Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Sabtu, 12 Sep 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • DPR
  • Sepak Bola
  • KPK
  • prabowo
  • MBG
  • Korupsi
  • Prabowo Subianto
  • Purbaya
  • Piala Dunia 2026
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Nasional / Kisruh ‘Londo Ireng’, YLBHI Sentil Balik: Listrik Istana Dibayar Rakyat
Nasional

Kisruh ‘Londo Ireng’, YLBHI Sentil Balik: Listrik Istana Dibayar Rakyat

owrite-adi-briantikaAmin-Suciady-Owrite
Last updated: Juli 26, 2026 9:57 am
By
Adi Briantika
owrite-adi-briantika
ByAdi Briantika
Asred
Seorang jurnalis di OWRITE, yang meliput isu nasional, politik, hukum dan kriminal.
Follow:
Amin Suciady
Amin-Suciady-Owrite
ByAmin Suciady
Redaktur Pelaksana
Amin Suciady adalah jurnalis di OWRITE yang meliput politik, hukum, ekonomi, dan peristiwa. Ia juga dikenal sebagai peneliti sejarah lokal Jakarta — diwujudkan lewat dua bukunya,...
Follow:
2 bulan lalu
Share
Presiden Prabowo Subianto menghadiri peringatan Harlah ke-28 PKB di Jakarta, Kamis (23/7/2026).
Presiden Prabowo Subianto menghadiri peringatan Harlah ke-28 PKB di Jakarta, Kamis (23/7/2026). (ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/foc.)
SHARE

Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI) mengecam keras pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang menyamakan wartawan, pengamat, dan lembaga swadaya masyarakat (LSM) dengan “Londo Ireng”.

Daftar isi Konten
  • Dampak Politik
  • Jabatan Hanya Sementara
  • Asal Sebut

Dalam keterangan yang dikutip pada Minggu, 26 Juli 2026 di Jakarta, Ketua Umum YLBHI Muhamad Isnur berpendapat pernyataan tersebut bukan sekadar candaan atau gaya komunikasi personal. Ia merupakan pelabelan terhadap kelompok kritis sebagai pihak yang tidak setia kepada bangsa, bekerja untuk kepentingan asing, bahkan secara tersirat sebagai pengkhianat.

“Pelabelan tersebut mengkhianati mandat UUD NRI Tahun 1945 yang menempatkan kedaulatan di tangan rakyat serta menjamin kebebasan menyampaikan pendapat, berserikat, berkumpul, memperoleh informasi, dan mengawasi jalannya pemerintahan,”

kata Isnur.

Kritik terhadap pemerintah bukan pengkhianatan terhadap negara. Pemerintah bukan negara dan Presiden bukan republik.

Isnur menegaskan ketika Presiden berbicara, ia tidak berbicara sebagai warga biasa. Ia berbicara dengan kewibawaan jabatan, kekuasaan atas birokrasi, dan pengaruh terhadap kepolisian, militer, intelijen, serta seluruh perangkat pemerintahan.

Baca juga:
Doa Polda Metro untuk 5 Jurnalis Hilang di Krakatau: Semoga… Polda Metro Jaya menggelar doa bersama untuk keselamatan lima jurnalis yang hilang…
PFI Jakarta Gelar Doa Bersama untuk 5 Pewarta Foto yang… Solidaritas insan pers menguat setelah lima pewarta foto dan tiga kru kapal…
2.800 Korban dalam 12 Kasus Keracunan MBG, Persoalan Dinilai Sudah… Sedikitnya 2.800 orang disebut menjadi korban dalam 12 kasus keracunan selama pelaksanaan…
  • Doa Polda Metro untuk 5 Jurnalis Hilang di Krakatau: Semoga Pulang dengan…
  • PFI Jakarta Gelar Doa Bersama untuk 5 Pewarta Foto yang Hilang Kontak…
  • 2.800 Korban dalam 12 Kasus Keracunan MBG, Persoalan Dinilai Sudah Sistemik

Dampak Politik

Ucapan Prabowo memiliki akibat politik. Ketika wartawan, pengamat, akademisi, dan LSM dicap sebagai “Londo Ireng”, aparat, pejabat, pendengung politik, maupun pendukung pemerintah dapat merasa memperoleh pembenaran untuk mengawasi, mengintimidasi, membatasi kegiatan, melakukan persekusi, atau bahkan mengkriminalisasi mereka.

