Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Jumat, 21 Agu 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Sepak Bola
  • DPR
  • prabowo
  • Korupsi
  • MBG
  • Piala Dunia 2026
  • Prabowo Subianto
  • Purbaya
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Kesehatan / Jamal Musiala Alami Kejang Absans hingga Kolaps di Lapangan, Kenali Gejala dan Penyebabnya
Kesehatan

Jamal Musiala Alami Kejang Absans hingga Kolaps di Lapangan, Kenali Gejala dan Penyebabnya

Syifa FauziahIvan OWRITE
Last updated: Agustus 20, 2026 11:59 am
By
Syifa Fauziah
Syifa Fauziah
BySyifa Fauziah
Reporter
Seorang jurnalis di OWRITE Media, yang meliput pemberitaan seputar Gaya Hidup dan Entertainment.
Follow:
Ivan Syahruna Lubis
Ivan OWRITE
ByIvan Syahruna Lubis
Redaktur
Editor berita di OWRITE Media, meliput pemberitaan gaya hidup dan Peristiwa.
Follow:
3 jam lalu
Share
Pemain Bayern Munich Jamal Musiala
Pemain Bayern Munich Jamal Musiala (Foto: Instagram/@jamalmusiala10)
SHARE

Pemain Bayern Munich Jamal Musiala membagikan kondisi yang mengkhawatirkan terkait kesehatannya.

Daftar isi Konten
  • Faktor Risiko
  • Penyebab
  • Gejala
  • Pencegahan
  • Perawatan dan Pengobatan

Pesepak bola 23 tahun tersebut didiagnosis mengidap absence seizures atau kejang absans akibat adanya gangguan pada sistem saraf.

Kondisi tersebut terungkap usai penggawa timnas Jerman tersebut dua kali terjatuh di lapangan dalam kurun waktu berdekatan.

Belum lama ini ia sempat kolaps hanya delapan menit setelah masuk sebagai pemain pengganti dalam laga persahabatan melawan Heidenheim.

Sebelumnya, insiden serupa juga menimpanya saat menghadapi RB Leipzig. Kondisi tersebut pun membuat para penggemarnya merasa khawatir.

Baca juga:
Lima Pemain Bola Pernah Kolaps di Lapangan, Terbaru Jamal Musiala Kondisi pemain Bayern Munich, Jamal Musiala, sempat membuat khawatir setelah dua kali…
Tijjani Reijnders Resmi Tinggalkan Man City, Gabung Al Qadsiah dengan… Tijjani Reijnders resmi meninggalkan Manchester City dan melanjutkan kariernya di Arab Saudi.…
Roberto Carlos Akhirnya Buka Suara soal Isu Masuk Islam, Begini… Legenda sepak bola Brasil, Roberto Carlos akhirnya memberikan penjelasan terkait kabar kehidupan…
  • Lima Pemain Bola Pernah Kolaps di Lapangan, Terbaru Jamal Musiala
  • Tijjani Reijnders Resmi Tinggalkan Man City, Gabung Al Qadsiah dengan Mahar Rp1,4…
  • Roberto Carlos Akhirnya Buka Suara soal Isu Masuk Islam, Begini Pengakuannya

Melalui unggahan di akun Instagram pribadinya, Musiala mengonfirmasi kondisi medis yang dialaminya sekaligus menenangkan para penggemar.

Saya didiagnosis mengidap kejang absans singkat dan sementara, namun dapat diobati, yang dipicu oleh disfungsi neurologis. Hal inilah yang menyebabkan insiden baru-baru ini, seperti pada laga melawan Leipzig dan Heidenheim,”

tulis Musiala, 20 Agustus 2026.

Ia memastikan telah mendapat penanganan dan perawatan intensif dari tim dokter spesialis saraf. Berdasarkan rekomendasi medis, Musiala tetap diizinkan beraktivitas di lapangan hijau tanpa kekhawatiran risiko jangka panjang.

Dengan persetujuan medis dari dokter spesialis saraf, saya ingin terus melakukan apa yang paling membantu pemulihan saya: menjalani hidup dan mengejar passion saya bermain sepak bola,”

tambahnya.

Lantas apa sih absence seizures atau kejang absans yang diidap Musiala?

