Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Rabu, 15 Jul 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Sepak Bola
  • DPR
  • Korupsi
  • prabowo
  • MBG
  • Purbaya
  • Piala Dunia 2026
  • iran
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Ekonomi Bisnis / Utang Luar Negeri RI Tembus US$444,4 Miliar per Mei 2026, Masih Aman Naik Rp83,1 T?
Ekonomi Bisnis

Utang Luar Negeri RI Tembus US$444,4 Miliar per Mei 2026, Masih Aman Naik Rp83,1 T?

Nisa-OWRITEdusep-malik
Last updated: Juli 15, 2026 12:59 pm
By
Anisa Aulia
Nisa-OWRITE
ByAnisa Aulia
Reporter
Anisa Aulia adalah jurnalis di OWRITE dengan pengalaman lebih dari 4 tahun di VIVA.co.id dan Liputan6.com. Selama karirinya meliput ekonomi bisnis, dengan fokus isu ekonomi makro...
Follow:
Dusep Malik
dusep-malik
ByDusep Malik
Redaktur
Seorang senior editor di OWRITE Media, yang fokus pada pemberitaan seputar Bisnis, Ekonomi, Politik dan Peristiwa.
Follow:
1 jam lalu
Share
Ilustrasi uang dolar
Ilustrasi uang dolar (Foto: freepik)
SHARE

Bank Indonesia (BI) melaporkan, posisi Utang Luar Negeri (ULN) Indonesia mencapai US$444,4 miliar per Mei 2026. Jumlah itu naik US$4,6 miliar atau setara Rp83,17 triliun (kurs Rp18.080 per dolar AS) bila dibandingkan posisi April 2026 yang sebesar US$439,8 miliar.

Daftar isi Konten
  • Penyebab Kenaikan
  • Utang Swasta Kontraksi
  • Masih Sehat

Kepala Departemen Komunikasi BI Ramdan Denny Prakoso mengatakan meski mengalami kenaikan, posisi utang luar negeri RI masih tetap dalam kondisi terjaga. 

Posisi ULN Indonesia pada Mei 2026 tercatat sebesar US$444,4 miliar, atau secara tahunan tumbuh sebesar 2,1 persen yoy (year on year), sedikit lebih tinggi dibandingkan dengan pertumbuhan pada April 2026 sebesar 2,0 persen yoy,”

ujar Denny dalam keterangannya Rabu, 15 Juli 2026.
Baca juga:
Rating Utang RI Masih Aman Dilihat S&P Global, BI-OJK Langsung… Bank Indonesia (BI) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) merespons terkait afirmasi S&P…
Mirae Asset Pangkas Proyeksi Ekonomi RI, 2026 Cuman Bisa Tumbuh… Mirae Asset Sekuritas Indonesia memangkas proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia untuk 2026 dan…
IMF Bongkar Nasib Ekonomi Asia 2026, Indonesia Jadi Salah Satu… Dana Moneter Internasional (International Monetary Fund/IMF) memproyeksikan ekonomi Indonesia masih tetap tumbuh…
  • Rating Utang RI Masih Aman Dilihat S&P Global, BI-OJK Langsung Pasang Strategi…
  • Mirae Asset Pangkas Proyeksi Ekonomi RI, 2026 Cuman Bisa Tumbuh 4,8 Persen
  • IMF Bongkar Nasib Ekonomi Asia 2026, Indonesia Jadi Salah Satu yang Bertahan?

Penyebab Kenaikan

Kepala Departemen Komunikasi BI Ramdan Denny Prakoso (sumber: Owrite/Anisa Aulia)
Kepala Departemen Komunikasi BI Ramdan Denny Prakoso (sumber: Owrite/Anisa Aulia)

Denny menjelaskan, kenaikan utang luar negeri Indonesia ini dipengaruhi oleh pertumbuhan ULN publik, baik pemerintah maupun bank sentral di tengah kontraksi pertumbuhan ULN swasta.

Perkembangan tersebut dipengaruhi oleh pertumbuhan ULN publik, baik pemerintah maupun bank sentral, di tengah kontraksi pertumbuhan ULN swasta yang lebih rendah,”

tuturnya.

