Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat pada pembukaan perdagangan Jumat pagi, 7 Agustus 2026 sebesar 0,13 persen ke level 6.352.
Untuk nilai transaksi IHSG sebesar Rp488,3 miliar, dengan melibatkan 1,2 miliar saham dalam 86,7 ribu kali transaksi. Sebanyak 160 saham turun, 251 tidak bergerak, dan 237 naik.
Head of Retail Research BNI Sekuritas Fanny Suherman memperkirakan IHSG akan kembali menguat pada perdagangan hari ini. Setelah sebelumnya IHSG ditutup melemah pada Kamis, 6 Agustus 2026 sebesar 0,12 persen.
IHSG berpotensi bergerak kembali menguat hari ini,”
kata Fanny dalam analisisnya, Jumat, 7 Agustus 2026.
Saham Asia
Fanny menuturkan, untuk bursa saham Asia tercatat bervariasi pada perdagangan Kamis, 6 Agustus seiring rally yang dipimpin saham-saham Artificial Intelligence (AI). Namun, pelaku pasar terus mencermati prospek kesepakatan damai antara Amerika Serikat (AS) dan Iran.
Adapun indeks Jepang yakni Nikkei 225 turun 0,93 persen. Sementara, di Korea Selatan indeks KOSPI merosot 4,58 persen dan indeks KOSDAQ menguat 0,26 persen.
Lalu, di Tokyo, saham Kioxia merosot 10,2 persen dan Tokyo Electron melemah 5,5 persen. Kemudian, Hang Seng Hong Kong turun 1,49 persen, Taiex Taiwan melemah 0,48 persen, serta ASX 200 Australia menguat 0,47 persen.
Lantas, untuk perdagangan hari ini, Fanny memperkirakan bahwa IHSG akan bergerak di level support 6.300 hingga 6.320. Sedangkan, level resist IHSG di kisaran 6.380 hingga 6.420.






















