Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Senin, 17 Agu 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Sepak Bola
  • DPR
  • prabowo
  • Korupsi
  • MBG
  • Piala Dunia 2026
  • Purbaya
  • Prabowo Subianto
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Nasional / Hukum Kaku ala Londo: Megawati Pertanyakan Keadilan Pencuri Labu vs. Si Hobi Mangkir
Nasional

Hukum Kaku ala Londo: Megawati Pertanyakan Keadilan Pencuri Labu vs. Si Hobi Mangkir

Rika Pangestiowrite-adi-briantika
Last updated: Agustus 17, 2026 2:38 pm
By
Rika Pangesti
Rika Pangesti
ByRika Pangesti
Reporter
Rika Pangesti adalah reporter di OWRITE yang berfokus pada peliputan isu megapolitan dan berita nasional. Berlatar pendidikan Magister Ilmu Komunikasi Politik dari Universitas Paramadina, ia memadukan...
Follow:
Adi Briantika
owrite-adi-briantika
ByAdi Briantika
Asred
Seorang jurnalis di OWRITE, yang meliput isu nasional, politik, hukum dan kriminal.
Follow:
3 jam lalu
Share
Ketua Umum DPP PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri memimpin upacara peringatan HUT Kemerdekaan ke-81 RI di halaman Masjid At-Taufiq, Sekolah Partai PDIP, Lenteng Agung, Jakarta, Senin (17/8/2026).
Ketua Umum DPP PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri memimpin upacara peringatan HUT Kemerdekaan ke-81 RI di halaman Masjid At-Taufiq, Sekolah Partai PDIP, Lenteng Agung, Jakarta, Senin (17/8/2026). (ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya/wsj.)
SHARE

Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri mengkritik penegakan hukum di Indonesia lantaran kerap berjalan secara mekanis namun kehilangan rasa keadilan.

Daftar isi Konten
  • Diskriminatif
  • Singgung Mangkir Pemeriksaan

Megawati menyampaikan uneg-uneg tersebut saat memberikan amanat dalam upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI di halaman Masjid At-Taufiq, Sekolah Partai PDIP, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Senin, 17 Agustus 2026. 

Di hadapan kader dan peserta upacara, Presiden ke-5 RI itu mempertanyakan makna kemerdekaan jika rakyat belum mendapatkan perlakuan adil, termasuk ketika berhadapan dengan hukum.

“Apakah kemerdekaan telah benar-benar dirasakan oleh seluruh rakyat Indonesia? Apakah rakyat memiliki kesempatan yang sama untuk hidup layak? Mengapa negara hukum sulit sekali diwujudkan sehingga ketidakadilan merajalela? Keadilan untuk semua menjadi tuntutan yang semakin kuat,”

kata Megawati.

Ia kemudian menyindir praktik penegakan hukum yang lebih mengutamakan penerapan aturan ketimbang mempertimbangkan sisi kemanusiaan, serta menyamakannya dengan karakter hukum era kolonial.

“Saya mendengar ini, lalu tertawa. Indonesia ini, kok, kayak orang Belanda, ya? Hukum dilakukan, tapi tidak berkeadilan,”

kata dia.
Baca juga:
Kecam Letusan Senjata di Tempat Ibadah Saat Pengibaran Bendera GAM,… PDI Perjuangan menyoroti respons aparat dalam menangani insiden pengibaran bendera Bulan Bintang…
Kasus Keracunan MBG Berulang, PDIP: Di Situ Ada Pemburu Rente Kasus keracunan makanan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali menjadi sorotan.…
Megawati, TAP MPRS 33, dan Luka Panjang Keluarga Bung Karno Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri kembali mengungkit luka ayahanda, Soekarno, dalam peringatan…
  • Kecam Letusan Senjata di Tempat Ibadah Saat Pengibaran Bendera GAM, PDIP: Jangan…
  • Kasus Keracunan MBG Berulang, PDIP: Di Situ Ada Pemburu Rente
  • Megawati, TAP MPRS 33, dan Luka Panjang Keluarga Bung Karno

Diskriminatif

Kemudian kritik Megawati mengarah pada persoalan yang lebih konkret. Ia menyinggung kasus seorang ibu yang mencuri labu karena kelaparan, kemudian harus berhadapan dengan proses hukum hingga akhirnya dijatuhi hukuman dua bulan penjara.

