Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Sabtu, 15 Agu 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Sepak Bola
  • DPR
  • prabowo
  • Korupsi
  • MBG
  • Piala Dunia 2026
  • Prabowo Subianto
  • Purbaya
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Hype / Siapa yang Suka Halu Sampai Lupa Waktu? Hati-hati Jangan-jangan Kamu Kena Maladaptive Daydreaming!
Hype

Siapa yang Suka Halu Sampai Lupa Waktu? Hati-hati Jangan-jangan Kamu Kena Maladaptive Daydreaming!

Ani RatnasariIvan OWRITE
Last updated: Agustus 14, 2026 11:29 pm
By
Ani Ratnasari
Ani Ratnasari
ByAni Ratnasari
Internship
Mahasiswa IISIP Jakarta yang percaya bahwa setiap data punya cerita dan setiap kebijakan punya dampak. Sedang mendalami dinamika sosial sambil mengasah ketajaman kata di OWRITE.
Follow:
Ivan Syahruna Lubis
Ivan OWRITE
ByIvan Syahruna Lubis
Redaktur
Editor berita di OWRITE Media, meliput pemberitaan gaya hidup dan Peristiwa.
Follow:
3 jam lalu
Share
Ilustrasi halusinasi
Ilustrasi halusinasi (Foto: primayahospital.com)
SHARE

Pernah nggak kamu melamun sambil ngebayangin masa depan, ngulang kejadian memalukan, ngobrol sama seseorang di kepala, atau bahkan bikin cerita sendiri kayak film? 

Daftar isi Konten
  • Apa Saja Gejalanya?
  • Bedanya Halu Biasa?
  • Kenapa Bisa Terjadi?
  • Gangguan Mental
  • Cara Mengatasinya?

Emang awalnya cuma kayak beberapa menit aja, tapi tanpa sadar kamu jadi tenggelam lama banget di dunia imajinasi? Mungkin kamu perlu kenalan dengan istilah maladaptive daydreaming.

Buat Gen Z, aktivitas kayak gini mungkin sering disebut “halu”. Sebenarnya, melamun atau berkhayal sesekali itu merupakan hal yang wajar banget, selama kamu masih bisa balik lagi ke realita dan jalanin aktivitas sehari-hari. 

Tapi masalahnya kadang beberapa orang sulit mengontrol khayalannya sendiri hingga makan waktu banyak, dan mulai ganggu aktivitas belajar, kerja, hubungan sosial, atau rutinitas kamu.

Menurut informasi dari laman Psikolog Kak Gun, maladaptive daydreaming dapat membuat seseorang terlalu larut dalam dunia khayalan hingga mengabaikan kehidupan nyata.

Khayalannya juga bisa sangat detail, mulai dari karakter, percakapan, hubungan, sampai alur cerita yang terus berkembang dan menimbulkan keterikatan emosional.

Baca juga:
Ilmu Dagin, Ini 10 Singkatan Sering Digunakan di Kalangan Gen… Pernah nggak sih, lagi enak-enak baca chat atau scroll komentar TikTok eh tiba-tiba ketemu…
Ternyata Melamun Bisa Membantu Kreativitas, Benarkah? Sering melamun di tengah aktivitas? Ternyata, kebiasaan ini bisa membantu otak memicu…
Psikologi Menjelaskan, Cara Berpikir Bisa Mempengaruhi Kepribadian Mau berubah jadi versi diri yang lebih baik? Jangan cuma ubah kebiasaan…
  • Ilmu Dagin, Ini 10 Singkatan Sering Digunakan di Kalangan Gen Z 2026
  • Ternyata Melamun Bisa Membantu Kreativitas, Benarkah?
  • Psikologi Menjelaskan, Cara Berpikir Bisa Mempengaruhi Kepribadian

Apa Saja Gejalanya?

Salah satu tanda yang perlu diperhatikan adalah intensitas khayalannya. Seseorang bisa tenggelam dalam cerita di kepalanya selama waktu yang panjang, bahkan merasa seperti menjadi tokoh utama. 

Studi tentang maladaptive daydreaming menemukan bahwa aktivitas ini dapat melibatkan fantasi yang sangat hidup, naratif, dan emosional.

Tanda lainnya adalah sulit menghentikan khayalan. Kamu mungkin sadar ada tugas yang harus dikerjakan, tetapi tetap merasa ingin melanjutkan cerita di kepala. 

