Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Minggu, 26 Jul 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Sepak Bola
  • DPR
  • Korupsi
  • Piala Dunia 2026
  • prabowo
  • MBG
  • Purbaya
  • Prabowo Subianto
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Politik / Kursi Gibran ‘Diasingkan’ Saat Rapat Kabinet, Sinyal Keretakan Kepemimpinan Nasional atau Protokoler?
Politik

Kursi Gibran ‘Diasingkan’ Saat Rapat Kabinet, Sinyal Keretakan Kepemimpinan Nasional atau Protokoler?

Rahmat Tunny OWRITEowrite-adi-briantika
Last updated: Juli 26, 2026 5:20 pm
By
Rahmat Tunny
Rahmat Tunny OWRITE
ByRahmat Tunny
Asisten Redaktur
Rahmat Tunny adalah Asisten Redaktur di OWRITE yang berfokus pada peliputan berita nasional dan isu-isu kebijakan publik. Pemegang gelar Magister Ilmu Komunikasi dari Universitas Mercu Buana...
Follow:
Adi Briantika
owrite-adi-briantika
ByAdi Briantika
Asred
Seorang jurnalis di OWRITE, yang meliput isu nasional, politik, hukum dan kriminal.
Follow:
3 jam lalu
Share
Presiden Prabowo Subianto saat memimpin rapat kabinet di Ostana Negara.
Presiden Prabowo Subianto saat memimpin rapat kabinet di Ostana Negara. (Doc: ID Prabowo)
SHARE

Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia (PPI) Adi Prayitno mengatakan posisi duduk Presiden Prabowo Subianto yang terpisah dari Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dalam rapat kabinet memunculkan penafsiran sebagai indikasi perubahan relasi politik mereka.

Daftar isi Konten
  • Sebagai Simbol Soliditas?
  • Publik Bebas Berpikir

Ya, jelas posisi duduk itu menegaskan bagaimana posisi seseorang dalam sebuah jabatan politik,”

kata Adi Prayitno saat dihubungi Owrite, Minggu, 26 Juli 2026.

Dalam tradisi ketatanegaraan dan komunikasi politik, Presiden dan Wakil Presiden selalu diposisikan berdampingan karena mereka merupakan kesatuan mandat yang dipilih rakyat dalam satu paket pada pemilihan presiden. Karena itu, posisi duduk bukan sekadar urusan protokoler.

PPI Ingatkan Gibran Soal Pilpres 2029: Relawan Percuma Tanpa Perahu Partai

Kenapa selama ini Wakil Presiden selalu duduk di samping Presiden? Bukan hanya sebatas kepentingan protokoler, tetapi memang secara simbolik Presiden dan Wakil Presiden adalah satu kesatuan yang tidak bisa dipisahkan,”

ujar Adi.

Sebagai Simbol Soliditas?

Ia menjelaskan simbol tersebut bermakna penting karena mencerminkan soliditas kepemimpinan nasional. Perubahan pola yang baru pertama kali terjadi selama masa pemerintahan Prabowo-Gibran akan mudah memunculkan berbagai tafsir di ruang publik.

Karena dalam pemilihan presiden yang muncul adalah pasangan Presiden dan Wakil Presiden. Jadi itu penting,”

jelas dia.

Adi berpendapat perhatian publik terhadap posisi duduk tersebut merupakan hal yang wajar, terlebih karena peristiwa itu terjadi dalam forum resmi rapat kabinet yang selama ini identik dengan simbol persatuan pemerintahan.

Maka tidak mengherankan kalau dalam acara-acara penting, seperti Sidang Kabinet, untuk pertama kali Wakil Presiden tidak duduk di samping Presiden. Itu menjadi perhatian besar,”

ucap dia.

Publik Bebas Berpikir

Penjelasan bahwa pengaturan kursi semata-mata disebabkan faktor teknis masih menyisakan ruang pertanyaan di tengah masyarakat. Jika persoalan hanya menyangkut kebutuhan teknis, pengaturan ruang dapat disesuaikan tanpa mengubah simbol kebersamaan Presiden dan Wakil Presiden.

Baca juga:
Rumor Badai Demo Agustus 2026: Perut Rakyat Masih Kenyang, Kepuasan… Pengamat politik Universitas Esa Unggul Jamiluddin Ritonga mengatakan rumor demonstrasi besar-besaran pada…
Gagal Total Sebelum Demo Agustus: Isu Pelengseran Prabowo Membal di… Pengamat politik Universitas Esa Unggul Jamiluddin Ritonga mengatakan rumor demonstrasi yang disebut…
Marak Relawan Gibran di Daerah, PPI: Belum Tentu Punya Massa,… Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia (PPI) Adi Prayitno mengatakan kemunculan relawan Gibran…
  • Rumor Badai Demo Agustus 2026: Perut Rakyat Masih Kenyang, Kepuasan Publik Jadi…
  • Gagal Total Sebelum Demo Agustus: Isu Pelengseran Prabowo Membal di Ketiak TNI-Polri
  • Marak Relawan Gibran di Daerah, PPI: Belum Tentu Punya Massa, Prabowo Tak…

Karena kalau persoalannya hanya teknis, misal ruangannya sempit atau membutuhkan teleprompter, itu bisa menggunakan ruangan yang lebih luas. Itu pertanyaan-pertanyaan kritis (yang muncul),”

tegas dia.