Dilansir dari laman Primaya Hospital, absence seizures adalah penyakit berupa kejang yang ditandai dengan kondisi bengong atau tidak responsif.

Kondisi ini kerap terjadi pada anak-anak dan remaja (usia 4–12 tahun). Meski demikian, kadang juga terjadi pada usia dewasa.

Dalam dunia medis, kondisi ini sering disebut juga sebagai kejang absans dan kejang petit mal. Disebut demikian karena tubuh mengalami kejang namun tidak menampilkan gejala kejang-kejang.

Meski bagian dari epilepsi, penyakit ini tidak sepenuhnya berhubungan dengan faktor genetik. Namun, kondisi ini kerap dipicu oleh sesuatu seperti gangguan elektrolit, stroke, atau sepsis. Walau demikian, kejang juga bisa terjadi tanpa pemicu.

Gejala utama yang timbul pada penderita absence seizures adalah bengong berupa tatapan kosong selama beberapa detik. Selain itu, gejala sering kali dibarengi dengan gerakan mulut yang seolah-olah mengunyah atau mengecap makanan.

Kondisi ini hanya berlangsung selama beberapa detik, namun dalam seharinya dapat terjadi beberapa kali. Bagi anak-anak, tentunya kondisi ini dapat mengganggu aktivitas sehari-hari baik saat bermain, belajar, atau beraktivitas lain.

Waspada! Bingung, Pingsan hingga Kejang Saat Cuaca Panas Bisa Jadi Tanda Heat Stroke

Secara umum, kondisi ini tidak berbahaya. Namun, bukan berarti tidak butuh perawatan. Bagaimanapun juga, penyakit ini dapat menimbulkan kematian. Misalnya, jika anak sedang berenang lalu tiba-tiba mengalami kejang semacam ini, tentunya dapat membahayakan nyawanya.

Faktor Risiko

Faktor risiko terkena penyakit kejang absans akan meningkat pada seseorang dengan salah satu kondisi di bawah ini:

  • Anak-anak dan remaja usia 4–12 tahun
  • Riwayat trauma pada kepala
  • Jenis kelamin perempuan
  • Riwayat keluarga terkena epilepsi

Penyebab

Sama seperti jenis penyakit seizure lainnya, penyebab utama penyakit ini adalah adanya aktivitas abnormal pada otak penderita. Biasanya berupa masalah listrik pada neuron otak yang mengalami kendala.

Karena perubahan listrik pada otak terjadi secara tiba-tiba, tubuh akan merespons dengan gerakan abnormal, seperti tubuh tidak mau bergerak dan gejala bengong.

Hal tersebut dikarenakan adanya kesalahan pada pembawa pesan yang membuat neurotransmiter atau sel-sel otak sulit berkomunikasi satu sama lain.

Kondisi ini sama sekali tidak dapat dikontrol. Bahkan, penderita pun tidak mampu mengetahui kapan kondisi ini menyerang karena terjadi secara tiba-tiba tanpa adanya gejala awal.

Dalam dunia medis, para peneliti masih belum memahami secara pasti penyebab utama yang mendasarinya. Namun, secara umum kondisi ini dapat dipicu oleh:

  • Riwayat epilepsi dan kejang pada keluarga
  • Benturan keras pada kepala
  • Stres fisik
  • Stres psikologis

Gejala

Gejala kejang absans umumnya terjadi dalam waktu yang singkat, yakni antara 10–12 detik, yang meliputi:

  • Bengong atau melamun
  • Menatap kosong ke udara
  • Gerakan mengunyah
  • Mulut seperti mengecap-ngecap
  • Tubuh diam tak bergerak
  • Gerakan tangan tiba-tiba
  • Kelopak mata yang mengerjap
  • Tubuh tiba-tiba menyongdong
  • Bibir mengatup rapat

Pencegahan

Penderita penyakit absence seizure dapat melakukan serangkaian pencegahan agar tidak kambuh, seperti:

  • Memperbaiki pola hidup sehat
  • Menghindari stres dan cemas berlebih
  • Membatasi aktivitas tertentu (seperti berenang & mengemudi)
  • Minum obat antiepilepsi
  • Mengenali penyebab utamanya

Perawatan dan Pengobatan

Dalam sebuah study yang diterbitkan pada laman NCBI (National Center for Biotechnology Information), absence seizure dapat diobati dengan menggunakan obat antiepilepsi. Contohnya adalah ethosuximide, asam valproat, dan lamotrigin.

