Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Kamis, 27 Agu 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • DPR
  • Sepak Bola
  • prabowo
  • Korupsi
  • MBG
  • Prabowo Subianto
  • Piala Dunia 2026
  • Purbaya
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Ekonomi Bisnis / Intip 3 Tantangan Aida S. Budiman Jika Terpilih Menjadi Deputi Gubernur Senior BI
Ekonomi Bisnis

Intip 3 Tantangan Aida S. Budiman Jika Terpilih Menjadi Deputi Gubernur Senior BI

Rika Pangestidusep-malik
Last updated: Agustus 27, 2026 10:24 am
By
Rika Pangesti
Rika Pangesti
ByRika Pangesti
Reporter
Rika Pangesti adalah reporter di OWRITE yang berfokus pada peliputan isu megapolitan dan berita nasional. Berlatar pendidikan Magister Ilmu Komunikasi Politik dari Universitas Paramadina, ia memadukan...
Follow:
Dusep Malik
dusep-malik
ByDusep Malik
Redaktur
Seorang senior editor di OWRITE Media, yang fokus pada pemberitaan seputar Bisnis, Ekonomi, Politik dan Peristiwa.
Follow:
4 jam lalu
Share
Calon Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia (BI) Aida S. Budiman bersiap mengikuti uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) bersama Komisi XI DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta. (Sumber: Antara Foto/Rivan Awal Lingga/nym)
Calon Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia (BI) Aida S. Budiman bersiap mengikuti uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) bersama Komisi XI DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta. (Sumber: Antara Foto/Rivan Awal Lingga/nym)
SHARE

Calon Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia (BI), Aida S. Budiman dihadapkan pada sejumlah tantangan strategis jika nantinya dipercaya menduduki posisi tersebut. Tiga isu menjadi sorotan Anggota Komisi XI DPR RI Fraksi PKS M. Kholid dalam uji kelayakan dan kepatutan Aida.

Daftar isi Konten
  • Ekonomi Syariah Belum Maksimal
  • Cost of Fund Masih Jadi Beban

Tiga isu itu mencakup pengembangan ekonomi syariah dan industri halal, tingginya cost of fund yang masih membebani sektor riil, serta risiko fiscal dominance dalam sinergi kebijakan fiskal dan moneter.

Sorotan tersebut disampaikan Kholid dalam fit and proper test calon Deputi Gubernur Senior BI di Gedung Nusantara I, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, dikutip Kamis, 27 Agustus 2026.

Baca juga:
Meski Usung Sinergi Merah-Putih, Ekonom Sebut Calon Gubernur BI Tetap… Kepala Ekonom Bank Permata Josua Pardede menilai calon tunggal Gubernur Bank Indonesia…
Sektor Ekonomi Syariah Belum Optimal, DPR Colek Calon Gubernur BI… Anggota Komisi XI DPR RI dari Fraksi PKS Anis Byarwati mempertanyakan alasan…
Budi Arie 'Senggol' Percepatan Pemilu, PKS: Sebaiknya Jokowi Jelaskan agar… Juru Bicara PKS Pipin Sopian menilai wacana percepatan sebelum Pemilu 2029 yang…
  • Meski Usung Sinergi Merah-Putih, Ekonom Sebut Calon Gubernur BI Tetap Kedepankan Independensi
  • Sektor Ekonomi Syariah Belum Optimal, DPR Colek Calon Gubernur BI soal Kebijakan…
  • Budi Arie 'Senggol' Percepatan Pemilu, PKS: Sebaiknya Jokowi Jelaskan agar Tak Jadi…

Ekonomi Syariah Belum Maksimal

Nasabah melihat pergerakan nilai tukar rupiah terhadap mata uang asing di Kantor Cabang Bank Syariah Indonesia, Jakarta, Rabu (3/6/2026). (Sumber: Antara Foto/Muhammad Iqbal/nym)
Nasabah melihat pergerakan nilai tukar rupiah terhadap mata uang asing di Kantor Cabang Bank Syariah Indonesia, Jakarta, Rabu (3/6/2026). (Sumber: Antara Foto/Muhammad Iqbal/nym)

Tantangan pertama yang disoroti Kholid adalah bagaimana BI mendorong ekonomi syariah, keuangan syariah, dan industri halal agar benar-benar menjadi sumber pertumbuhan ekonomi baru.