“Risiko tersebut bukan sesuatu yang abstrak. Wartawan, pembela HAM, mahasiswa, dan warga yang mempertahankan ruang hidup telah berulang kali menghadapi intimidasi, kekerasan, serta kriminalisasi. Pelabelan dari kepala negara dapat memperbesar ancaman tersebut,”

terang Isnur.

Prabowo juga mempertanyakan siapa yang menggaji wartawan, pengamat, dan LSM, serta siapa yang membayar listrik dan telepon mereka. Pertanyaan itu membalik hubungan paling mendasar antara negara dan warga negara. Bukan Presiden yang menggaji rakyat.

Rakyatlah yang membiayai Presiden dan pemerintahannya. Gaji, tunjangan, fasilitas, pengamanan, perjalanan dinas, kendaraan, rumah jabatan, listrik Istana, dan seluruh perangkat pemerintahan Presiden dibayar menggunakan keuangan negara yang bersumber antara lain dari pajak serta berbagai pungutan yang dibayarkan masyarakat.

“Artinya, wartawan, akademisi, pengamat, pekerja LSM, buruh, petani, nelayan, pekerja informal, dan warga negara lainnya ikut membiayai negara dan seluruh penyelenggara pemerintahan,”

jelas Isnur.

Jabatan Hanya Sementara

Presiden bukan pemilik uang negara. Presiden hanyalah penerima mandat sementara untuk mengelola uang rakyat. Pajak bukan upeti yang mewajibkan rakyat untuk tunduk kepada penguasa. Justru karena rakyat membiayai negara, rakyat berhak memeriksa setiap kebijakan, penggunaan anggaran, dan tindakan pejabat publik. Rakyat menggaji Presiden untuk menjalankan konstitusi, bukan untuk menentukan siapa yang boleh mengkritiknya.

Hal yang justru lebih benar adalah publik berhak mengetahui siapa yang membiayai partai politik, tim kampanye, konsultan politik, kelompok pendukung pemerintah, kontraktor negara, korporasi pemegang konsesi, dan jaringan bisnis yang memiliki akses terhadap kekuasaan.

Jika pemerintah memiliki bukti bahwa suatu organisasi melakukan tindak pidana atau bekerja secara melawan hukum untuk kepentingan negara asing, buktikan melalui proses hukum yang terbuka, adil, dan berdasarkan bukti. Jangan melempar tuduhan umum dari podium kekuasaan.

“Demokrasi membutuhkan pers yang bebas, pengadilan yang independen, dan masyarakat sipil yang kritis. Ketiganya bukan pengganggu pemerintahan, melainkan pagar agar kekuasaan tidak berubah menjadi kesewenang-wenangan,”

ujar Isnur.

Asal Sebut

Pernyataan “Londo Ireng” ini berawal ketika Prabowo menyampaikan pidato dalam Puncak Peringatan Hari Lahir ke-28 Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) di JCC, Senayan, Jakarta, Kamis, 23 Juli 2026. Dia menyinggung ihwal kritik dan narasi negatif terhadap kondisi bangsa yang ia anggap terus dilontarkan untuk melemahkan kepercayaan publik.

Eks Menteri Pertahanan itu menegaskan pemerintahannya tidak anti-kritik dalam ruang demokrasi, namun dia menuding ada pihak-pihak tertentu di dalam negeri yang sengaja mengabdi atau berbakti kepada kepentingan asing, bukan kepada bangsa Indonesia.

“(Indonesia) negara demokrasi, kami (pemerintah) tidak anti-kritik, tapi kami bukan anak kecil. Kami tahu ada orang-orang Indonesia yang senang mengabdi dan berbakti kepada bangsa lain. Itu yang dulu disebut “Londo Ireng”, yang ikut Belanda perang lawan (Indonesia). “Londo Ireng” ini sampai sekarang masih ada, hanya dia sekarang pakai baju lain (seperti) wartawan, jurnalis, pengamat, LSM,”

