Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Rabu, 15 Jul 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Sepak Bola
  • DPR
  • Korupsi
  • prabowo
  • Piala Dunia 2026
  • MBG
  • Purbaya
  • iran
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Ekonomi Bisnis / ICW Bongkar Dugaan Mark Up Rp5,5 T di KDMP, Purbaya Bakal Bayar yang Lolos Audit
Ekonomi Bisnis

ICW Bongkar Dugaan Mark Up Rp5,5 T di KDMP, Purbaya Bakal Bayar yang Lolos Audit

Nisa-OWRITEdusep-malik
Last updated: Juli 15, 2026 2:51 pm
By
Anisa Aulia
Nisa-OWRITE
ByAnisa Aulia
Reporter
Anisa Aulia adalah jurnalis di OWRITE dengan pengalaman lebih dari 4 tahun di VIVA.co.id dan Liputan6.com. Selama karirinya meliput ekonomi bisnis, dengan fokus isu ekonomi makro...
Follow:
Dusep Malik
dusep-malik
ByDusep Malik
Redaktur
Seorang senior editor di OWRITE Media, yang fokus pada pemberitaan seputar Bisnis, Ekonomi, Politik dan Peristiwa.
Follow:
3 jam lalu
Share
Pengurus koperasi membawa perlengkapan mobil pick up saat penyerahan kendaraan operaslional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Temanggung.
Pengurus koperasi membawa perlengkapan mobil pick up saat penyerahan kendaraan operaslional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Temanggung. (Foto: ANTARA FOTO/Anis Efizudin).
SHARE

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa buka suara terkait temuan Indonesian Corruption Watch (ICW) mengenai dugaan penggelembungan dana, dalam proyek pengadaan mobil pikap untuk program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP).

Purbaya mengatakan, proses pencairan anggaran untuk pengadaan mobil pikap akan dilakukan melalui audit. Nantinya, Kementerian Keuangan hanya akan mencairkan anggaran yang sudah lolos audit.

Itu kan nanti diaudit. Saya terima, saya bayar yang diaudit aja,”

ujar Purbaya di Jakarta, Rabu, 15 Juli 2026.
Baca juga:
Kejagung Turunkan Sembilan Jaksa Khusus Usut Kasus Febrie, Mayoritas Eks… Kejaksaan Agung (Kejagung) menunjuk sembilan jaksa khusus yang akan menangani kasus dugaan…
Ketua KPK Respons Desakan Ambil Alih Kasus Eks Jampidsus: Biarkan… Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Setyo Budiyanto, belum membuka peluang lembaganya mengambil…
Rumah Anggota BPK Bobby Rizaldi Digeledah KPK, Barang Bukti Disita… Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggeledah kediaman Anggota 5 Badan Pemeriksa Keuangan (BPK)…
  • Kejagung Turunkan Sembilan Jaksa Khusus Usut Kasus Febrie, Mayoritas Eks Penyidik KPK
  • Ketua KPK Respons Desakan Ambil Alih Kasus Eks Jampidsus: Biarkan Kejagung Berproses…
  • Rumah Anggota BPK Bobby Rizaldi Digeledah KPK, Barang Bukti Disita dalam Kasus…

Purbaya menyebut, hingga saat ini belum menerima data yang menjadi temuan ICW. Lembaga itu mengatakan akan melaporkan temuan ini ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Enggak ada, saya belum lihat,”

katanya.

Temuan ICW

Petugas mengendarai truk Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP)
Petugas mengendarai truk Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) saat pendistribusian di kawasan Monumen Simpang Lima Gumul, Kabupaten Kediri, Jawa Timur (ANTARA FOTO/Prasetia Fauzani/tom)

Adapun ICW dalam laporannya mengatakan bahwa telah melakukan pemantauan terhadap rencana pengadaan mobil pikap 4×4 untuk KDMP yang dilaksanakan oleh PT Agrinas Pangan Nusantara (PT APN). 

