Matcha salah satu minuman yang sedang hits sejak beberapa tahun terakhir. Kini, tren minum matcha semakin berkembang. Alih-alih menggunakan cup atau tumbler, mereka minum matcha menggunakan galon.
Fenomena yang hits di berbagai platform media sosial ini dijuluki dengan ‘galon matcha’. Wadah transparan berukuran besar dipenuhi matcha berwarna hijau creamy, lalu dipadukan dengan outfit yang estetik sehingga tampil mencolok di tengah keramaian.
Bagi banyak kreator, tren ini bukan sekadar soal minuman, tetapi juga menjadi bagian dari gaya visual dan konten yang unik.
Namun, mengikuti tren galon matcha ini memiliki dampak bagi kesehatan. Epidemiolog sekaligus peneliti dari Universitas Griffith, Australia dr. Dicky Budiman, M.Sc.PH mengatakan tren tersebut perlu menjadi perhatian, terutama kandungan gula tambahan yang berbahaya bagi kesehatan.
Menyebabkan Berbagai Gangguan Kesehatan
Sebenarnya, matcha atau teh hijau ini kaya antioksidan dan mengandung L-theanine, namun bila ditambah gula tambahan dan dikonsumsi secara berlebihan bisa menyebabkan berbagai gangguan kesehatan.
Dampaknya ada potensi kalori tersembunyi karena rasanya tidak semanis minuman bersoda, jadi masyarakat sering tidak menyadari bahwa matcha latte bisa mengandung ratusan kalori,”
ujar dr. Dicky kepada Owrite.
Selain itu, matcha juga mengandung kafein, bila dikonsumsi dengan jumlah besar dapat mengakibatkan jantung berdebar, gangguan tidur, kecemasan, sakit kepala sampai peningkatan tekanan darah pada individu yang sensitif, juga konsumsi yang sangat tinggi ini bisa mengganggu penyerapan zat besi pada sebagian orang.
Jadi artinya tren matcha galon saya khawatirkan bisa menimbulkan risiko-risiko itu, dan ini akan menimbulkan normalisasi konsumsi minuman manis dalam volume besar. Apalagi di Indonesia kasus diabetesnya tinggi, lima besar dunia kita,”
tuturnya.
Dokter Dicky pun mengimbau kepada masyarakat untuk menjadi konsumen yang kritis dan berperilaku sehat.
Jadi jangan hanya mengikuti tren media sosial, karena yang lebih penting adalah melihat komposisi gizinya, terutama kandungan gula, kalori, dan ukurannya. Kalau ingin menikmati matcha, ya pilih matcha tanpa gula atau dengan gula seminimal mungkin. Juga, hindari konsumsi setiap hari dalam porsi besar,”
tambahnya.

