Adi menegaskan beragam spekulasi yang berkembang merupakan konsekuensi dari simbol politik yang ditangkap masyarakat. Bahkan publik memiliki kebebasan untuk menafsirkan peristiwa tersebut berdasarkan persepsi masing-masing.

Jadi wajar kalau kemudian banyak yang menafsirkan berbagai hal. (Pandangan) publik susah dikendalikan. Publik suka punya kesimpulan dan realitas sendiri-sendiri,”

tutup Adi.
Tag:Adi Prayitnogibran rakabuming rakaKabinetprabowoProtokolersidang kabinet
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Rahmat Tunny OWRITE
ByRahmat Tunny
Asisten Redaktur
Follow:
Rahmat Tunny adalah Asisten Redaktur di OWRITE yang berfokus pada peliputan berita nasional dan isu-isu kebijakan publik. Pemegang gelar Magister Ilmu Komunikasi dari Universitas Mercu Buana ini memiliki pengalaman lebih dari satu dekade di jurnalistik — termasuk sebagai redaktur di Fajar.co.id dan Liputan.co.id, serta sebagai Media Communication Officer di lembaga riset IDEA Analitycal.
owrite-adi-briantika
ByAdi Briantika
Asred
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE, yang meliput isu nasional, politik, hukum dan kriminal.
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Trending di OWRITE
Rumor Badai Demo Agustus 2026: Perut Rakyat Masih Kenyang, Kepuasan Publik Jadi ‘Benteng’ Stabilitas Prabowo
By Rahmat Tunny
Demo di depan gedung DPR
1
Kisruh ‘Londo Ireng’, YLBHI Sentil Balik: Listrik Istana Dibayar Rakyat
By Adi Briantika
Presiden Prabowo Subianto menghadiri peringatan Harlah ke-28 PKB di Jakarta, Kamis (23/7/2026).
2
PPI Ingatkan Gibran Soal Pilpres 2029: Relawan Percuma Tanpa Perahu Partai
By Rahmat Tunny
Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka (kiri) menyapa pasien saat mengunjungi RSUD Raden Mattaher, Jambi, Kamis (16/7/2026).
3
Akbar Faizal Kritik Pedas: Kejagung Bikin Cemas, Perlakukan Febrie bak “Anak Emas”?
By Rahmat Tunny
Mantan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus Febrie Adriansyah (tengah) menjawab pertanyaan wartawan seusai menjalani pemeriksaan di Kejaksaan Agung, Jakarta, Jumat (24/7/2026).
4
Cap ‘Londo Ireng’ Prabowo, YLBHI: Ciri Otoriter dan Fasis!
By Adi Briantika
Presiden Prabowo Subianto menyapa kader PKB saat menghadiri peringatan Harlah ke-28 PKB di Jakarta, Kamis (23/7/2026).
5

BERITA LAINNYA

Pasukan TNI ikut melakukan penghadangan kepada mahasiswa yang akan melakukan aksi demonstrasi di Bundaran HI.
Politik

Gagal Total Sebelum Demo Agustus: Isu Pelengseran Prabowo Membal di Ketiak TNI-Polri

Pengamat politik Universitas Esa Unggul Jamiluddin Ritonga mengatakan rumor demonstrasi yang disebut…

Rahmat Tunny OWRITEowrite-adi-briantika
By
Rahmat Tunny
Adi Briantika
7 jam lalu
Pasangan Prabowo-Gibran.
Politik

Marak Relawan Gibran di Daerah, PPI: Belum Tentu Punya Massa, Prabowo Tak Perlu Takut

Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia (PPI) Adi Prayitno mengatakan kemunculan relawan Gibran…

Rahmat Tunny OWRITEowrite-adi-briantika
By
Rahmat Tunny
Adi Briantika
7 jam lalu
Ilustrasi pemerintah resmi dengan kabinet bayangan.
Politik

Sindir Kabinet Gemuk, Feri Amsari Sebut Cukup 15 Orang Jalankan Pemerintahan: Ratusan Lainnya Buat Apa?

Pakar Hukum Tata Negara Feri Amsari mengatakan kabinet pemerintahan tidak memerlukan lebih…

Rahmat Tunny OWRITEowrite-adi-briantika
By
Rahmat Tunny
Adi Briantika
7 jam lalu
Demo di depan gedung DPR
Politik

Rumor Badai Demo Agustus 2026: Perut Rakyat Masih Kenyang, Kepuasan Publik Jadi ‘Benteng’ Stabilitas Prabowo

Pengamat politik Universitas Esa Unggul Jamiluddin Ritonga mengatakan rumor demonstrasi besar-besaran pada…

Rahmat Tunny OWRITEowrite-adi-briantika
By
Rahmat Tunny
Adi Briantika
11 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up