Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Jumat, 11 Sep 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • DPR
  • Sepak Bola
  • KPK
  • prabowo
  • MBG
  • Korupsi
  • Prabowo Subianto
  • Purbaya
  • Piala Dunia 2026
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Ekonomi Bisnis / Disahkan Kilat, UU PFII Belum Bisa Jamin RI Siap Saingi Singapura dan Dubai
Ekonomi Bisnis

Disahkan Kilat, UU PFII Belum Bisa Jamin RI Siap Saingi Singapura dan Dubai

Rika PangestiHardani Triyoga
Last updated: Juli 22, 2026 8:17 pm
By
Rika Pangesti
Rika Pangesti
ByRika Pangesti
Reporter
Rika Pangesti adalah reporter di OWRITE yang berfokus pada peliputan isu megapolitan dan berita nasional. Berlatar pendidikan Magister Ilmu Komunikasi Politik dari Universitas Paramadina, ia memadukan...
Follow:
Hardani Triyoga
Hardani Triyoga
ByHardani Triyoga
Asisten Redaktur
Hardani Triyoga adalah jurnalis di OWRITE yang berfokus pada peliputan isu nasional, politik, peristiwa, dan dinamika perkotaan.
Follow:
2 bulan lalu
Share
Sejumlah kendaraan melintas di Jalan Tol Trans Jawa ruas Srondol-Jatingaleh, Semarang, Jawa Tengah
Sejumlah kendaraan melintas di Jalan Tol Trans Jawa ruas Srondol-Jatingaleh, Semarang, Jawa Tengah (ANTARA FOTO/Makna Zaezar/wsj)
SHARE

Pengesahan Undang-Undang Pusat Finansial Internasional Indonesia (PFII) dalam waktu singkat dinilai tak otomatis menandakan Indonesia siap jadi pusat keuangan kelas dunia.

Peneliti Center of Reform on Economics (CORE) Indonesia Yusuf Rendy Manilet mengingatkan tantangan terbesar justru berada pada kesiapan pengawasan dan tata kelola.

Tantangannya bukan sekadar soal cepat atau lambat, melainkan apakah ruang evaluasi yang tersedia cukup untuk menguji dampak fiskal, risiko industri keuangan, dan efektivitas insentif jangka panjang,”

kata Yusuf kepada Owrite, Rabu, 22 Juli 2026.

Yusuf menjelaskan, percepatan pembahasan UU PFII merupakan konsekuensi dari target pemerintah dan DPR yang mengejar penyusunan aturan turunan sebelum penyampaian Nota Keuangan dan RAPBN 2027.

Baca juga:
Komunikasi Pemerintah Tak Bisa Manipulasi Publik, Sekali Tak Jujur Kepercayaan… Pakar Hukum Tata Negara, Feri Amsari, menyoroti pentingnya kejujuran dalam komunikasi pemerintah…
Keracunan MBG Tak Cukup Disanksi Administratif, PBHI Desak Investigasi hingga… Perhimpunan Bantuan Hukum dan Hak Asasi Manusia Indonesia (PBHI) mendesak Badan Gizi…
Kortastipidkor Ungkap Administrasi SPPG Jadi Titik Rawan Dugaan Kebocoran Program… Kortastipidkor Polri mengungkapkan administrasi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) merupakan titik krusial…
  • Komunikasi Pemerintah Tak Bisa Manipulasi Publik, Sekali Tak Jujur Kepercayaan Bisa Runtuh
  • Keracunan MBG Tak Cukup Disanksi Administratif, PBHI Desak Investigasi hingga Rantai Pengawasan
  • Kortastipidkor Ungkap Administrasi SPPG Jadi Titik Rawan Dugaan Kebocoran Program MBG

Namun, menurutnya, persoalan utama bukan terletak pada cepat atau lambatnya pembahasan.

Ia menilai Indonesia belum sepenuhnya siap menjadi pusat finansial internasional. Meski fondasi regulasi sudah mulai dibangun, kapasitas pengawasan masih jadi pekerjaan rumah yang harus dibenahi.

