PT Pertamina Patra Niaga memastikan stok Pertalite dalam kondisi aman hingga 15 hari ke depan, meski antrean kendaraan masih terjadi di sejumlah SPBU dalam beberapa hari terakhir.
Wakil Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga Taufik Aditiyawarman mengatakan secara nasional stok BBM dan LPG telah disiapkan dalam jumlah lebih dari cukup. Fokus perusahaan saat ini adalah mempercepat distribusi agar pasokan segera tiba di SPBU yang mengalami antrean.
“Mohon masyarakat tidak terlalu khawatir bahwa secara stok nasional kebutuhan BBM dan LPG kami siapkan lebih dari cukup. Kami akan uraikan distribusi lebih cepat ke SPBU-SPBU dan retail,”
kata Taufik dalam konferensi pers bersama Komisi XII DPR RI dan BPH Migas, di Jakarta, dikutip Jumat, 17 Juli 2026.
Stok
Ia menjelaskan ketahanan stok BBM nasional saat ini bervariasi tergantung jenis produknya. Umpama, Pertalite dan Biosolar, stok rata-rata berada di kisaran 15 hari, sedangkan produk lainnya mencapai 40 hari.
“Kalau stok untuk BBM nasional itu rata-rata di 14 sampai 40 hari, itu berbeda-beda. Sekarang Pertalite dan Biosolar rata-rata sekarang di 15 harian. Tugas kami adalah mengurai (BBM) sampai ke SPBU bisa lebih cepat,”
ujar Taufik.
Untuk mempercepat distribusi, Pertamina Patra Niaga telah menambah armada mobil tangki, meningkatkan jumlah Awak Mobil Tangki, memperpanjang jam operasional SPBU, serta mempercepat pengiriman dari terminal BBM ke SPBU.
Upaya tersebut diharapkan mampu mengurai antrean dalam waktu singkat sehingga pelayanan kepada masyarakat kembali normal.
Ia juga memastikan kondisi distribusi BBM di Sumatra mulai membaik setelah penambahan armada dan personel selama dua hari terakhir.



