Penggunaan obat-obatan tersebut harus sesuai dengan anjuran dokter. Penderita pun harus selalu melakukan kontrol rutin ke dokter agar pengobatan yang diberikan lebih efektif.

Tag:Bayern MunichJamal MusialaKejang AbsansSepak BolaTimnas Jerman
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Syifa Fauziah
BySyifa Fauziah
Reporter
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE Media, yang meliput pemberitaan seputar Gaya Hidup dan Entertainment.
Ivan OWRITE
ByIvan Syahruna Lubis
Redaktur
Follow:
Editor berita di OWRITE Media, meliput pemberitaan gaya hidup dan Peristiwa.
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Trending di OWRITE
Prabowo Belum Bisa Lepas dari Bayang-bayang Jokowi, Ini Penyebabnya
By Hardani Triyoga
Presiden RI Prabowo Subianto diapit Presiden ke-7 RI Jokowi dan Wapres Gibran Rakabuming Raka.
1
Aston Villa Buka Era Baru dengan Zion Suzuki, Emiliano Martinez Terancam Kehilangan Posisi
By Hadi Febriansyah
Kiper Timnas Jepang Zion Suzuki saat berkostum Parma.
2
Baru Tumbuh 1,26 Persen, BI Sentil Bank yang Pelit Salurkan Kredit UMKM
By Anisa Aulia
Calon Tunggal Gubernur BI, Destry Damayanti. (Sumber: IG @destrydamayanti)
3
Polda Metro “Lompat” ke Bogor, Ahli Soroti Yurisdiksi Penggeledahan Rumah Febrie
By Rahmat Baihaqi
Ahli hukum tata negara Universitas Tarumanagara, Rasji, dihadirkan sebagai saksi ahli kubu eks Jampidsus Febrie Adriansyah dalam gugatan praperadilan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, 20 Agustus 2026.
4
Sprindik Febrie Ditandatangani Plt Jampidsus, Ahli: Bisa Masuk Penyalahgunaan Wewenang
By Rahmat Baihaqi
Hakim tunggal Richard Edwin Basoeki (kanan) memimpin sidang praperadilan atas penetapan tersangka Febrie Adriansyah dalam kasus dugaan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU), di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jakarta, Rabu (19/8/2026).
5

BERITA LAINNYA

Tim Kesehatan menangani wabah Ebola
Kesehatan

Wabah Ebola di Kongo Makin Mematikan, Tewaskan 2.325 Orang dan Lampaui Wabah 2018-2020

Wabah Ebola di Republik Demokratik Kongo kembali menggila. Menurut data pemerintah, penyakit…

Syifa FauziahIvan OWRITE
By
Syifa Fauziah
Ivan Syahruna Lubis
19 jam lalu
Ilustrasi menimbang berat badan
Kesehatan

Ketakutan Naik Berat Badan Bisa Jadi Tanda Anoreksia, Ini Penjelasannya

Ketakutan terhadap kenaikan berat badan terkadang membuat seseorang membatasi makanan secara berlebihan.…

Ossid Duha Jussas SalmaIvan OWRITE
By
Ossid Duha Jussas Salma
Ivan Syahruna Lubis
2 hari lalu
Ilustrasi saat terkena penyakit usus buntu
Kesehatan

Tiga RS Indonesia Beda Diagnosis Usus Buntu dengan Penang, Dokter Ungkap Fakta yang Jarang Diketahui

Baru-baru ini jagat media sosial dihebohkan dengan pengakuan seorang influencer bernama Fahira…

Syifa FauziahIvan OWRITE
By
Syifa Fauziah
Ivan Syahruna Lubis
2 hari lalu
Kesehatan

Kemenkes Kejar Pemulihan RS Terdampak Gempa NTT dalam Sepekan, Antisipasi Lonjakan Pasien

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI menargetkan seluruh rumah sakit umum daerah (RSUD) yang…

Syifa FauziahIvan OWRITE
By
Syifa Fauziah
Ivan Syahruna Lubis
3 hari lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up