Adapun posisi ULN pemerintah pada Mei 2026 sebesar US$217,3 miliar atau secara tahunan tumbuh sebesar 3,7 persen yoy, relatif stabil dibandingkan dengan pertumbuhan pada bulan April 2026.

Denny menuturkan perkembangan ULN pemerintah tersebut terutama dipengaruhi oleh aliran masuk pada Surat Berharga Negara (SBN) internasional, yang mencerminkan kepercayaan investor terhadap prospek perekonomian Indonesia yang terjaga, di tengah pembayaran neto pinjaman luar negeri pemerintah yang jatuh tempo. 

Pemerintah tetap berkomitmen untuk menjaga kredibilitas dengan memenuhi kewajiban pembayaran pokok dan bunga utang secara tepat waktu, serta mengelola ULN secara prudent, terukur, dan fleksibel untuk mewujudkan pembiayaan yang efisien dan optimal,”

tuturnya.

Utang Swasta Kontraksi

Suasana proyek pembangunan Light Rail Transit (LRT) Jakarta Fase 1B di kawasan Manggarai, Jakarta, Rabu (29/4/2026). PT Waskita Karya (Persero) Tbk mencatat progres pembangunan LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai hingga April 2026 telah mencapai 91,82 persen.
Suasana proyek pembangunan Light Rail Transit (LRT) Jakarta Fase 1B di kawasan Manggarai, Jakarta, Rabu (29/4/2026). PT Waskita Karya (Persero) Tbk mencatat progres pembangunan LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai hingga April 2026 telah mencapai 91,82 persen. (ANTARA FOTO/Rakha Raditya Yahya/dr/YU)

Denny melanjutkan, posisi ULN swasta pada Mei 2026 tercatat sebesar US$195,9 miliar atau mengalami kontraksi sebesar 0,1 persen secara tahunan. Kontraksi tersebut lebih terbatas dibandingkan dengan kontraksi sebesar 0,5 persen pada April 2026. 

Perkembangan tersebut terutama didorong oleh ULN kelompok peminjam lembaga keuangan yang secara tahunan mencatatkan kontraksi sebesar 0,8 persen yoy, lebih rendah dibandingkan dengan kontraksi pada April 2026 sebesar 5,0 persen yoy,”

katanya.

Denny mengatakan, untuk ULN swasta tetap didominasi oleh utang jangka panjang dengan pangsa mencapai 74,9 persen terhadap total ULN swasta.

Masih Sehat

Denny memastikan, struktur ULN Indonesia tetap sehat didukung oleh penerapan prinsip kehati-hatian dalam pengelolaannya. Hal ini tercermin dari rasio ULN Indonesia terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) yang tercatat sebesar 29,9 persen pada Mei 2026 dan didominasi oleh ULN jangka panjang dengan pangsa mencapai 83,9 persen dari total ULN. 

Adapun dalam rangka menjaga agar struktur ULN tetap sehat, Bank Indonesia dan Pemerintah terus memperkuat koordinasi dalam pemantauan perkembangan ULN. 

Indonesia akan terus mengoptimalkan peran ULN untuk menopang pembiayaan pembangunan dan mendorong pertumbuhan ekonomi nasional yang berkelanjutan. Upaya tersebut dilakukan dengan meminimalkan risiko yang dapat memengaruhi stabilitas perekonomian,”