Kholid menilai sektor tersebut memiliki potensi besar untuk menggerakkan perekonomian nasional. Namun, potensi itu perlu diikuti kebijakan yang mampu mempercepat pengembangannya.

Kalau kita bicara tentang sumber pertumbuhan ekonomi baru, maka ekonomi syariah, keuangan syariah, industri halal itu adalah salah satu sumber pertumbuhan ekonomi baru untuk menggerakkan ekonomi Indonesia semakin lebih baik lagi,”

tutur Kholid.

Menurut Kholid, perhatian terhadap sektor syariah menjadi penting ketika Indonesia membutuhkan sumber pertumbuhan baru. Karena itu, arah kebijakan BI terhadap ekonomi syariah menjadi salah satu hal yang perlu dijawab Aida.

Cost of Fund Masih Jadi Beban

Tantangan kedua berkaitan dengan cost of fund yang dinilai masih menjadi persoalan bagi sektor riil. Kholid mempertanyakan efektivitas transmisi kebijakan moneter BI hingga benar-benar dirasakan dunia usaha dan aktivitas ekonomi masyarakat.

Menurutnya, kebijakan moneter tidak cukup hanya terlihat pada level kebijakan bank sentral. Dampaknya harus bisa diteruskan ke sektor riil sehingga biaya dana yang ditanggung dunia usaha dapat ditekan.

Instrumen transmisi kebijakan moneter yang paling krusial itu adalah bagaimana Bank Sentral bisa menurunkan cost of fund secara efektif, sehingga transmisi kebijakan moneter itu dirasakan oleh sektor riil,”

tegasnya.

Persoalan tersebut menjadi tantangan tersendiri bagi Aida karena BI harus menjaga stabilitas, tetapi pada saat yang sama dituntut ikut mendorong pertumbuhan ekonomi dan penciptaan lapangan kerja.

Kita sering menghadapi dilema di tengah turbulensi ekonomi yang begitu luar biasa. Ketika Bank Sentral dipaksa untuk mempertahankan stabilitas nilai tukar, tapi di saat yang sama dituntut untuk agar berkontribusi dengan mandat yang baru tersebut. Nah, bagaimana Aida bisa menjalankan peran itu?”

kata Kholid.
Tumpukan uang rupiah dari tabungan masyarakat. (Sumber: Unsplash/Mufid Majnun)
Tumpukan uang rupiah dari tabungan masyarakat. (Sumber: Unsplash/Mufid Majnun)

Jangan Sampai Fiscal Dominance

Tantangan ketiga adalah menjaga sinergi kebijakan fiskal dan moneter agar tidak berubah menjadi fiscal dominance. Kholid mengakui koordinasi kedua kebijakan diperlukan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi.

Namun, koordinasi tersebut harus dilakukan secara hati-hati. Menurutnya, BI perlu memastikan sinergi dengan kebijakan fiskal tidak mengganggu kredibilitas kebijakan moneter.

Sinergi moneter dan fiskal dilakukan secara hati-hati. Jangan sampai nanti terjadi apa yang disebut dengan fiscal dominance,”

ujarnya.

Kholid mengingatkan risiko tersebut juga dapat memengaruhi persepsi pasar global terhadap kredibilitas kebijakan moneter Indonesia. Karena itu, batas antara sinergi dan dominasi fiskal harus dijaga.

Bagaimana kita mendorong pertumbuhan tapi di saat yang sama tidak menjadikan fiscal dominance yang dikhawatirkan oleh global market?”

