Kalau kamu sering scroll TikTok, pasti pernah baca kolom komentar yang kerap pakai istilah seperti “orang have”, “orang haven’t” atau bahkan “orang inside”.
Sekilas ini terlihat aneh, karena mencampurkan antara bahasa indonesia dan bahasa inggris, tapi kata-kata seperti ini sudah dianggap biasa dalam percakapan gen z.
Apalagi gen z memang dikenal sering menggunakan bahkan menciptakan istilah baru dalam obrolan sehari-hari.
Bukan untuk menunjukkan kemampuan berbahasa Inggris, tapi lebih ke cara komunikasi yang santai, lucu, bahkan dijadikan bahan bercanda..
Penggunaan katanya memang tidak mengikuti tata bahasa Inggris yang benar, tetapi lebih mengutamakan unsur humor, ironi, dan kemudahan dipahami oleh sesama pengguna media sosial.
Biasanya, istilah ini digunakan dalam komentar, caption, hingga percakapan sehari-hari untuk menggambarkan status, kondisi, atau pengalaman seseorang secara singkat. Melansir dari akun TikTok @andrykoer, berikut arti istilah-istilah yang sedang populer di kalangan Gen Z.
Arti Istilah yang Sering Dipakai Gen Z
1. Orang Have
Orang have berarti orang yang punya. Istilah ini biasanya digunakan untuk menyebut seseorang yang memiliki sesuatu lebih, baik berupa uang, atau barang yang kelihatan fancy, bahkan bisa digunakan saat baru gajian.
Contoh kalimatnya: “Orang have tuh, tanggal tua makannya Pagi Sore”
2. Orang Haven’t
Orang haven’t berarti orang yang tidak punya. Biasanya dipakai sebagai candaan untuk menggambarkan kondisi seseorang yang belum memiliki sesuatu atau belum gajian.
Contoh: “Maaf ya, aku masih orang haven’t, jadi belum bisa ikut healing.”
3. Orang Had
Orang had berarti orang yang dulu pernah punya. Istilah ini menggambarkan seseorang yang pernah memiliki sesuatu, tetapi kini sudah tidak lagi.
Contoh: “Dia orang had, dulu pernah kerja di perusahaan besar.”
4. Orang Is
Orang is digunakan untuk menyebut orang yang memang seperti itu atau menggambarkan identitas maupun sifat seseorang.
Contoh: “Dia emang orang is, emang dari dulu paling disiplin.”
5. Orang There Is
Orang there is berarti orang yang berada atau ada di suatu tempat. Istilah ini sering muncul saat membahas keberadaan seseorang dalam sebuah situasi.
Contoh: “Tenang aja, orang there is masih banyak kok di lokasi.”
6. Orang Inside
Orang inside atau disingkat dengan orang in yang berarti orang dalam. Biasanya digunakan untuk menyebut seseorang yang memiliki koneksi atau akses khusus sehingga dianggap lebih tahu informasi tertentu.
Contoh: “Dia mah enak, punya orang in di perusahaan.”
7. Orang Need
Orang need berarti orang yang membutuhkan sesuatu. Frasa ini sering dipakai untuk menunjukkan seseorang yang sedang mencari bantuan atau memerlukan sesuatu.
Contoh: “Kalau ada tiket lebih kasih ke orang need dulu.”
8. Orang Not Yet
Orang not yet berarti orang yang belum mencapai sesuatu. Misalnya belum bekerja, belum menikah, belum lulus, atau belum memiliki pencapaian tertentu.
Contoh: “Santai aja, kita masih orang not yet. Masih banyak waktu buat berkembang.”
Kenapa Istilah Ini Viral?
Bahasa gaul seperti orang have hingga orang not yet menjadi viral karena terdengar unik dan mudah dijadikan bahan candaan.
Meski kalau dilihat secara tata bahasa Inggris itu tidak benar, penggunaan istilah ini lebih mengutamakan konteks percakapan dan sudah dipahami oleh banyak pengguna internet.
Tak heran jika frasa-frasa tersebut kini sering muncul di kolom komentar TikTok, X, Instagram, hingga obrolan sehari-hari.
Kalau kamu sering berselancar di media sosial, memahami arti istilah-istilah ini bisa membantumu agar tidak bingung saat membaca komentar atau ikut mengobrol dengan teman-teman yang menggunakan bahasa gaul ala Gen Z.
Jadi, dari semua istilah di atas, mana nih yang baru pertama kali kamu tahu?



