kata Prabowo.
Baca juga:
Basarnas Punya Tiga Hari Lagi, DPR Desak Pencarian Jurnalis Hilang… Pencarian jurnalis yang hilang kontak di Selat Sunda, memasuki hari keempat. Komisi…
Minyak Dunia Tembus US$108 per Barel, Bahlil Ungkap Keputusan Berat… Pemerintah memastikan harga bahan bakar minyak (BBM) subsidi tidak naik meski harga…
Tim SAR Temukan Benda Diduga Pelampung Saat Cari Lima Jurnalis… Tim SAR gabungan menemukan sebuah benda yang diduga merupakan pelampung saat melakukan…
  • Basarnas Punya Tiga Hari Lagi, DPR Desak Pencarian Jurnalis Hilang Dimaksimalkan
  • Minyak Dunia Tembus US$108 per Barel, Bahlil Ungkap Keputusan Berat Prabowo soal…
  • Tim SAR Temukan Benda Diduga Pelampung Saat Cari Lima Jurnalis Hilang Kontak…
Tag:HeadlinejurnalisLondo IrengLSMPengamatprabowoWartawan
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
owrite-adi-briantika
ByAdi Briantika
Asred
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE, yang meliput isu nasional, politik, hukum dan kriminal.
Amin-Suciady-Owrite
ByAmin Suciady
Redaktur Pelaksana
Follow:
Amin Suciady adalah jurnalis di OWRITE yang meliput politik, hukum, ekonomi, dan peristiwa. Ia juga dikenal sebagai peneliti sejarah lokal Jakarta — diwujudkan lewat dua bukunya, Toponimi Jakarta Barat dan Toponimi Jakarta Timur, yang mendokumentasikan asal-usul nama wilayah dan jejak budaya ibu kota.
Trending di OWRITE
Iran Dikabarkan Siapkan Operasi Maritim di Asia, Selat Malaka hingga Tanjung Priok Disorot
By Natania Longdong
Ilustrasi pasukan IRGC Iran tutup Selat Hormuz.
1
Cara Menanam Cabai Rawit di Rumah, Mudah untuk Pemula
By Ossid Duha Jussas Salma
Cabai rawit
2
Laut Kena Hujan Abu Anak Krakatau, Pakar Ungkap Nasib Ikan dan Ekosistem
By Syifa Fauziah
Gunung Anak Krakatau mengeluarkan abu vulkanik terlihat dari perairan Selat Sunda di Kabupaten Lampung Selatan, Lampung,
3
Unit 4000 Iran Diduga Rekrut 3 WNI untuk Operasi Rahasia di Asia
By Natania Longdong
Ilustrasi pasukan IRGC Iran tutup Selat Hormuz.
4
2.800 Korban dalam 12 Kasus Keracunan MBG, Persoalan Dinilai Sudah Sistemik
By Rahmat Tunny
Sejumlah santri Pondok Pesantren Manbaul Hikam yang diduga mengalami keracunan makanan mendapatkan perawatan di RSUD R.T. Notopuro Sidoarjo, Jawa Timur
5

BERITA LAINNYA

Ilustrasi layanan Identitas Kependudukan Digital
Nasional

Pembukaan Rekening Massal untuk Warga Tak Cukup, Politikus PDIP Giri Kiemas Minta Ini ke Negara

Anggota Komisi II DPR RI Giri Ramanda Kiemas meminta pemerintah memastikan data…

Rika Pangestidusep-malik
By
Rika Pangesti
Dusep Malik
3 jam lalu
Penganiayaan korban diduga dilakukan KKB di Dekai, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan
Nasional

3 ASN di Jayawijaya Tewas Ditembak, Komisi I Minta TNI-Polri Perkuat Pengamanan Papua

Komisi I DPR RI meminta pengamanan di wilayah rawan Papua diperkuat agar…

Rika Pangestidusep-malik
By
Rika Pangesti
Dusep Malik
4 jam lalu
Pasukan TPNPB-OPM di Yahukimo.
Nasional

3 Pegawai Pemkab Jayawijaya Tewas Ditembak, DPR Desak Pemerintah Bikin Roadmap Berantas KKB

Tiga pegawai Dinas Pertanian Kabupaten Jayawijaya tewas ditembak di Kampung Muliama, Papua…

Rika Pangestidusep-malik
By
Rika Pangesti
Dusep Malik
4 jam lalu
Polda Metro Jaya menggelar doa bersama guna keselamatan kelima jurnalis yang hilang kontak. (Sumber: Owrite/Rahmat Baihaqi)
Nasional

Doa Polda Metro untuk 5 Jurnalis Hilang di Krakatau: Semoga Pulang dengan Selamat

Polda Metro Jaya menggelar doa bersama untuk keselamatan lima jurnalis yang hilang…

rahmat-baihaqi-jurnalis-owritedusep-malik
By
Rahmat Baihaqi
Dusep Malik
4 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up