Akibatnya, waktu untuk belajar, bekerja, tidur, atau bersosialisasi ikut terpotong. Kondisi ini kian mengkhawatirkan ketika kamu merasa kehilangan kontrol dan khayalan mulai memberikan dampak nyata terhadap kehidupan sehari-hari.

Kondisi tersebut juga bisa membuat konsentrasi berantakan. Misalnya, kamu sedang membaca buku atau mengerjakan tugas, tetapi pikiran tiba-tiba masuk ke skenario imajinasi. 

Awalnya hanya sebentar, kemudian berkembang menjadi cerita panjang sampai kamu kehilangan fokus. Penelitian menunjukkan maladaptive daydreaming berkaitan dengan gangguan fungsi dan kesulitan dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.

Selain produktivitas, dampaknya juga bisa terasa secara emosional. Seseorang dapat merasa bersalah setelah terlalu lama berkhayal, lebih nyaman berada di dunia imajinasi, atau mulai menarik diri dari lingkungan karena kehidupan nyata terasa kurang menyenangkan dibandingkan dunia di kepala.

Bedanya Halu Biasa?

Melamun tidak otomatis berarti maladaptive daydreaming. Kamu bisa saja berkhayal ketika bosan, mendengarkan musik, atau sebelum tidur, lalu kembali menjalani aktivitas seperti biasa. 

Perbedaannya lebih terlihat dari intensitas, frekuensi, sulitnya mengontrol khayalan, serta sejauh mana aktivitas tersebut mengganggu kehidupan sehari-hari.

Skrining Tujuh Juta Anak, Kemenkes Temukan Indikasi Masalah Kesehatan Jiwa Hampir 10 Persen

Kenapa Bisa Terjadi?

Lantas, kenapa seseorang bisa “terjebak” dalam khayalan? Menurut informasi Psikolog Kak Gun, pengalaman seperti kesepian, trauma, kekerasan, atau tekanan emosional dapat menjadi konteks yang mendorong seseorang menggunakan khayalan sebagai pelarian sementara. 

Namun, penyebabnya tidak selalu sama pada setiap orang. Kajian terbaru juga menemukan adanya hubungan maladaptive daydreaming dengan pengalaman traumatis, kesepian, kesulitan regulasi emosi, serta berbagai masalah psikologis.

Maladaptive daydreaming juga ditemukan berkaitan dengan ADHD, depresi, kecemasan, dan OCD dalam sejumlah penelitian. 

Namun, hubungan tersebut bukan berarti seseorang yang mengalami maladaptive daydreaming pasti memiliki kondisi tersebut. 

Meta-analisis 2025 menemukan adanya asosiasi antara maladaptive daydreaming dan berbagai masalah psikologis, tetapi hal tersebut tetap perlu dibedakan dari diagnosis masing-masing kondisi.

Gangguan Mental

Sampai sekarang, maladaptive daydreaming belum menjadi diagnosis resmi dalam sistem klasifikasi gangguan mental. Karena itu, jangan langsung melakukan self-diagnose hanya karena merasa punya beberapa cirinya. 

Bahkan, para peneliti masih memperdebatkan posisi kondisi ini dalam klasifikasi gangguan mental dan mendorong penelitian lebih lanjut.

Cara Mengatasinya?

Kalau khayalan sudah mulai mengganggu kehidupan sehari-hari, jangan buru-buru mencari “obat” sendiri. Menurut informasi Brain Academy, pendekatan seperti cognitive behavioral therapy (CBT) dapat digunakan untuk membantu memahami pola pikiran dan perilaku. 

Namun, bukti mengenai penanganan khusus maladaptive daydreaming masih berkembang. Salah satu uji klinis menemukan bahwa latihan mindfulness dan self-monitoring berbasis internet dapat membantu mengurangi gejala pada sebagian peserta, tetapi penelitian terapi yang lebih luas masih dibutuhkan.

Kamu bisa mulai mencari bantuan kalau khayalan sudah makan banyak waktu, tugas terbengkalai, jam tidur berantakan, hubungan sosial mulai renggang, atau kamu merasa sulit mengendalikan kebiasaan tersebut. 

Berkonsultasi dengan psikolog atau profesional kesehatan mental dapat membantu melihat apakah masalah tersebut memang berkaitan dengan maladaptive daydreaming atau kondisi lain.

Suka “halu” bukan berarti kamu otomatis mengalami maladaptive daydreaming. Berimajinasi merupakan bagian normal dari kehidupan. 

