Partai Gerindra merespons hasil survei terbaru Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) yang menunjukkan penurunan elektabilitas partai berlambang garuda itu.
Ketua Harian Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad mengatakan hasil survei tersebut akan dipelajari dan dijadikan bahan evaluasi, termasuk bagi pemerintah jika memang mencerminkan kondisi yang terjadi di masyarakat.
Dasco mengatakan pihaknya tidak hanya mencermati survei SMRC. Namun, juga hasil survei lain yang dipublikasikan termasuk yang disampaikan peneliti Burhanuddin Muhtadi.
Ya, ada beberapa survei misalnya SMRC, kemudian Pak Burhanuddin Muhtadi yang dipublish melalui media massa. Nah, tentunya kami juga sedang mempelajari, juga kami kaji,”
kata Dasco di Kompleks Parlemen, Senayan, Kamis, 30 Juli 2026.
Menurut Dasco, hasil survei merupakan masukan yang akan dikomparasikan. Ia berharap pemerintah juga menjadikan temuan tersebut sebagai bahan evaluasi apabila hasil kajiannya sesuai dengan kondisi di lapangan.
Kemudian mengimbangi apabila memang hasil kajiannya ada beberapa hal yang kemudian memang terjadi pada saat ini,”
ujarnya.
Survei SMRC mencatat elektabilitas Gerindra sempat melonjak dari 13,2 persen pada Pemilu 2024 menjadi 29,3 persen pada Maret 2026.
Namun, dalam survei terbaru Juli 2026, angkanya turun menjadi 16,9 persen atau merosot sekitar 13 poin persentase hanya dalam kurun empat bulan.
Saat ditanya apakah hasil survei tersebut akan menjadi bahan perbaikan ke depan, Dasco mengamini. Namun, ia menegaskan evaluasi harus didasarkan pada hasil kajian yang memang sesuai dengan realitas.
Iya, kalau memang hasil kajiannya kan ada yang kemudian memang sesuai dengan keadaan pada saat itu,”
katanya.
Menanggapi hasil survei SMRC yang juga menunjukkan nama Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM) mengalami kenaikan elektabilitas, Dasco menilai dinamika survei merupakan hal yang wajar.
Ya, kan kalau nama survei fluktuatif. Kadang naik kadang turun. Dan, itu survei yang satu dengan yang lain kan kadang sama kadang berbeda. Itu yang bisa saya sampaikan,”
ujar Dasco.
Survei terbaru SMRC dilakukan dalam periode 5–19 Juli 2026. Margin of error dalam survei sekitar ±3,7 persen.
Survei melibatkan 749 responden yang dipilih secara acak. 83,8 persen responden dalam survei diwawancarai melalui telepon. Sementara, 16,2 persen responden yang tak punya akses telepon diwawancarai secara tatap muka.
