ujar Kholid.
Baca juga:
Himbara Mulai Kekeringan Likuiditas, Calon Deputi Gubernur Senior BI Ungkap… Calon Deputi Gubernur Senior (DGS) Bank Indonesia (BI) Aida S. Budiman mengakui…
Visi Calon Deputi Gubernur Senior, Mau BI Jadi Bank Sentral… Calon tunggal Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia (BI) Aida S. Budiman mengungkapkan…
Calon Bos BI Destry Ungkap Jurus Baru Jaga Rupiah dan… Kebijakan Lalu Lintas Devisa atau LLD akan menjadi salah satu perhatian calon…
  • Himbara Mulai Kekeringan Likuiditas, Calon Deputi Gubernur Senior BI Ungkap Sebabnya
  • Visi Calon Deputi Gubernur Senior, Mau BI Jadi Bank Sentral Terbaik di…
  • Calon Bos BI Destry Ungkap Jurus Baru Jaga Rupiah dan Hadapi Gejolak…
Tag:Aida S. BudimanBank IndonesiaDeputi Gubernur Bank IndonesiaEkonomi SyariahFit and proper TestPKS
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Rika Pangesti
ByRika Pangesti
Reporter
Follow:
Rika Pangesti adalah reporter di OWRITE yang berfokus pada peliputan isu megapolitan dan berita nasional. Berlatar pendidikan Magister Ilmu Komunikasi Politik dari Universitas Paramadina, ia memadukan pemahaman akademis dengan pengalaman lapangan — termasuk meliput untuk tvOnenews.com sejak 2022.
dusep-malik
ByDusep Malik
Redaktur
Follow:
Seorang senior editor di OWRITE Media, yang fokus pada pemberitaan seputar Bisnis, Ekonomi, Politik dan Peristiwa.
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Trending di OWRITE
Budi Arie ‘Senggol’ Percepatan Pemilu, PKS: Sebaiknya Jokowi Jelaskan agar Tak Jadi Bola Liar
By Hardani Triyoga
Kepala Kantor Staf Presiden PKS, Pipin Sopian.
1
Di Depan Warga Pati, Dasco Siap Mundur Jika RUU Perampasan Aset Gagal Disahkan di 2026
By Rika Pangesti
Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad menjawab pertanyaan wartawan usai rapat pimpinan DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (3/6/2026). (Sumber: Antara Foto/Rivan Awal Lingga/nym)
2
Otot Tanpa Peluru: 18.504 Personel Siap Kawal Demonstrasi di DPR
By Rahmat Baihaqi
Kepolisian melaksanakan apel jelang unjuk rasa di DPR, 27 Agustus 2026.
3
65 Terduga Anarko Ditangkap Jelang Demo DPR: Polisi Sita “Bekal” Bensin hingga Botol Bersu­mbu
By Rahmat Baihaqi
Polda Metro Jaya ungkap 65 pelaku diduga anarko saat demo RUU Perampasan Aset di DPR, 27 Agustus 2026.
4
Kemenkeu Luruskan Omongan Purbaya Soal Rp7 T ke BPS, Ternyata Bukan Cuma DTSEN
By Anisa Aulia
Petugas sensus mendata meteran listrik rumah warga saat melaksanakan Sensus Ekonomi 2026 di Kelurahan Maliaro, Ternate, Maluku Utara. (Sumber: Antara Foto/Andri Saputra/hma)
5

BERITA LAINNYA

Petugas sensus mendata meteran listrik rumah warga saat melaksanakan Sensus Ekonomi 2026 di Kelurahan Maliaro, Ternate, Maluku Utara. (Sumber: Antara Foto/Andri Saputra/hma)
Ekonomi Bisnis

Kemenkeu Luruskan Omongan Purbaya Soal Rp7 T ke BPS, Ternyata Bukan Cuma DTSEN

Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mengkarifikasi pernyataan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, terkait Badan…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep Malik
1 jam lalu
Calon Gubernur Bank Indonesia (BI) Destry Damayanti bersiap mengikuti uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) bersama Komisi XI DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta. (Sumber: Antara Foto/Rivan Awal Lingga/nz)
Ekonomi Bisnis

Meski Usung Sinergi Merah-Putih, Ekonom Sebut Calon Gubernur BI Tetap Kedepankan Independensi

Kepala Ekonom Bank Permata Josua Pardede menilai calon tunggal Gubernur Bank Indonesia…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep Malik
2 jam lalu
Pengeboran minyak lepas pantai milik PHI. (Sumber: Dok. Pertamina)
Ekonomi Bisnis

Harapan Selat Hormuz Dibuka Menguat, Harga Minyak Dunia Turun ke US$87,24 per Barel

Harga minyak dunia turun pada perdagangan Kamis, memperpanjang tren penurunan yang telah…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep Malik
3 jam lalu
Ilustrasi Emas Batangan Global. (Sumber: Unsplash/ Zlaťáky.cz)
Ekonomi Bisnis

Harga Emas Hari Ini 27 Agustus 2026: Global Berkilau, Antam Meredup

Harga emas global kembali menguat pada perdagangan Kamis setelah anjlok lebih dari…

Syifa Fauziahdusep-malik
By
Syifa Fauziah
Dusep Malik
4 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up