Nilai tukar rupiah dibuka menguat pada pembukaan perdagangan Kamis, 20 Agustus 2026 sebesar 0,20 persen atau 35 poin, ke level Rp17.805 per dolar Amerika Serikat (AS).
Analis mata uang Doo Financial Futures Lukman Leong memproyeksikan rupiah akan menguat pada perdagangan hari ini. Penguatan itu karena Departemen Keuangan AS mengumumkan rencana untuk menggandakan operasi buyback.
Rupiah berpotensi menguat seiring pelemahan tajam pada dolar AS itu sendiri setelah Departemen Keuangan AS mengumumkan rencana untuk menggandakan operasi buyback guna mendukung likuiditas obligasi jangka panjang,”
ujar Lukman kepada Owrite Kamis, 20 Agustus 2026.
Rilis Neraca Transaksi Berjalan


Sedangkan dari dalam negeri, Lukman mengatakan bahwa investor tengah menantikan rilis data neraca transaksi berjalan Indonesia.
Investor sangat menantikan rilis data neraca transaksi berjalan Indonesia besok,”
jelasnya.
Adapun untuk perdagangan hari ini, Lukman memperkirakan bahwa rupiah akan menguat di kisaran Rp17.750 per dolar AS hingga Rp17.850 per dolar AS.






