Pada saat yang sama, Megawati mempertanyakan rasa keadilan ketika kasus-kasus korupsi dengan nilai besar justru terus bermunculan.

“Betapa saya tidak nangis, ada seorang ibu mungkin kelaparan lalu mencuri buah labu, dijatuhi hukuman 2 bulan. Saya bilang ‘aduh orang-orang hukum ini keren banget, ya, sekarang’. Tapi kalian melihat terbuka korupsi luar biasa. Coba pikirkan, apakah keadilan itu yang ingin rakyat dapatkan?”

tanya Megawati.

Dia berpendapat kondisi tersebut perlu menjadi bahan refleksi di tengah perayaan kemerdekaan. Negara hukum seharusnya tidak hanya memastikan aturan ditegakkan, tetapi juga menjamin perlakuan setara bagi setiap warga.

Ia mengingatkan kembali amanat Pasal 27 Ayat (1) UUD 1945 yang menegaskan kedudukan seluruh warga negara sama di dalam hukum dan pemerintahan. Kemudian, perlindungan negara harus berlaku untuk semua kelompok masyarakat, tak lupa ia meminta perempuan kuat ketika memperjuangkan hak.

“Perempuan-perempuan jangan cengeng! Setiap warga negara—bukan hanya laki-laki atau perempuan, tetapi juga penyandang disabilitas, orang tua, hingga anak-anak—semua harus dilindungi oleh Pemerintah Republik Indonesia,”

ujar Megawati.

Singgung Mangkir Pemeriksaan

Dalam amanat yang sama, Megawati turut menyinggung kewajiban warga negara memenuhi panggilan aparat penegak hukum. Dia mengungkit pengalamannya ketika beberapa kali dipanggil polisi pada masa Orde Baru. 

Megawati mengatakan kala itu dia memilih hadir dan menjalani pemeriksaan meski prosesnya berlangsung panjang.

“Saya tiga kali dipanggil polisi, zaman Orde Baru. Saya datang karena saya warga negara Indonesia yang baik. (Pemeriksaa) dari jam 8 pag,i baru selesai jam 8 malam. Tapi saya datang,”

ucap dia.

Merujuk pengalaman tersebut, Megawati kemudian menyentil pihak-pihak yang belakangan enggan memenuhi panggilan penegak hukum ketika berperkara.

“Bagi mereka yang dipanggil, mbok datang, gitu loh. Ada beberapa orang yang baru ini enggak mau datang,”

Pemenuhan panggilan justru jadi kesempatan untuk membuktikan kebenaran. Ia mengaku sikap kooperatif yang pernah dilakukannya tidak serta-merta membuat dirinya ditahan.

“Tunjukkan dengan hadir bahwa di situlah (rakyat ingin) menegakkan kebenaran. Buktinya saya tidak ditahan. Karena apa yang ditanyakan, saya jawab dengan benar,”

kata Megawati.
Baca juga:
Rapal dari Sekolah Partai: Megawati Kirim Doa untuk Korban Gempa… Presiden ke-5 RI sekaligus Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri mengajak seluruh rakyat…
RI Genap 81 Tahun, Ketua KPK Sorot Korupsi yang Masih… Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Setyo Budiyanto menyoroti kasus korupsi masih marak…
Amanat "Medan Tempur Tanpa Senjata", Ketua KPK: Perjuangan Jaga Amanah Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Setyo Budiyanto mengatakan perjuangan kemerdekaan tidak selalu…
  • Rapal dari Sekolah Partai: Megawati Kirim Doa untuk Korban Gempa NTT di…
  • RI Genap 81 Tahun, Ketua KPK Sorot Korupsi yang Masih Marak "Gerogoti"…
  • Amanat "Medan Tempur Tanpa Senjata", Ketua KPK: Perjuangan Jaga Amanah

