Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengaku, mendapat pesan melalui WhatsApp agar tidak menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) untuk perbaikan Pondok Pesantren (Ponpes) Al Khoziny di Sidoarjo, Jawa Timur.
Purbaya mengungkap, belum menerima laporan terkait pendanaan pembangunan pondok pesantren menggunakan APBN, dirinya langsung mendapat pesan tersebut.
Jadi begini, begitu saya udah ngomong begitu, saya akan lihat. Udah ada tuh yang WA saya jangan, katanya. Nanti yang lain iri,” ujar Purbaya di Kantor Pusat DJP, Rabu (15/10/2025).
Namun, Purbaya enggan menyebut siapa pengirim pesan tersebut. Menurutnya, hingga saat ini belum menerima proposal tersebut.
Saya belum lihat proposalnya. Saya belum lihat,” katanya.
Sebagaimana diketahui, Pondok Pesantren Al Khoziny ambruk pada tanggal 29 September 2025. Total ada 171 korban dan 104 orang selamat, 67 lainnya meninggal dunia akibat kejadian tersebut.




