah diperkirakan akan bergerak melemah di kisaran Rp18.090 hingga Rp18.140 per dolar AS.
422 Saham Menghijau
Di samping itu, nilai transaksi IHSG tercatat sebesar Rp16,7 triliun dengan melibatkan 35,2 miliar saham dalam 2,8 juta kali transaksi. Sebanyak 422 saham naik, 165 tidak bergerak, dan 206 turun.


Dilansir dari Stockbit, saham yang mengalami kenaikan tertinggi atau top gainer diantaranya:
- PT Asia Sejahtera Mina Tbk (AGAR) menguat 25 persen ke Rp260
- PT Prodia Diagnostic Line Tbk (PRDL) menghijau 25 persen ke Rp340
- PT Sekar Bumi Tbk (SKBM) menguat 24,55 persen ke Rp685
Sedangkan saham yang mengalami penurunan terdalam alias top loser sebagai berikut:
- PT Niramas Utama Tbk (JELI) amblas 14,90 persen ke Rp1.085
- PT Perdana Bangun Pusaka Tbk (KONI) melemah 14,85 persen ke Rp2.810
- PT Kioson Komersial Indonesia Tbk (KIOS) melemah 13,89 persen ke Rp93






















