Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Kamis, 6 Agu 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Sepak Bola
  • DPR
  • Korupsi
  • prabowo
  • MBG
  • Piala Dunia 2026
  • Purbaya
  • Prabowo Subianto
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Hype / Tidur di Mobil Mesin Menyala Bisa Berakibat Fatal, Ini Penjelasan Ilmiahnya
Hype

Tidur di Mobil Mesin Menyala Bisa Berakibat Fatal, Ini Penjelasan Ilmiahnya

Hilwa UrwatulIvan OWRITE
Last updated: Agustus 5, 2026 11:22 pm
By
Hilwa Urwatul Wutsqa
Hilwa Urwatul
ByHilwa Urwatul Wutsqa
Internship
Mahasiswa IISIP Jakarta yang hadir di OWRITE untuk meramu isu-isu sosial menjadi bacaan yang ringan dan relatable.
Follow:
Ivan Syahruna Lubis
Ivan OWRITE
ByIvan Syahruna Lubis
Redaktur
Editor berita di OWRITE Media, meliput pemberitaan gaya hidup dan Peristiwa.
Follow:
2 jam lalu
Share
Ilustrasi Tidur di Mobil Mesin Menyala
Ilustrasi Tidur di Mobil Mesin Menyala (Foto: unsplash.com)
SHARE

Banyak orang memilih beristirahat sejenak di dalam mobil setelah perjalanan jauh atau saat menunggu seseorang. Kabin mobil yang tenang, sejuk, dan nyaman memang sering membuat pengemudi maupun penumpang tanpa sadar tertidur.

Namun, kebiasaan tidur di dalam mobil dengan mesin dan AC yang masih menyala ternyata menyimpan risiko yang sangat berbahaya.

Kasus kematian akibat keracunan gas karbon monoksida (CO) saat tidur di dalam mobil masih terus terjadi. Bahaya ini sering kali tidak disadari karena gas karbon monoksida tidak memiliki warna, bau, maupun rasa sehingga mustahil dideteksi oleh indra manusia.

Lalu, apa sebenarnya yang membuat karbon monoksida begitu berbahaya? Guru Besar FMIPA UI, Prof. Zulys, menjelaskan hal tersebut melalui unggahan di akun Instagram @prof.zulys. Berikut penjelasannya.

Apa Itu Karbon Monoksida? Melansir dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), karbon monoksida (CO) adalah gas yang tidak berwarna, tidak berasa, tidak mengiritasi, dan tidak berbau.

Baca juga:
Panas Makin Menyengat, Epidemiolog Ungkap Ancaman Heat Stress di Indonesia Cuaca panas ekstrem di Indonesia bukan lagi sekadar persoalan rasa gerah atau…
Intip Cara War 'Tiket Emas' Upacara HUT Ke-81 RI di… Pendaftaran untuk mengikuti upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik…
Mengenal Windsurfing, Olahraga Air yang Memadukan Selancar dan Berlayar Ketika berlibur ke pantai, ada banyak aktivitas seru yang bisa dilakukan untuk…
  • Panas Makin Menyengat, Epidemiolog Ungkap Ancaman Heat Stress di Indonesia
  • Intip Cara War 'Tiket Emas' Upacara HUT Ke-81 RI di Istana: Kuota…
  • Mengenal Windsurfing, Olahraga Air yang Memadukan Selancar dan Berlayar

Gas ini dihasilkan melalui pembakaran gas, minyak, petrol, bahan bakar padat, atau kayu. Terbentuknya gas CO berasal dari kebakaran, tungku, pemanas, oven, dan mesin.

Dalam kondisi tertentu, gas buang dari knalpot dapat masuk kembali ke dalam kabin mobil. Hal ini dapat terjadi akibat beberapa faktor, seperti:

  • Kebocoran pada sistem knalpot.
  • Sirkulasi udara atau AC yang tidak optimal.
  • Mobil dinyalakan di ruang tertutup, seperti garasi tanpa ventilasi yang memadai.

Ketika gas karbon monoksida masuk ke dalam kabin, penumpang berisiko menghirupnya tanpa menyadari adanya ancaman.

Setelah terhirup, karbon monoksida akan masuk ke aliran darah dan berikatan dengan hemoglobin, yaitu protein dalam sel darah merah yang bertugas membawa oksigen ke seluruh tubuh.

Lebih lanjut, Prof. Zulys menjelaskan bahwa karbon monoksida memiliki daya ikat terhadap hemoglobin sekitar 200 hingga 250 kali lebih kuat dibandingkan oksigen.

Akibatnya, oksigen tidak dapat diangkut secara optimal ke organ-organ penting, terutama otak dan jantung.

Begitu masuk ke tubuh, karbon monoksida menyerang darah kita. Senyawa ini sangat berbahaya karena ia mengikat hemoglobin lebih kuat 200 kali daripada oksigen. Akibatnya, oksigen tidak sampai ke otak,”

jelasnya.

