Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Selasa, 4 Agu 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Sepak Bola
  • DPR
  • Korupsi
  • prabowo
  • Piala Dunia 2026
  • MBG
  • Purbaya
  • Prabowo Subianto
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Ekonomi Bisnis / Viral Isu Tiga Bank Asing Tarik Modal Rp11,5 Triliun Keluar RI, Ekonomi Domestik Masalah?
Ekonomi Bisnis

Viral Isu Tiga Bank Asing Tarik Modal Rp11,5 Triliun Keluar RI, Ekonomi Domestik Masalah?

Nisa-OWRITEdusep-malik
Last updated: Agustus 4, 2026 6:44 pm
By
Anisa Aulia
Nisa-OWRITE
ByAnisa Aulia
Reporter
Anisa Aulia adalah jurnalis di OWRITE dengan pengalaman lebih dari 4 tahun di VIVA.co.id dan Liputan6.com. Selama karirinya meliput ekonomi bisnis, dengan fokus isu ekonomi makro...
Follow:
Dusep Malik
dusep-malik
ByDusep Malik
Redaktur
Seorang senior editor di OWRITE Media, yang fokus pada pemberitaan seputar Bisnis, Ekonomi, Politik dan Peristiwa.
Follow:
2 jam lalu
Share
Ilustrasi uang rupiah.
Ilustrasi uang rupiah. (Sumber: Unsplash/Mufid Majnun)
SHARE

Isu mengenai tiga perbankan asing besar yakni Standard Chartered, Citibank, dan HSBC menarik modal hingga Rp11,5 triliun dari Indonesia kembali mencuat di media sosial. Alasan ketiga bank ini menarik dana dari Indonesia disebut karena telah menjual bisnis ritelnya di Indonesia.

Daftar isi Konten
  • Bukan Penyebab Rupiah Melemah
  • Isu Ramai
  • Respons OJK

Ekonom Center of Reform on Economics (CORE) Indonesia Dipo Satria Ramli menilai langkah beberapa bank asing menjual bisnis ritel di Indonesia lebih didorong oleh strategi bisnis global, bukan karena memburuknya prospek ekonomi domestik.

Jadi memang secara global strategi aja memang banyak asing lagi mau keluar di bisnis retail dari Indonesia. Karena memang bisnis retail itu kan sangat lokal ya, sedangkan bank asing itu memang jagonya biasanya di bisnis korporate gitu atau yang perusahaan menengah dan besar,”

ujar Dipo saat dihubungi Owrite Selasa, 4 Agustus 2026.
Baca juga:
Rupiah Sulit Kembali di Bawah Rp17.000, Sentimen Domestik Ini Penyebabnya Nilai tukar rupiah dalam beberapa waktu terakhir bergerak di rentang Rp17.800-Rp18.100 per…
Rupiah Ditutup Loyo ke Rp18.027 per Dolar AS, IHSG Justru… Nilai tukar rupiah dan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup berlawanan arah…
Rugi Capai Rp25 Triliun, Penyakit Utama BUMN Karya Ternyata Ini Upaya penyehatan yang tengah dilakukan Danantara terhadap BUMN karya dinilai tidak cukup…
  • Rupiah Sulit Kembali di Bawah Rp17.000, Sentimen Domestik Ini Penyebabnya
  • Rupiah Ditutup Loyo ke Rp18.027 per Dolar AS, IHSG Justru Terbang 1,37…
  • Rugi Capai Rp25 Triliun, Penyakit Utama BUMN Karya Ternyata Ini

Sedangkan terkait penarikan dana oleh bank asing hingga Rp11,5 triliun. Dipo menilai bahwa fenomena tersebut lebih mencerminkan kondisi arus modal global yang sedang mengalami tekanan.

Kalau soal menarik dana mungkin ini lebih umum aja sih, jadi mungkin bukan karena si bank asing yang menarik dana tetapi memang secara umum capital itu memang outflow,”

terangnya.

