Politisi senior Amien Rais meminta pemerintah tidak defensif menghadapi analisis media asing yang memprediksi Indonesia berisiko menuju kebangkrutan di bawah pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
Menurutnya, peringatan tersebut seharusnya dijadikan alarm untuk memperbaiki kondisi ekonomi, bukan dibalas dengan menuding pihak asing sebagai penyebab atau pihak yang tidak menyukai Indonesia.
Sinyalemen jurnal Belanda ini seharusnya kita jadikan peringatan bahwa kondisi ekonomi kita memang sedang tidak baik-baik saja,”
kata Amien Rais yang dikutip dari video pendeknya, Kamis, 13 Agustus 2026.
Amien Rais menyinggung analisis media cetak Belanda, The Fox Crown, yang membahas kondisi perekonomian Indonesia di bawah pemerintahan Prabowo.
Ia menyebut analisis tersebut mempertanyakan apakah Indonesia sedang menuju kebangkrutan.
Sebuah analisa media cetak terkemuka di Belanda, The Fox Crown, yang membuat analisa perekonomian Indonesia di bawah Presiden Prabowo,”
ujarnya.
Tak Perlu Panik
Dikatakannya, peringatan tersebut tidak seharusnya membuat pemerintah kebakaran jenggot. Sebaliknya, analisis mengenai kondisi ekonomi Indonesia perlu diterima sebagai masukan, terlebih persoalan ekonomi serupa juga telah disampaikan sejumlah pakar dalam negeri dan dirasakan masyarakat.
Hal ini sudah didengungkan oleh banyak pakar ekonomi kita dan kenyataan di lapangan pun kita rasakan,”
tegasnya.
Karena itu, mantan Ketua MPR RI itu meminta pemerintah tidak buru-buru menuduh analisis dari luar negeri sebagai upaya pihak asing yang tidak menyukai Indonesia.
Bagi Amien Rais, kritik terhadap kondisi ekonomi seharusnya dilihat dari substansinya, bukan dari siapa yang menyampaikannya.
Jadi kita tidak usah kebakaran jenggot, kita terima sebagai masukan yang konstruktif. Tidak usah kita tuduh itu pihak asing yang tidak suka pada Indonesia,”
jelasnya.
Amien Rais juga menyindir sikap yang gemar mencari kambing hitam ketika pemerintah mendapat kritik. Ia menilai, respons semacam itu justru tidak menyelesaikan persoalan ekonomi yang sedang dihadapi.
Paling-paling yang percaya cuma londo-ireng model masa lalu dan sebagainya,”
terangnya.
Dengarkan Kritik
Mantan Ketua Umum PAN menambahkan, langkah yang lebih tepat adalah mendengarkan kritik secara serius, mengkajinya, kemudian menggunakan temuan tersebut untuk memperbaiki kebijakan ekonomi.
Kritik tajam, sambung Amien Rais, tidak seharusnya dianggap sebagai ancaman apabila memang dapat menjadi bahan evaluasi.
Nah, sikap yang paling baik memang kritik-kritik tajam itu kita dengar serta kita analisa untuk kita perbaiki sejauh kita bisa,”
tandasnya.























