Artis Cinta Laura ikut menyoroti kasus meninggalnya Yurizal, pasien BPJS Kesehatan yang viral di media sosial. Yurizal meninggal dunia diduga karena terlambat mendapat ruang perawatan selama delapan jam.
Melihat kasus itu, Cinta justru mempertanyakan mengenai begitu banyaknya orang Indonesia, termasuk tenaga kesehatan, sering merasa bahwa pasien BPJS layak ditelantarkan hanya karena menggunakan BPJS.
Hal itu menyebabkan tingkat ketidakpercayaan publik menurun.
Ini terbentuk dari cerita-cerita yang terus bermunculan selama bertahun-tahun (ada yang terverifikasi, ada yang tidak) tentang pasien dan keluarganya yang merasa diabaikan di saat mereka paling membutuhkan pertolongan,”
tulis Cinta dalam cuitannya di X @xcintakiehlx, dikutip pada Kamis, 6 Juli 2026.
Layanan BPJS Kesehatan
Cinta menegaskan, bila tuduhan publik mengenai lambatnya layanan yang disebabkan karena pasien menggunakan layanan BPJS Kesehatan itu benar, maka mereka yang bertanggung jawab harus dimintai pertanggungjawaban.
Apa pun hasil akhirnya, publik tetap berhak mendapatkan transparansi,”
ujarnya.
Kemudian, Cinta juga mempertanyakan mengenai sistem kesehatan di mana status asuransi seseorang memengaruhi rasa aman mereka saat melangkah masuk ke rumah sakit.
Menurutnya, layanan kesehatan bukanlah hak istimewa bagi mereka yang mampu membayar lebih. Martabat, empati, dan pelayanan medis yang tepat waktu seharusnya tidak pernah bergantung pada apakah seseorang membawa kartu BPJS atau asuransi swasta.
Pasien ini, dan setiap keluarga di Indonesia, berhak mendapatkan jawaban, akuntabilitas, dan sistem kesehatan yang benar-benar bisa mereka percaya,”
tandasnya.




















