Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Rabu, 2 Sep 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • DPR
  • KPK
  • Sepak Bola
  • prabowo
  • Korupsi
  • MBG
  • Prabowo Subianto
  • Piala Dunia 2026
  • Purbaya
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Nasional / Skema Kopdes Merah Putih Disarankan Dievaluasi, Jangan Cuma Kejar Jumlah
Nasional

Skema Kopdes Merah Putih Disarankan Dievaluasi, Jangan Cuma Kejar Jumlah

Syifa FauziahHardani Triyoga
Last updated: Juli 16, 2026 8:27 pm
By
Syifa Fauziah
Syifa Fauziah
BySyifa Fauziah
Reporter
Seorang jurnalis di OWRITE Media, yang meliput pemberitaan seputar Gaya Hidup dan Entertainment.
Follow:
Hardani Triyoga
Hardani Triyoga
ByHardani Triyoga
Asisten Redaktur
Hardani Triyoga adalah jurnalis di OWRITE yang berfokus pada peliputan isu nasional, politik, peristiwa, dan dinamika perkotaan.
Follow:
2 bulan lalu
Share
Gedung Koperasi Merah Putih Kelurahan Baruga yang telah rampung dibangun di Kendari, Sulawesi Tenggara
Seorang Bintara Pembina Gedung Koperasi Merah Putih Kelurahan Baruga yang telah rampung dibangun di Kendari, Sulawesi Tenggara, Kamis (19/2/2026). Kementerian Koperasi menyatakan telah selesai membangun sebanyak 1.000 unit Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes) Merah Putih dari target 80 ribu unit. (ANTARA FOTO/Andry Denisah/foc.)
SHARE

The Indonesian Institute (TII) menilai implementasi Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) atau Kopdes masih berisiko menjauh dari prinsip demokrasi ekonomi. Implementasi Kopdes dinilai terlalu berpusat pada pemerintah.

Lembaga tersebut mengingatkan keberhasilan koperasi seharusnya tak hanya diukur dari jumlah yang terbentuk. Namun, juga dari tata kelola yang demokratis, partisipasi masyarakat, dan keberlanjutan usahanya.

Manajer Riset dan Program TII Felia Primaresti mengatakan konsep Indonesia Incorporated yang disampaikan Presiden Prabowo Subianto semestinya menempatkan koperasi, UMKM, BUMN, dan sektor swasta sebagai mitra strategis dalam ekosistem ekonomi nasional.

Baca juga:
Purbaya Bongkar Syarat Ekonomi RI Bisa Serap Tenaga Kerja: Harus… Ekonomi Indonesia masih mampu tumbuh di atas 5 persen di tengah ketidakpastian…
Nelayan Pati Ungkap Dampak Konflik: Investor Takut Masuk, Ekonomi Daerah… Polemik yang terjadi di Kabupaten Pati, Jawa Tengah mulai dikhawatirkan berdampak ke…
PPPK Tak Lagi Jadi Beban Daerah, Pemerintah Siapkan Skema Baru… Wakil Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR RI Muhidin Mohamad Said memastikan pemerintah…
  • Purbaya Bongkar Syarat Ekonomi RI Bisa Serap Tenaga Kerja: Harus Tumbuh Lebih…
  • Nelayan Pati Ungkap Dampak Konflik: Investor Takut Masuk, Ekonomi Daerah Terancam
  • PPPK Tak Lagi Jadi Beban Daerah, Pemerintah Siapkan Skema Baru Lewat APBN

Namun, menurutnya, implementasi Kopdes belum sepenuhnya mencerminkan semangat tersebut.

Felia menyinggung implementasi Kopdes masih menempatkan PT Agrinas Pangan Nusantara sebagai pengelola pada fase awal dengan pengadaan yang terpusat.

Serta melibatkan aparat TNI dalam pendampingan. Pendekatan ini masih sangat state-led, sehingga ruang bagi koperasi, BUMDes, UMKM, dan sektor swasta untuk tumbuh melalui kolaborasi yang setara menjadi kurang optimal,”

kata Felia dalam keterangan resminya, Kamis, 16 Juli 2026.