Belum sepenuhnya (siap), terutama dari sisi pengawasan. Regulasi kita sebenarnya sudah cukup berkembang, tetapi kapasitas pengawasan masih perlu diperkuat,”

ujarnya.

Yusuf menambahkan, membentuk regulasi bisa dilakukan dalam waktu relatif singkat. Namun, kemampuan mengawasi transaksi keuangan lintas batas membutuhkan pengalaman, sumber daya manusia, dan sistem yang matang.

Aturan bisa diterbitkan dalam waktu relatif cepat, sementara kemampuan mendeteksi dan menangani transaksi lintas batas membutuhkan pengalaman serta pembelajaran dari kasus nyata,”

katanya.
UU PFII Disahkan DPR, Ini Deretan Insentif yang Bakal Diterima Investor

Menurut Yusuf, celah terbesar muncul saat kebijakan berjalan lebih cepat dibanding kesiapan sistem pengawasan.

Kondisi tersebut berpotensi dimanfaatkan untuk praktik penyamaran pemilik manfaat sebenarnya (beneficial ownership) hingga capital round tripping.

Insentif fiskal bisa langsung berlaku setelah aturan diterbitkan, tetapi sistem pengawasan, sumber daya manusia, dan koordinasi antar lembaga membutuhkan waktu lebih panjang untuk dibangun,”

jelasnya.

Ia menambahkan keberhasilan PFII juga bergantung pada koordinasi antarlembaga, mulai dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Bank Indonesia (BI), Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK), Ditjen Pajak, hingga otoritas kawasan PFII.

Banyak kelemahan pengawasan bukan karena satu institusi tidak mampu, tetapi karena ada celah koordinasi di antara institusi tersebut,”

tutur Yusuf.
Baca juga:
RUU Perampasan Aset Punya Kuasa Besar, Pakar: Jangan Jadi Senjata… Rancangan Undang-Undang (RUU) Perampasan Aset dinilai membutuhkan sistem pengawasan yang jauh lebih…
Prabowo ke Kalteng, Walhi: Jangan Cuma Padamkan Api, Cari Akar… Direktur Eksekutif Walhi Kalimantan Tengah Janang Firman Palanungkai mengkritik kunjungan Presiden Prabowo…
WALHI Beberkan Penyebab Karhutla Kalimantan: 74 Persen Hotspot Ternyata di… Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) mengungkap sekitar 74 persen titik panas atau…
  • RUU Perampasan Aset Punya Kuasa Besar, Pakar: Jangan Jadi Senjata Balas Dendam…
  • Prabowo ke Kalteng, Walhi: Jangan Cuma Padamkan Api, Cari Akar Karhutla
  • WALHI Beberkan Penyebab Karhutla Kalimantan: 74 Persen Hotspot Ternyata di Kawasan Konsesi

Selain itu, Yusuf mengingatkan Indonesia tidak bisa hanya mengandalkan insentif pajak untuk bersaing dengan pusat keuangan dunia seperti Singapura dan Dubai.

Menurutnya, kepercayaan investor dibangun melalui kepastian hukum, institusi yang kredibel, serta tata kelola yang konsisten.

Ia pun menyampaikan ukuran keberhasilan PFII bukan sekadar besarnya dana yang masuk. Tapi, melainkan kualitas investasi yang mampu menciptakan aktivitas ekonomi riil.

Jika yang masuk hanya dana domestik yang diputar kembali untuk memperoleh fasilitas, maka tujuan pembentukan pusat finansial tidak tercapai,”

ujarnya.

