Presiden Amerika Serikat Donald Trump secara terbuka mendukung Presiden FIFA Gianni Infantino yang sedang menghadapi berbagai sorotan.
Belakangan ini Infantino menjadi pusat perhatian menyusul tudingan hubungan pribadi di lingkungan kerja, serta kritik terhadap rencana investasi swasta FIFA yang menuai penolakan.
Melalui unggahan di Truth Social pada Senin, 11 Agustus 2026, Trump memperingatkan FIFA agar tidak mengambil langkah untuk mengganti Infantino dari posisi Presiden FIFA.
“FIFA akan membuat kesalahan besar jika, karena alasan apa pun, mereka bahkan mempertimbangkan untuk menggantikan Presiden Gianni Infantino,”
ucap Trump.
Puji Kepemimpinan Infantino
Trump bahkan memberikan penilaian positif terhadap kinerja Infantino. Ia menyebut pria berkewarganegaraan Italia-Swiss tersebut sebagai sosok yang “fantastis”.
Menurut Trump, Infantino berhasil membawa Piala Dunia ke level kesuksesan yang belum pernah terjadi sebelumnya. Maka ia menilai pergantian kepemimpinan FIFA justru berpotensi membawa kerugian.
“Dia memimpin Piala Dunia paling sukses, empat kali lipat lebih sukses, yang pernah diselenggarakan. Jika dia pergi, tidak akan pernah ada lagi yang sesukses atau seuntung itu!”
tegas Trump.
Sikap Trump berbanding terbalik dengan sejumlah organisasi sepak bola di kawasan Amerika Utara dan sekitarnya.
Federasi Sepak Bola Amerika Serikat (US Soccer), bersama Federasi Sepak Bola Kanada serta organisasi sepak bola dari kawasan Amerika Tengah dan Karibia, sempat mengkritik kepemimpinan Infantino.
Situasi ini menunjukkan ada perbedaan sikap di antara pihak-pihak yang berada dalam ekosistem sepak bola kawasan tersebut mengenai masa depan kepemimpinan FIFA.
Infantino Bantah Tuduhan
Di tengah berbagai tekanan tersebut, Infantino dijadwalkan kembali mencalonkan diri dalam pemilihan Presiden FIFA yang akan berlangsung pada Maret 2027.
Infantino pun membantah tuduhan pelanggaran yang mengarah kepadanya. FIFA juga mendukung sang presiden dan menilai kritik yang muncul merupakan bagian dari upaya sistematis untuk melemahkan kepemimpinan organisasi.
“Sebuah upaya bersama dan berkelanjutan oleh beberapa pihak untuk merusak,”
kata FIFA terkait dinamika yang menimpa Infantino.
Dukungan terhadap Infantino tidak hanya datang dari Donald Trump. Sejumlah organisasi sepak bola internasional juga tercatat berada di belakang Presiden FIFA tersebut.
Konfederasi Sepak Bola Afrika (CAF) dan badan sepak bola Amerika Selatan, CONMEBOL, turut mendukung agar Infantino tetap melanjutkan kepemimpinan sebagai orang nomor wahid di FIFA.
Dengan semakin banyak pihak yang menyampaikan sikap berbeda, masa depan Infantino menjelang pemilihan Presiden FIFA menjadi salah satu isu yang menarik perhatian dunia sepak bola internasional.