Ketika otak kekurangan oksigen, seseorang tidak selalu langsung merasakan sesak napas atau rasa panik. Justru gejala awal yang muncul biasanya berupa mengantuk, pusing, lemas, hingga sulit berkonsentrasi.

Karena itulah banyak korban akhirnya tertidur semakin pulas tanpa menyadari bahwa tubuhnya sedang mengalami kekurangan oksigen. Jika paparan terus berlanjut, korban bisa kehilangan kesadaran hingga meninggal dunia.

Karbon monoksida disebut sebagai silent killer atau “pembunuh diam-diam”. Hal itu karena gas ini tidak memberikan tanda-tanda yang mudah dikenali.

Korban tidak mencium bau apa pun, tidak melihat asap, bahkan sering kali tidak merasa kesulitan bernapas. Rasa kantuk yang muncul justru membuat seseorang semakin sulit menyelamatkan diri.

Tanpa penanganan cepat, kekurangan oksigen pada otak dapat menyebabkan kerusakan permanen hingga kematian.

Cara Mencegah Keracunan Karbon Monoksida Untuk menghindari risiko keracunan karbon monoksida, Prof. Zulys menyarankan beberapa langkah sederhana yang dapat dilakukan:

  • Hindari tidur di dalam mobil dengan mesin dan AC tetap menyala.
  • Jangan menyalakan mobil di garasi atau ruang tertutup yang minim ventilasi.
  • Pastikan knalpot dan sistem pembuangan kendaraan tidak mengalami kebocoran.
  • Lakukan servis kendaraan secara rutin agar sistem pembakaran dan pembuangan gas tetap berfungsi dengan baik.

Jika terpaksa berhenti untuk beristirahat, lebih aman mematikan mesin dan mencari tempat dengan sirkulasi udara yang baik.

Tag:Bahaya Keracunan GasMesin Mobil MenyalaTidur di Mobil
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Hilwa Urwatul
ByHilwa Urwatul Wutsqa
Internship
Follow:
Mahasiswa IISIP Jakarta yang hadir di OWRITE untuk meramu isu-isu sosial menjadi bacaan yang ringan dan relatable.
Ivan OWRITE
ByIvan Syahruna Lubis
Redaktur
Follow:
Editor berita di OWRITE Media, meliput pemberitaan gaya hidup dan Peristiwa.
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Trending di OWRITE
Dari Court ke Street, Sepatu Basket Berubah Jadi Statement Fashion
By Syifa Fauziah
Sepatu Basket
1
Babak Baru Polemik Tudingan Wartawan ‘Gerombolan Sirkus’, Deddy Sitorus Siapkan Langkah Hukum
By Rika Pangesti
Anggota Komisi II DPR RI Deddy Yevri Sitorus.
2
Prabowo Akan Pidato di Sidang Tahunan MPR, Mantan Presiden hingga Ketum Parpol Diundang ke Senayan
By Rika Pangesti
Ketua MPR Ahmad Muzani konferensi pers bersama pimpinan MPR terkait agenda sidang tahunan.
3
Bukan Pedoman Teknis, MPR Ungkap PPHN Bakal Jadi Kompas Filosofis bagi Semua Lembaga Negara
By Rika Pangesti
Ketua MPR Ahmad Muzani usai rapat gabungan MPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu, 5 Agustus 2026.
4
Persib Incar Trofi Kedua Piala Presiden, Tapi Igor Tolic Tak Mau Remehkan Persebaya
By Hadi Febriansyah
Persib Bandung
5

BERITA LAINNYA

Ilustrasi Cuaca Panas
Hype

Panas Makin Menyengat, Epidemiolog Ungkap Ancaman Heat Stress di Indonesia

Cuaca panas ekstrem di Indonesia bukan lagi sekadar persoalan rasa gerah atau…

Syifa FauziahIvan OWRITE
By
Syifa Fauziah
Ivan Syahruna Lubis
49 menit lalu
Anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Nasional mengikuti latihan tingkat pusat di Lapangan PPSDM Kemendikdasmen, Depok, Jawa Barat, Senin (3/8/2026).
Hype

Intip Cara War ‘Tiket Emas’ Upacara HUT Ke-81 RI di Istana: Kuota Cuma 8.100 Kursi!

Pendaftaran untuk mengikuti upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik…

Syifa Fauziahowrite-adi-briantika
By
Syifa Fauziah
Adi Briantika
2 jam lalu
Windsurfing, Olahraga Air
Hype

Mengenal Windsurfing, Olahraga Air yang Memadukan Selancar dan Berlayar

Ketika berlibur ke pantai, ada banyak aktivitas seru yang bisa dilakukan untuk…

Hilwa UrwatulIvan OWRITE
By
Hilwa Urwatul Wutsqa
Ivan Syahruna Lubis
14 jam lalu
Batagor Ikan Khas Bandung
Hype

Resep Batagor Ikan Khas Bandung, Enak dan Mudah Dibuat

Batagor ikan menjadi salah satu jajanan khas Bandung yang mudah ditemukan di…

Syifa FauziahIvan OWRITE
By
Syifa Fauziah
Ivan Syahruna Lubis
15 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up