Yang perlu diperhatikan adalah ketika dunia khayalan mulai mengambil alih waktu, sulit dikendalikan, menimbulkan tekanan emosional, dan membuat kehidupan nyata ikut berantakan.

Kalau kamu mulai merasa, “Aku sebenarnya pengen berhenti, tapi kok susah banget ya?”, mungkin ini saatnya berhenti sejenak dan memperhatikan kondisi diri sendiri. 

Nggak perlu langsung memberi label pada diri, tetapi jangan abaikan jika khayalan sudah mengganggu hidup. Imajinasi seharusnya menemani kehidupanmu, bukan menggantikannya.

Tag:Gangguan Mentalgen zImajinasiKesehatan JiwaPsikologi
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Ani Ratnasari
ByAni Ratnasari
Internship
Follow:
Mahasiswa IISIP Jakarta yang percaya bahwa setiap data punya cerita dan setiap kebijakan punya dampak. Sedang mendalami dinamika sosial sambil mengasah ketajaman kata di OWRITE.
Ivan OWRITE
ByIvan Syahruna Lubis
Redaktur
Follow:
Editor berita di OWRITE Media, meliput pemberitaan gaya hidup dan Peristiwa.
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Trending di OWRITE
Prabowo Tak Singgung Nasib Guru PPPK Dalam Pidato, Begini Respon DPR
By Rahmat Tunny
Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pidato dalam Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR-DPD RI Tahun 2026 di Kompleks Parlemen, Jakarta. (Sumber: Antara Foto/Dhemas Reviyanto/bay/kye)
1
Prabowo Klaim Kerja Habis-habisan untuk Rakyat: Kalender Saya Tidak Ada Tanggal Merah
By Natania Longdong
Presiden RI Prabowo Subianto saat pidato di Sidang Tahunan MPR.
2
Komeng Sentil Pelaksanaan MBG: Program Presiden Bagus, Cuma yang Kerjanya Aja Nggak Bener
By Rika Pangesti
Anggota DPD Alfiansyah Bustami alias Komeng. (Foto: Owrite/Rika Pangesti).
3
Di Sidang Tahunan MPR, Prabowo Minta Panglima TNI dan Kapolri Usut 1.000 Tambang Ilegal
By Natania Longdong
Presiden Prabowo Subianto di Sidang Tahunan MPR tahun 2026. (Sumber: Dok. DPR)
4
Jokowi Hadir di Sidang Tahunan MPR, Megawati dan SBY Absen
By Rika Pangesti
Presiden Prabowo Subianto tiba di Gedung MPR/DPR/DPD. (Sumber: Dok. DPR)
5

BERITA LAINNYA

Postingan Instagram @unhas.distopia
Hype

PKKMB FIB Unhas Diduga Diambil Alih TNI Hingga Buat Maba Pingsan, Benarkah Demikian?

Dugaan militerisasi dalam pelaksanaan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Fakultas…

Ani RatnasariIvan OWRITE
By
Ani Ratnasari
Ivan Syahruna Lubis
15 jam lalu
Bupati Karo Antonius Ginting saat mengunjungi siswa yang keracunan
Hype

Viral Statement Bupati Karo Usai Kunjungi Ratusan Siswa yang Keracunan MBG, Sebut “Berita Baik”

Ratusan siswa di Kabupaten Karo, Sumatera Utara diduga mengalami keracunan usai menyantap…

Ani RatnasariIvan OWRITE
By
Ani Ratnasari
Ivan Syahruna Lubis
16 jam lalu
Ketua DPR Puan Maharangi mengenakan kebaya hijau olive saat Sidang Tahunan MPR, 14 Agustus 2026.
Hype

Nuansa ‘Bumi’ di Panggung Parlemen: Puan Maharani Tampil Anggun Dibalut Kebaya Hijau Olive

Ketua DPR Puan Maharani mengenakan kebaya klasik kelir hijau olive pada Sidang…

Syifa Fauziahowrite-adi-briantika
By
Syifa Fauziah
Adi Briantika
19 jam lalu
Istri Wakil Presiden Presiden Gibran Rakabuming Raka, Selvi Ananda (kiri). (Sumber: TV Parlemen)
Hype

Gaya Elegan Selvi Ananda di Sidang Tahunan MPR 2026, Tampil Anggun dengan Kebaya Biru Floral

Istri Wakil Presiden Presiden Gibran Rakabuming Raka, Selvi Ananda, nampak mendampingi sang…

Syifa FauziahAmin-Suciady-Owrite
By
Syifa Fauziah
Amin Suciady
20 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up