Bukan Penyebab Rupiah Melemah

Ekonom Core Indonesia, Dipo Satria Ramli. (Sumber: Yotube/Dipo Satria Ramli)
Ekonom Core Indonesia, Dipo Satria Ramli. (Sumber: Yotube/Dipo Satria Ramli)

Dipo menilai, terus melemahnya rupiah hingga mencapai level Rp18.000 per dolar AS juga bukan karena isu tersebut. Ia menilai, melemahnya rupiah karena kepercayaan pasar terhadap kebijakan pemerintah dan program prioritas Presiden Prabowo Subianto. 

Ya kalau kita nggak ngelihat itu. Itu tetap masalah kepercayaan pasar sih maksudnya mungkin itu mengompori ya, tapi bukan ini yang utama gitu lebih masalah kepercayaan pasar aja sih,”

jelasnya.

Dipo menilai mundurnya Perry Warjiyo dari kursi Gubenur BI, Danantara, dan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi penyebab rupiah melemah. Kemudian pelemahan rupiah juga didorong oleh semakin sempitnya ruang fiskal.

Isu Ramai

Adapun pembahasan ini ramai melalui pernyataan dari Secretary General of the International Economic Association (IEA) Lili Yan Ing yang diunggah dalam video di akun TikTok resminya @liliyaning.official.

Dia menyebut total aliran dana yang ditarik mencapai US$640 juta atau setara Rp11,5 triliun karena ketiga bank asing menjual bisnis ritelnya di Indonesia.

Lili Yan Ing mengatakan Standard Chartered yang menjual produk pinjaman retail konvensional ke Bank Danamon pada Desember 2023. Sedangkan Citibank Indonesia yang menjual bisnis perbankan konsumer ke UOB Indonesia pada November 2023. 

Sementara itu, HSBC Indonesia kata Lili Yan Ing telah menjual aset dan liabilitas retail banking dan wealth management kepada OCBC NISP.

Baca juga:
BUMN Karya Tak Baik-baik Saja, Pengamat Bongkar Masalah Kronisnya Selama… Pengakuan Chief Operating Officer (COO) Danantara Dony Oskaria bahwa kondisi perusahaan badan…
DPR Soroti Bengkaknya Dapur MBG yang Mencapai 40 Ribu Melebihi… Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Charles Honoris menyoroti bengkaknya jumlah Satuan…
Ketika Bahlil Bertemu Pencipta Lagu Viral 'MBG': Orangnya Sederhana, Idealis Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengaku telah bertemu…
  • BUMN Karya Tak Baik-baik Saja, Pengamat Bongkar Masalah Kronisnya Selama Ini
  • DPR Soroti Bengkaknya Dapur MBG yang Mencapai 40 Ribu Melebihi Target RPJMN
  • Ketika Bahlil Bertemu Pencipta Lagu Viral 'MBG': Orangnya Sederhana, Idealis

Respons OJK

Logo Otoritas Jasa Keuangan.
Logo Otoritas Jasa Keuangan. (Antara/ Ist)

Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK Dian Ediana Rae juga sudah merespons kabar bank-bank asing mulai menarik dana dalam jumlah besar atau cash out dari Indonesia. Ia membantah kabar tersebut, dan menilai isu itu berlebihan.

Itu sebenarnya terlalu berlebih-lebihan ya, enggak bener itu sebetulnya. Kalau orang investasi di sini ya, investasi di Indonesia dia mengirimkan misalnya ke sana itu keuntungannya, ya itu kan sesuatu keharusan ya, maksudnya sesuatu yang wajar ya dilakukan,”

ujar Dian di Jakarta beberapa waktu lalu.

Menurutnya, saat investor asing sudah menanamkan modalnya di Indonesia, tentu keuntungannya investasi akan dikembalikan ke negara asal. Indonesia pun menganut sistem devisa bebas, sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 24 Tahun 1999 tentang Lalu Lintas Devisa dan Sistem Nilai Tukar.