Hasil pemantauan menunjukkan sejumlah persoalan mendasar. Pertama, PT APN diduga belum memiliki pedoman pengadaan barang atau jasa dan SOP yang diwajibkan bagi BUMN, sehingga membuka ruang penggunaan diskresi tanpa mekanisme pengendalian yang memadai. 

Kedua, proses perencanaan pengadaan dinilai tidak didasarkan pada identifikasi kebutuhan yang komprehensif. Pemilihan kendaraan pikap 4×4 berpotensi mengalami over-specification. 

ICW menemukan bahwa pengadaan tidak dilakukan secara langsung kepada produsen Mahindra & Mahindra, melainkan melalui PT Bumi Indo Gemilang (PT BIG). Rekam jejak, kapasitas operasional, pengalaman impor kendaraan, serta kesiapan layanan purna jual PT BIG juga dipertanyakan mengingat nilai proyek yang sangat besar.

Berdasarkan analisis data ekspor-impor, ICW memperkirakan harga pembelian mobil oleh PT BIG dari produsen berada pada kisaran Rp14,85 triliun hingga Rp15,53 triliun. Sedangkan nilai transaksi yang disampaikan PT APN mencapai sekitar Rp20,4 triliun. 

Artinya ada selisih sebesar Rp4,86–Rp5,54 triliun mengindikasikan adanya potensi perburuan rente melalui margin yang tidak sebanding dengan nilai tambah yang diberikan oleh perantara. 

ICW Rekomendasikan Dihentikan

Agrinas Impor Mobil Pikap Mahindra & Mahindra dari India. (Sumber: Dok. Mahindra)
Agrinas Impor Mobil Pikap Mahindra & Mahindra dari India. (Sumber: Dok. Mahindra)

ICW menilai, hal itu mencerminkan opportunity cost yang besar karena berpotensi mengurangi kemampuan negara membiayai program publik yang lebih bermanfaat, seperti subsidi perumahan.

Secara keseluruhan, temuan ICW menunjukkan bahwa pengadaan mobil pikap KDMP berpotensi tidak memenuhi prinsip transparansi, akuntabilitas, efisiensi, dan persaingan usaha yang sehat,”

kata ICW dalam laporannya.

Untuk itu, ICW merekomendasikan penghentian sementara KDMP, pembukaan seluruh dokumen pengadaan kepada publik, serta penyelidikan oleh aparat penegak hukum untuk memastikan tidak terjadi praktik perburuan rente maupun penyalahgunaan kewenangan dalam penggunaan keuangan negara.

Baca juga:
Kasus Eks Jampidsus Jadi Sorotan, Analis: KPK, Polri dan Kejaksaan… Analis politik Exposit Strategic, Arif Susanto menilai penanganan kasus dugaan korupsi dan…
Patriot dan Merah Putih Bond Digugat ke MK, Purbaya Bakal… Koalisi Anti-Pencucian Uang Danantara menggugat uji materiil atas Undang-Undang Nomor 4 Tahun…
Rupiah Tembus Rp18.000, Purbaya: Nggak Apa-apa Investor Akan Masuk Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa merespons terkait nilai tukar rupiah yang menembus…
  • Kasus Eks Jampidsus Jadi Sorotan, Analis: KPK, Polri dan Kejaksaan Diduga Saling…
  • Patriot dan Merah Putih Bond Digugat ke MK, Purbaya Bakal Kirim Ahli…
  • Rupiah Tembus Rp18.000, Purbaya: Nggak Apa-apa Investor Akan Masuk
Tag:ICWKDMPKopdes Merah PutihKPKMark UpPikapPurbaya
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Nisa-OWRITE
ByAnisa Aulia
Reporter
Follow:
Anisa Aulia adalah jurnalis di OWRITE dengan pengalaman lebih dari 4 tahun di VIVA.co.id dan Liputan6.com. Selama karirinya meliput ekonomi bisnis, dengan fokus isu ekonomi makro serta berbagai kebijakan ekonomi yang memengaruhi dunia usaha dan perekonomian Indonesia.
dusep-malik
ByDusep Malik
Redaktur
Follow:
Seorang senior editor di OWRITE Media, yang fokus pada pemberitaan seputar Bisnis, Ekonomi, Politik dan Peristiwa.
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Trending di OWRITE
Gibran Dikenal karena Jokowi Itu Hal Biasa, Sudah Jadi Budaya Politik di Indonesia
By Rahmat Tunny
Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka (kiri) menyapa warga dan pekerja saat meninjau perkebunan di Kabupaten Manokwari Selatan, Papua Barat.
1
Spanyol Gilas Prancis 2-0! Mbappe Frustrasi, La Roja Melaju ke Final Piala Dunia 2026
By Hadi Febriansyah
Pemain Timnas Spanyol selebrasi usai cetak gol ke gawang Prancis.
2
Trump Mau Ambil Alih Selat Hormuz, Iran Balas Ultimatum: Kami akan Paksa AS Tunduk!
By Natania Longdong
Ilustrasi foto Selat Hormuz memanas imbas militer AS dan Iran saling serang.
3
Eks Jampidsus jadi Tersangka Korupsi, Kejagung Klaim Tancap Gas Usut Skandal MBG
By Rahmat Baihaqi
Kapuspenkum Kejagung, Anang Supriatna
4
Prabowo Jangan Diam, Segera Ganti Kapolri, Jaksa Agung, Panglima TNI, dan Menhan
By Rahmat Tunny
Gambar ilustrasi Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Menhan Sjafrie Sjamsoeddin, Jaksa Agung ST Burhanuddin, dan Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto
5