Felia menambahkan, pembentukan kopdes secara terpusat perlu dievaluasi agar bisa beri ruang partisipasi yang bermakna bagi masyarakat desa. Menurutnya, koperasi yang sehat harus lahir dari kebutuhan lokal.

Selain itu, dikelola secara demokratis serta mampu berkembang secara mandiri dan berkelanjutan.

Dalam kajian Policy Assessment 2026, TII juga menemukan sejumlah potensi persoalan dalam implementasi KDKMP. Hal itu mulai dari kekhawatiran penggunaan dana desa, potensi tumpang tindih dengan BUMDes dan koperasi yang telah ada.

TII juga menyoroti minimnya ruang deliberasi masyarakat dalam proses pembentukan koperasi. Jika tidak diperbaiki, kondisi itu dinilai bisa mengurangi legitimasi program dan rasa memiliki masyarakat terhadap koperasi.

Pandangan serupa disampaikan anggota Dewan Pimpinan Nasional APINDO, Lishia Erza. Ia menilai konsep Indonesia Incorporated seharusnya jadi orkestrasi seluruh kekuatan ekonomi nasional.

Koperasi Desa Merah Putih Buka 35.476 Lowongan Kerja, Simak Posisi dan Syaratnya

Dia menekankan konsep itu dengan pemerintah sebagai pembuat kebijakan. Lalu, dunia usaha sebagai penggerak ekonomi, dan pembiayaan sebagai pengungkit.

Menurutnya, keberhasilan program harus diukur melalui tata kelola yang baik, evaluasi berkelanjutan, serta dampak nyata bagi masyarakat.

Adapun Direktur Eksekutif INDEF Esther Sri Astuti menyampaikan keberlanjutan Kopdes bergantung pada pendekatan bottom-up.

Ia menyarankan agar pemerintah mulai implementasi melalui proyek percontohan atau pilot project.

Baca juga:
Kabar Baik Buat Guru PPPK! Purbaya Siapkan Rp31 Triliun Ubah… Pemerintah menyiapkan alokasi anggaran sebesar Rp31 triliun untuk mengalihkan status guru Pegawai…
Sentil Klaim Rapor “Oke” Prabowo, Pengamat: Benarkah Rakyat Sudah Merasakan? Pengamat Kebijakan Publik UPN Veteran Jakarta Achmad Nur Hidayat menilai klaim Presiden…
26 Daerah Punya Masalah Fiskal, Mendagri Usul Dapat Prioritas Dana… Pemerintah pusat masih mengevaluasi kondisi fiskal 26 daerah yang dinilai menghadapi persoalan…
  • Kabar Baik Buat Guru PPPK! Purbaya Siapkan Rp31 Triliun Ubah Status ke…
  • Sentil Klaim Rapor “Oke” Prabowo, Pengamat: Benarkah Rakyat Sudah Merasakan?
  • 26 Daerah Punya Masalah Fiskal, Mendagri Usul Dapat Prioritas Dana dari Pemerintah…

Kondisi itu disertai evaluasi menyeluruh agar berbagai risiko. Hal itu termasuk risiko fiskal, dapat diantisipasi sebelum program diperluas secara nasional.

TII pun merekomendasikan pemerintah mengubah pendekatan implementasi Kopdes jadi lebih fleksibel sesuai karakteristik masing-masing desa.

Selain perkuat musyawarah desa sebagai ruang partisipasi masyarakat, keberhasilan program juga perlu diukur dari kualitas tata Kelola. Begitupun partisipasi anggota, dan keberlanjutan koperasi, bukan sekadar jumlah koperasi yang berhasil dibentuk.