Namanya orang namanya investasi duit gede di sini terus ada untung, ya boleh dong. Dan undang-undang kita jelas, Undang-Undang devisa bebas, kita lihat Undang-Undang Nomor 24 Tahun 1999 itu kan,”

terangnya.
Tag:Bank AsingDana asingDanantaraGubernur Bank IndonesiaMBGpenarikan danaRitelRupiah
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Nisa-OWRITE
ByAnisa Aulia
Reporter
Follow:
Anisa Aulia adalah jurnalis di OWRITE dengan pengalaman lebih dari 4 tahun di VIVA.co.id dan Liputan6.com. Selama karirinya meliput ekonomi bisnis, dengan fokus isu ekonomi makro serta berbagai kebijakan ekonomi yang memengaruhi dunia usaha dan perekonomian Indonesia.
dusep-malik
ByDusep Malik
Redaktur
Follow:
Seorang senior editor di OWRITE Media, yang fokus pada pemberitaan seputar Bisnis, Ekonomi, Politik dan Peristiwa.
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Trending di OWRITE
Elektabilitas Prabowo Merosot, Berbeda dengan SBY dan Jokowi yang Justru Menguat di Awal Kuasa
By Ani Ratnasari
Presiden Prabowo Subianto memberikan pidato saat menghadiri peringatan Harlah ke-28 PKB di Jakarta, Kamis (23/7/2026).
1
Ketika Lapangan Tua Menolak Pensiun: PHI Manfaatkan Inovasi dan Teknologi Jaga Mimpi Besar RI
By Dusep Malik
Pengeboran Lepas Pantai di Kalimantan Timur, (Sumber: Dok. Pertamina)
2
Usai Kalah Telak dari Vietnam, John Herdman Akui Timnas Indonesia Kalah Taktik
By Hadi Febriansyah
Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman
3
Febrie Lawan Kejagung dan Polri, Penetapan Tersangka hingga Penyitaan Dibawa ke Praperadilan
By Rahmat Baihaqi
Tim kuasa hukum dari Febrie Adriansyah melakukan konferensi pers terkait langkah gugatan praperadilan di Jakarta.
4
Kimpul, Umbi Tradisional yang Kembali Populer, Ini Kandungan Gizinya
By Ossid Duha Jussas Salma
Kimpul
5

BERITA LAINNYA

Karyawan menunjukkan uang pecahan rupiah dan dolar Amerika Serikat (AS) di gerai penukaran uang asing Dolarasia Money Changer Cibubur, di Jatisampurna, Bekasi, Jawa Barat, Kamis (9/7/2026).
Ekonomi Bisnis

Rupiah Sulit Kembali di Bawah Rp17.000, Sentimen Domestik Ini Penyebabnya

Nilai tukar rupiah dalam beberapa waktu terakhir bergerak di rentang Rp17.800-Rp18.100 per…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep Malik
47 menit lalu
Pengamat Ekonomi, Febryan Wishnu.
Ekonomi Bisnis

PHK Massal dan Utang Meningkat, Ekonomi Kreatif Dinilai Bisa Jadi Jalan Keluar

Tekanan utang rumah tangga dinilai tidak akan selesai hanya dengan bantuan sosial…

Rahmat Tunny OWRITEAmin-Suciady-Owrite
By
Rahmat Tunny
Amin Suciady
2 jam lalu
Jalan Tol Cimanggis-Cibitung yang dibangun Waskita Karya. (Sumber: Waskita Karya)
Ekonomi Bisnis

Rugi Capai Rp25 Triliun, Penyakit Utama BUMN Karya Ternyata Ini

Upaya penyehatan yang tengah dilakukan Danantara terhadap BUMN karya dinilai tidak cukup…

iren natania longdongdusep-malik
By
Natania Longdong
Dusep Malik
2 jam lalu
Karyawan menghitung uang pecahan rupiah dan dolar Amerika Serikat (AS) di gerai penukaran mata uang asing Ayu Masagung, Jakarta, Senin (13/7/2026).
Ekonomi Bisnis

Rupiah Ditutup Loyo ke Rp18.027 per Dolar AS, IHSG Justru Terbang 1,37 Persen

Nilai tukar rupiah dan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup berlawanan arah…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep Malik
4 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up