BERITA LAINNYA

Pekerja membersihkan lantai di depan layar digital yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Jumat (28/6/2024).
Ekonomi Bisnis

IHSG Ditutup Menghijau 0,04 Persen, Rupiah Menguat Rp18.068 per Dolar AS 

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dan Nilai tukar rupiah ditutup menguat pada…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep Malik
6 menit lalu
Nelayan menjaring dan mencari udang rebon di kawasan pesisir Pantai Desa Pasar Aceh, Johan Pahlawan, Aceh Barat, Aceh, Sabtu (11/7/2026). Para nelayan pencari udang rebon di kawasan itu mampu mengumpulkan delapan hingga 15 kilogram per hari yang kemudian dipasarkan baik secara langsung di pasar lokal maupun dipasok ke beberapa daerah seperti Kota Langsa, Aceh Utara, Nagan Raya dan Medan Sumatera Utara untuk bahan baku pembuatan terasi dengan harga jual Rp10.000 hingga Rp13.000 per kilogram tergantung kualitas. (ANTARA FOTO/Syifa Yulinnas)
Ekonomi Bisnis

Sudah Ada KUR Berjalan, PKS Usul Bank Baru Khusus Petani dan Nelayan

Ketua DPP PKS Bidang Petani, Peternak, dan Nelayan (BPPN) Riyono Caping, mengusulkan…

Rika PangestiAmin-Suciady-Owrite
By
Rika Pangesti
Amin Suciady
51 menit lalu
Petugas SPBU melayani pengisian bahan bakar minyak (BBM) Biosolar B50 ke truk angkut barang di SPBU Pertamina Ahmad Yani, Semarang, Jawa Tengah. (Sumber: Antara Foto/Aprillio Akbar/nz)
Ekonomi Bisnis

Indef Desak Aparat Bidik Bos Tambang Pemakai Solar Subsidi, Bukan Cuma Pengecer

Indef Green Transition Initiative (GTI) menilai penegakan hukum terhadap penyalahgunaan solar subsidi…

iren natania longdongdusep-malik
By
Natania Longdong
Dusep Malik
1 jam lalu
Ilustrasi uang dolar
Ekonomi Bisnis

Utang Luar Negeri RI Tembus US$444,4 Miliar per Mei 2026, Masih Aman Naik Rp83,1 T?

Bank Indonesia (BI) melaporkan, posisi Utang Luar Negeri (ULN) Indonesia mencapai US$444,4…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep Malik
1 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up