Tag:demokrasiEkonomiKopdes Merah PutihKoperasi DesaPemerintah Pusat
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Syifa Fauziah
BySyifa Fauziah
Reporter
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE Media, yang meliput pemberitaan seputar Gaya Hidup dan Entertainment.
Hardani Triyoga
ByHardani Triyoga
Asisten Redaktur
Follow:
Hardani Triyoga adalah jurnalis di OWRITE yang berfokus pada peliputan isu nasional, politik, peristiwa, dan dinamika perkotaan.
Trending di OWRITE
Mulai 1 September Harga BBM Pertamina Naik: Dexlite Tembus Rp23.700 per Liter
By Natania Longdong
Pengendara sepeda motor melintas usai mengisi bahan bakar minyak (BBM) Pertamax 92 di SPBU MT Haryono, Balikpapan, Kalimantan Timur, Selasa (4/8/2026).
1
Viral Warga Bogor Segel Alfamart Minta Bangunan Dialihfungsikan Jadi Kopdes Merah Putih, Netizen: Emang Bakal Laku?
By Ani Ratnasari
Alfamart di Desa Cihideung Ilir, Kecamatan Ciampea, Kabupaten Bogor
2
Isu Reshuffle Menguat Jelang Dua Tahun Pemerintahan, Prabowo Layak Evaluasi Menteri
By Rahmat Tunny
Presiden Prabowo Subianto (tengah) berjalan di ruangan untuk memimpin Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara
3
Destry Damayanti Resmi Jadi Gubernur BI, Ini yang Bakal Terjadi pada Kebijakan Rupiah dan Inflasi
By Anisa Aulia
Gubernur Bank Indonesia (BI) Destry Damayanti (tengah) bersama Deputi Gubernur Senior BI Aida S. Budiman (kiri) dan Deputi Gubernur BI Solikin M. Juhro (kanan) memberi salam saat mengikuti Rapat Paripurna DPR ke-4 Masa Persidangan I Tahun Sidang 2026-2027 di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta. (Sumber: Antara Foto/Dhemas Reviyanto/YU)
4
Ekonom Ramal Inflasi RI pada Agustus 2026 Capai 3,25 Persen, Ini Biang Keroknya
By Anisa Aulia
Pedagang menjual cabai rawit merah di Pasar Ciputat, Tangerang Selatan, Banten.
5

BERITA LAINNYA

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman (kedua kanan) bersama Wakil Kepala Badan Gizi Nasional Trenggono (kanan), Wakil Gubernur Jatim Emil Elestianto Dardak (kedua kiri) serta perwakilan Satgas Pangan Kombes Pol Dery Agung Wijaya (kiri) memimpin rapat koordinasi perunggasan di Graha Vetma, Pusat Veteriner Farma (Pusvetma), Surabaya, Jawa Timur, Selasa (11/8/2026).
Nasional

Amran Copot 13 Pegawai Kementan karena Judol

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mencopot permanen 13 pegawai Kementerian Pertanian yang…

Ani Ratnasariowrite-adi-briantika
By
Ani Ratnasari
Adi Briantika
37 menit lalu
Anggota Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) memberikan bantuan oksigen kepada warga yang terjebak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kecamatan Jekan Raya, Palangka Raya, Kalimantan Tengah, Jumat (28/8/2026).
Nasional

Basarnas Kekurangan Rp2,29 Triliun, Anggaran SAR 2027 Terjepit

Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Mohammad Syafii mengaku lembaganya kekurangan…

rahmat-baihaqi-jurnalis-owriteowrite-adi-briantika
By
Rahmat Baihaqi
Adi Briantika
60 menit lalu
Sejumlah pengendara melintas di atas jembatan layang simpang Jakabaring yang tertutup kabut asap di Palembang, Sumatera Selatan, Kamis (27/6/2026).
Nasional

Karhutla Sumsel Turun 88 Persen, tapi Alarm Asap Palembang Belum Padam

Luas kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Sumatra Selatan menunjukkan tren penurunan…

Syifa Fauziahowrite-adi-briantika
By
Syifa Fauziah
Adi Briantika
3 jam lalu
Suasana matahari terbenam di langit Palangka Raya, Kalimantan Tengah, Selasa (25/8/2026).
Nasional

Anggaran BMKG 2027 ‘Bolong’ Rp2,126 Triliun, Alarm Peringatan Dini Dipertaruhkan

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) masih membutuhkan tambahan anggaran Rp2,126 triliun…

Rika Pangestiowrite-adi-briantika
By
Rika Pangesti
Adi Briantika
3 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up