Tag:belandaHUT RI ke-81LondoMangkirMegawatiPDIP
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Rika Pangesti
ByRika Pangesti
Reporter
Follow:
Rika Pangesti adalah reporter di OWRITE yang berfokus pada peliputan isu megapolitan dan berita nasional. Berlatar pendidikan Magister Ilmu Komunikasi Politik dari Universitas Paramadina, ia memadukan pemahaman akademis dengan pengalaman lapangan — termasuk meliput untuk tvOnenews.com sejak 2022.
owrite-adi-briantika
ByAdi Briantika
Asred
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE, yang meliput isu nasional, politik, hukum dan kriminal.
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Trending di OWRITE
HUT RI ke-81: Gaya Nyentrik Gibran Berbalut Adat NTT, Kumpul Keluarga Besar di Istana
By Hadi Febriansyah
Eks Presiden RI Joko Widodo (kiri), Presiden RI Prabowo Subianto tengah), dan Wakil Presiden Gibran (kanan) dalam peringatan HUT KE-81 RI di Istana Negara, Jakarta, 17 Agustus 2026.
1
Cegah Rasuah: KPK “Pasang Mata” Penyaluran Bantuan Gempa NTT
By Rahmat Baihaqi
Petugas medis memindahkan pasien ke dalam tenda darurat di RSUD Ruteng, Kabupaten Manggarai, NTT, Minggu (16/8/2026).
2
Tampil Anggun Berkebaya Putih, Dewi Soekarno Hadiri Upacara HUT RI di Istana Merdeka
By Rahmat Baihaqi
Istri mendiang Presiden pertama Soekarno, Ratna Dewi Soekarno atau Dewi Soekarno memakai kebaya putih menghadiri upacara HUT ke-81 RI di Istana Negara.
3
Dari Sinden Cilik hingga Peraih Emas Olimpiade, Ini Keseruan HUT ke-81 RI di Istana
By Hadi Febriansyah
Presiden Prabowo Subianto (ketiga kanan) membacakan naskah Proklamasi pada Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan Ke-81 Republik Indonesia di Istana Merdeka, Jakarta
4
Riuh Hari Damai Aceh: Suasana Kondusif, KSAD Maruli Tak Tambah Prajurit
By Rahmat Baihaqi
Massa yang menghadiri zikir dan doa bersama peringatan hari perdamaian Aceh terlibat kericuhan di Banda Aceh, Aceh, Sabtu (15/8/2026).
5

BERITA LAINNYA

Kartu Indonesia Sehat. (Sumber: Dok. BPJS Kesehatan)
Nasional

Pasien BPJS Dianaktirikan, Kabinet Bayangan: Sistem Kesehatan Nasional ‘Sakit Kronis’

Menteri Kesehatan Kabinet Bayangan Irma Hindayana menilai persoalan layanan terhadap pasien BPJSKesehatan…

Rahmat Tunny OWRITEowrite-adi-briantika
By
Rahmat Tunny
Adi Briantika
32 menit lalu
Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri dalam upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI di halaman Masjid At-Taufiq, Sekolah Partai PDIP, Jakarta Selatan, Senin, 17 Agustus 2026.
Nasional

Megawati, TAP MPRS 33, dan Luka Panjang Keluarga Bung Karno

Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri kembali mengungkit luka ayahanda, Soekarno, dalam peringatan…

Rika Pangestiowrite-adi-briantika
By
Rika Pangesti
Adi Briantika
3 jam lalu
Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri dalam Upacara HUT RI ke-81 di Lenteng Agung, Jakarta Selatan, 17 Agustus 2026.
Nasional

Rapal dari Sekolah Partai: Megawati Kirim Doa untuk Korban Gempa NTT di HUT Ke-81 RI

Presiden ke-5 RI sekaligus Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri mengajak seluruh rakyat…

Rika Pangestiowrite-adi-briantika
By
Rika Pangesti
Adi Briantika
3 jam lalu
Petugas medis memindahkan pasien ke dalam tenda darurat di RSUD Ruteng, Kabupaten Manggarai, NTT, Minggu (16/8/2026).
Nasional

Cegah Rasuah: KPK “Pasang Mata” Penyaluran Bantuan Gempa NTT

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bakal mengawasi proses penyaluran bantuan untuk korban gempa…

rahmat-baihaqi-jurnalis-owriteowrite-adi-briantika
By
Rahmat Baihaqi
Adi Briantika
4 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up