Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) anjlok pada pembukaan perdagangan Senin, 14 Juli 2026. IHSG diperdagangkan melemah 0,31 persen ke level 6.019.
Nilai transaksi IHSG sebesar Rp2 triliun, dengan melibatkan 2,5 miliar saham dalam 320 ribu kali transaksi. Sebanyak 193 saham turun, 221 tidak bergerak, dan 268 naik.
Head of Retail Research BNI Sekuritas Fanny Suherman memperkirakan IHSG akan menguat pada perdagangan hari ini. Pendorong penguatan ini berasal dari Standard & Poor’s atau S & P Global Ratings yang mempertahankan peringkat utang Indonesia.
IHSG berpotensi naik kembali jika menembus 6.050 dengan target di 6.150 short term. Katalisnya adalah S&P tetapkan stable outlook untuk Indonesia,”
kata Fanny dalam risetnya, Selasa, 14 Juli 2026.
Konflik Iran Memanas
Fanny mengatakan bursa saham di kawasan Asia bergerak beragam pada Senin, 13 Juli. Kondisi itu setelah konflik di kawasan Teluk semakin memanas setelah Iran mengklaim kembali menutup Selat Hormuz, salah satu jalur vital yang jadi rute lebih dari 20 persen pasokan minyak dunia.
Iran mengklaim telah menutup Selat Hormuz, jalur pelayaran penting bagi perdagangan minyak dunia sehingga menimbulkan lonjakan harga minyak dan kembali meningkatkan kekhawatiran terhadap inflasi global,”
jelas Fanny.
Selain itu, investor memperkirakan peluang kenaikan suku bunga oleh The Fed meningkat. Kondisi itu menjelang kesaksian pertama Ketua The Fed Kevin Warsh di hadapan Kongres pada Selasa waktu AS.
Pasar juga menantikan data inflasi AS periode bulan Juni yang akan dirilis Selasa. Diperkirakan data inflasi sedikit melambat dari level 4,2 persen.
Adapun pada perdagangan Senin kemarin, indeks Nikkei 225 melemah 1,9 persen dan Topix turun 0,7 persen. Sementara, di Korea Selatan, indeks Kospi anjlok 9 persen dan Kosdaq melemah 4,5 persen.
Lalu, untuk Hang Seng Hong Kong naik sebesar 0,16 persen, ASX 200 Australia bertambah 0,03 persen, dan Taiex Taiwan menguat 0,06 persen.
Lantas, untuk perdagangan hari ini, Fanny memproyeksikan bahwa IHSG akan bergerak di level support 5.970 hingga 6.000. Sementara, level resist IHSG di kisaran 6.100 hingga 6.150.