imbuhnya.
Baca juga:
Belanja Masyarakat Belum Pulih, Penjualan Eceran Mei 2026 Turun Bank Indonesia (BI) mengungkapkan kinerja penjualan eceran turun sebesar -1,5 persen secara…
ADB Pangkas Proyeksi Ekonomi Asia-Pasifik Jadi 4,9 Persen, Ingatkan Soal… Asian Development Bank (ADB) menurunkan proyeksi pertumbuhan ekonomi negara berkembang di kawasan…
Rupiah Tersungkur ke Rp18.079 per Dolar AS, Imbas Memanas Timur… Nilai tukar rupiah tak berkutik melawan dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan…
  • Belanja Masyarakat Belum Pulih, Penjualan Eceran Mei 2026 Turun
  • ADB Pangkas Proyeksi Ekonomi Asia-Pasifik Jadi 4,9 Persen, Ingatkan Soal Krisis Energi
  • Rupiah Tersungkur ke Rp18.079 per Dolar AS, Imbas Memanas Timur Tengah
Tag:Bank IndonesiaPertumbuhan EkonomiSBNUtang Luar NegeriUtang swasta
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Nisa-OWRITE
ByAnisa Aulia
Reporter
Follow:
Anisa Aulia adalah jurnalis di OWRITE dengan pengalaman lebih dari 4 tahun di VIVA.co.id dan Liputan6.com. Selama karirinya meliput ekonomi bisnis, dengan fokus isu ekonomi makro serta berbagai kebijakan ekonomi yang memengaruhi dunia usaha dan perekonomian Indonesia.
dusep-malik
ByDusep Malik
Redaktur
Follow:
Seorang senior editor di OWRITE Media, yang fokus pada pemberitaan seputar Bisnis, Ekonomi, Politik dan Peristiwa.
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Trending di OWRITE
Gibran Dikenal karena Jokowi Itu Hal Biasa, Sudah Jadi Budaya Politik di Indonesia
By Rahmat Tunny
Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka (kiri) menyapa warga dan pekerja saat meninjau perkebunan di Kabupaten Manokwari Selatan, Papua Barat.
1
Spanyol Gilas Prancis 2-0! Mbappe Frustrasi, La Roja Melaju ke Final Piala Dunia 2026
By Hadi Febriansyah
Pemain Timnas Spanyol selebrasi usai cetak gol ke gawang Prancis.
2
Trump Mau Ambil Alih Selat Hormuz, Iran Balas Ultimatum: Kami akan Paksa AS Tunduk!
By Natania Longdong
Ilustrasi foto Selat Hormuz memanas imbas militer AS dan Iran saling serang.
3
Prabowo Jangan Diam, Segera Ganti Kapolri, Jaksa Agung, Panglima TNI, dan Menhan
By Rahmat Tunny
Gambar ilustrasi Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Menhan Sjafrie Sjamsoeddin, Jaksa Agung ST Burhanuddin, dan Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto
4
Kabar Baik! Pertamina Turunkan Harga Gas LPG 5,5 Kg Jadi Rp103.000 per 14 Juli 2026
By Natania Longdong
Pekerja memasang segel pada tabung gas 12 kg di distributor gas nonsubsidi di Bandung, Jawa Barat
5

BERITA LAINNYA

Pengurus koperasi membawa perlengkapan mobil pick up saat penyerahan kendaraan operaslional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Temanggung.
Ekonomi Bisnis

ICW Bongkar Dugaan Mark Up Rp5,5 T di KDMP, Purbaya Bakal Bayar yang Lolos Audit

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa buka suara terkait temuan Indonesian Corruption Watch…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep Malik
5 menit lalu
Kendaraan antre untuk mengisi Bahan Bakar Minyak (BBM) di SPBU Kecamatan Sidikalang, Kabupaten Dairi, Sumatera Utara. (Sumber: Antara Foto/Yudi Manar/bar)
Ekonomi Bisnis

Indef Bongkar Biang Kerok Kelangkaan Solar Subsidi, Ternyata Gegara Hal Ini

Indef Green Transition Initiative (GTI) menilai bahwa kelangkaan solar subsidi yang terjadi…

iren natania longdongdusep-malik
By
Natania Longdong
Dusep Malik
21 menit lalu
Ilustrasi Pengeboran Lepas Pantai. (Sumber: Unsplash/Maria Lupan)
Ekonomi Bisnis

Harga Minyak Melonjak ke US$85,77 per Barel Imbas AS Kembali Gempur Iran

Amerika Serikat (AS) melancarkan gelombang serangan baru terhadap Iran, dan Washington kembali…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep Malik
2 jam lalu
Ilustrasi emas batangan. (Sumber: Unsplash/Zlaťáky.cz)
Ekonomi Bisnis

Harga Emas Hari Ini 15 Juli 2026: Global dan Antam Sama-sama Berkilau Cerah 

Harga emas dunia kembali menguat tipis pada perdagangan Rabu, 15 Juli 2026…

Syifa Fauziahdusep-malik
By
Syifa Fauziah
Dusep Malik
4 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up