Analis politik dan intelijen Universitas Nasional, Dr. Selamat Ginting mengatakan, rencana aksi demonstrasi mahasiswa pada bulan Agustus perlu dicermati di tengah dugaan adanya upaya kelompok tertentu menyabotase program prioritas presiden, termasuk kebijakan pengambilan aset dari pihak yang disebutnya sebagai oligarki hitam.
Saya kira tanda-tanda itu ada ya. Artinya secara hipotesis, bukan kesimpulan faktual karena kesimpulan faktual itu harus dibuktikan dulu, ada fakta, ada data, ada analisis, ada kemungkinan,”
kata Selamat Ginting yang dikutip dari podcast YouTube ForumkeadilanTV, Kamis, 13 Agustus 2026.
Menurutnya, fenomena demonstrasi tidak dapat sepenuhnya dilepaskan dari gonjang-ganjing yang terjadi sejak awal Juli, termasuk konflik antara kepolisian dan kejaksaan.
Rangkaian persoalan tersebut, tambah Selamat Ginting, perlu dibaca sebagai bagian dari dinamika politik dan penegakan hukum yang lebih luas.
Jadi, demo-demo ini tidak bisa dipisahkan dari gonjang-ganjing di awal Juli, di mana konflik yang besar antara kepolisian dan kejaksaan itu tidak bisa dibantah lagi,”
ucapnya.
Upaya Pembangkangan
Selamat Ginting menduga, terdapat upaya pembangkangan terhadap Presiden Prabowo Subianto yang telah berlangsung sejak Juli.
Ia mengaitkannya dengan program prioritas pemerintah untuk mengambil kembali aset atau dana yang menurutnya berasal dari pihak-pihak yang disebut sebagai oligarki hitam dan pejabat yang terkait dengan penyelenggara negara.
Ini menurut saya ada kasus di mana pembangkangan terhadap Presiden itu terjadi sejak Juli. Artinya memang program prioritas Presiden untuk mengambil dana sebanyak-banyaknya dari oligarki hitam, dari pejabat-pejabat yang terkait dengan pejabat negara, itu sedang dilakukan sabotase,”
ungkapnya.
Dikatakannya, salah satu program yang menjadi sorotan adalah kebijakan terkait Penerimaan Kawasan Hutan (PKH).
Ia menuturkan, kebijakan tersebut membutuhkan mekanisme khusus, karena tidak dapat sepenuhnya mengandalkan kepolisian yang menurutnya berpotensi dikaitkan dengan rezim sebelumnya.
Jadi ada sabotase terhadap program Presiden, dalam hal ini PKH itu. Ini kan seperti sebuah Satgas khusus, karena memang tidak bisa lagi mengandalkan kepolisian. Karena mau tidak mau, akan dikaitkan dengan rezim lama,”
jelasnya.
Selamat Ginting menduga konflik yang muncul ke permukaan dapat menjadi semacam tirai yang menutupi kepentingan kelompok tertentu untuk menyelamatkan aset maupun kepentingannya.
Oleh karena itu memang upaya-upaya konflik ini sebenarnya hanya tirai, tapi di belakangnya adalah menyelamatkan oligarki hitam. Jadi ada upaya kelompok tertentu untuk menyelamatkan oligarki hitam dan sekaligus menyelamatkan dirinya. Karena ini menjadi sasaran,”
tegasnya.
Penggulingan Kekuasaan
Ia menilai, jika upaya tersebut terjadi dapat berujung pada pelemahan posisi politik presiden, karena program utama pemerintah dianggap gagal atau tidak berjalan. Bahkan, kondisi itu pada akhirnya dapat berkembang menjadi upaya penggulingan kekuasaan.
Jadi upaya penggulingan itu otomatis karena program utama Presiden seperti PKH ini dihancurkan. Itu otomatis menghancurkan, mendelegitimasi Presiden,”
ucapnya.
Karena itu, Selamat menilai demonstrasi mahasiswa yang berlangsung pada Agustus menjadi salah satu fenomena politik yang menarik untuk dicermati.
Untuk itu, di bulan-bulan Agustus ini menurut saya, tentu saja yang menarik dibaca adalah demo-demo itu,”
tandasnya.





