Tag:Insentif pajakKebijakanPengawasanPusat Finansial Internasional IndonesiaUU PFII
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Rika Pangesti
ByRika Pangesti
Reporter
Follow:
Rika Pangesti adalah reporter di OWRITE yang berfokus pada peliputan isu megapolitan dan berita nasional. Berlatar pendidikan Magister Ilmu Komunikasi Politik dari Universitas Paramadina, ia memadukan pemahaman akademis dengan pengalaman lapangan — termasuk meliput untuk tvOnenews.com sejak 2022.
Hardani Triyoga
ByHardani Triyoga
Asisten Redaktur
Follow:
Hardani Triyoga adalah jurnalis di OWRITE yang berfokus pada peliputan isu nasional, politik, peristiwa, dan dinamika perkotaan.
Trending di OWRITE
Timnas Indonesia U-20 Lolos Piala Asia 2027, Nova Arianto Langsung Bidik Target Lebih Besar
By Hadi Febriansyah
Timnas Indonesia U-20 saat berhadapan dengan Australia
1
Aturan Bagasi Garuda Berubah, Fraksi PDIP: UMKM Oleh-oleh Bisa Kehilangan Pembeli
By Rahmat Tunny
Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Alex Indra Lukman
2
Bupati Kukar Tebar 1 Ton Benih Padi di Danau Semayang, Videonya Viral Bikin Netizen Heran
By Ani Ratnasari
Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Aulia Rahman Basri menebar benih padi di kawasan Danau Semayang
3
Ikan Tongkol Sudah Digoreng tapi Tetap Bisa Bikin Keracunan? Dokter Ungkap Bahaya yang Sering Tak Disadari
By Ani Ratnasari
Ikan Tongkol
4
Asian Games 2026: Indonesia “Cuma Berani” Bidik 4 Emas, Thailand Malah Menggila
By Hadi Febriansyah
Menpora Erick Thohir (tengah) berswafoto dengan atlet Indonesia usai Pengukuhan Tim Indonesia untuk Asian Games 2026 di Wisma Serba Guna Gelora Bung Karno, Jakarta, Rabu (9/9/2026).
5

BERITA LAINNYA

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa di Kantor Kemenkeu (sumber: Owrite/Anisa Aulia)
Ekonomi Bisnis

Purbaya Bantah Anggaran Buka Rekening Massal Rp11 Triliun, Begini Alasannya

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa membantah anggaran untuk pembukaan rekening bank secara…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep Malik
6 jam lalu
Persiapan PLN untuk Gelaran MotoGp Mandalika 2026. (Sumber: PT PLN)
Ekonomi Bisnis

PLN Siapkan Pembangkit Khusus 4 MW untuk MotoGP Mandalika 2026

PT PLN (Persero) menyiapkan pembangkit dengan total daya mampu pasok 4 megawatt…

iren natania longdongdusep-malik
By
Natania Longdong
Dusep Malik
7 jam lalu
Menko Kumham Imipas Yusril Ihza Mahendra (kiri), didampingi Wakil Menteri Koordinator Politik dan Keamanan Lodewijk Freidrich Paulus (kedua kanan), Bupati Belitung Djoni Alamsyah Hidayat (kedua kiri), dan Bupati Belitung Timur Kamarudin Muten (kanan) memberikan keterangan terkait langkah penyelesaian terpadu atas permasalahan hukum dan situasi wilayah operasi PT Timah Tbk di Belitung seusai rapat koordinasi di Jakarta, Selasa (18/8/2026).
Ekonomi Bisnis

Perpres 79/2026 Terbit: Bisnis Timah Babel Dibenahi, Jalur Ilegal Siap Digulung

Pemerintah resmi merombak total lanskap bisnis pertambangan timah di Bangka Belitung lewat…

iren natania longdongowrite-adi-briantika
By
Natania Longdong
Adi Briantika
9 jam lalu
Dongkrak pompa minyak di luar Almetyevsk di Republik Tatarstan, Rusia, 4 Juni 2023.
Ekonomi Bisnis

Harga Minyak Tembus Lagi US$100 per Barel, Purbaya Klaim APBN 2026 Masih Kuat

Harga minyak dunia jenis Brent kini sudah menembus level US$101,84 per barel.…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep Malik
10 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up