Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Jumat, 28 Agu 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • DPR
  • KPK
  • Sepak Bola
  • prabowo
  • Korupsi
  • MBG
  • Prabowo Subianto
  • Piala Dunia 2026
  • Purbaya
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Cari Tahu / Anarkis Sering Dikaitkan dengan Kerusuhan, Apa Arti Sebenarnya?
Cari Tahu

Anarkis Sering Dikaitkan dengan Kerusuhan, Apa Arti Sebenarnya?

Ossid Duha Jussas SalmaIvan OWRITE
Last updated: Agustus 28, 2026 1:07 pm
By
Ossid Duha Jussas Salma
ByOssid Duha Jussas Salma
Follow:
Ivan Syahruna Lubis
Ivan OWRITE
ByIvan Syahruna Lubis
Redaktur
Editor berita di OWRITE Media, meliput pemberitaan gaya hidup dan Peristiwa.
Follow:
2 jam lalu
Share
Orang sedang marah
Orang sedang marah (Foto: unsplash Alexandra Mirgheș)
SHARE

Istilah anarkis kerap muncul dalam pemberitaan ketika terjadi aksi massa yang berujung pada kericuhan, perusakan, atau bentrokan.

Daftar isi Konten
  • Bukan Selalu Kerusuhan
  • Ketika Hukum Diabaikan
  • Korupsi sebagai Contoh
  • Bukan Hanya Masyarakat
  • Sering Salah Kaprah

Karena itu, kata anarkis sering dipahami begitu saja sebagai tindakan brutal atau kerusuhan. Padahal, istilah tersebut memiliki makna yang lebih luas.

Dalam penggunaan sehari-hari, anarkis juga sering disamakan dengan anarki. Keduanya memang berkaitan, tetapi memiliki konteks dan pengertian yang perlu dipahami agar tidak digunakan secara keliru.

Untuk lebih memahami apa itu arti kata anarkis dan bagaimana penggunaan istilahnya, melansir dari laman Hukum Online (20 Maret 2018), simak penjelasannya.

Bukan Selalu Kerusuhan

Kata anarkis sering muncul ketika terjadi kerusuhan, bentrokan, perusakan fasilitas umum, atau tindakan kekerasan. Akibatnya, istilah ini kerap dipahami sebagai sebutan untuk orang yang bertindak brutal dan tidak terkendali.

Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), anarkis memiliki dua pengertian, yakni penganjur atau penganut paham anarkisme serta orang yang melakukan tindakan anarki.

Baca juga:
Tiga Tronton TNI Mejeng di Pejompongan Usai Bentrokan, Lalin Mulai… Puluhan personel TNI disiagakan pasca bentrokan massa di jalan Pejompongan, Tanah Abang,…
Demo Berujung Perusakan CCTV di Jakarta, Pemprov DKI Beri Peringatan… Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menyayangkan aksi perusakan sejumlah kamera pengawas atau…
Jangan Berulah, Kapolri Patrolikan Tim Siber Kejar Penyebaran Hoaks Isu… Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo telah memberikan instruksi ke jajaran untuk menindak…
  • Tiga Tronton TNI Mejeng di Pejompongan Usai Bentrokan, Lalin Mulai Berangsur Normal
  • Demo Berujung Perusakan CCTV di Jakarta, Pemprov DKI Beri Peringatan Tegas ke…
  • Jangan Berulah, Kapolri Patrolikan Tim Siber Kejar Penyebaran Hoaks Isu Demo Agustus

Sementara itu, anarki berarti keadaan tanpa pemerintahan, undang-undang, peraturan, atau ketertiban.

Karena itu, penggunaan kata anarkis perlu disesuaikan dengan konteks. Seseorang yang melanggar aturan belum tentu tepat disebut anarkis, terutama jika pelanggaran tersebut tidak berkaitan dengan tindakan anarki.

Ketika Hukum Diabaikan

Dalam konteks sosial, istilah anarkis terkadang digunakan secara lebih luas untuk menggambarkan perilaku yang mengabaikan aturan dan ketertiban. Misalnya, ketika seseorang sengaja melanggar peraturan karena merasa hukum tidak akan memberikan konsekuensi.

Perilaku semacam ini menunjukkan persoalan kepatuhan terhadap hukum. Ketika pelanggaran dianggap sebagai sesuatu yang biasa, aturan dapat kehilangan daya pengaruhnya dalam kehidupan masyarakat.

Korupsi sebagai Contoh

Salah satu persoalan yang dapat digunakan untuk melihat rendahnya kepatuhan terhadap aturan adalah korupsi. Praktik korupsi tidak hanya merugikan keuangan negara, tetapi juga menunjukkan adanya upaya mengabaikan hukum dan kepentingan publik.

Data terbaru Transparency International dalam Corruption Perceptions Index 2025 menempatkan Indonesia pada skor 34 dari 100 dan peringkat 109 dari 182 negara. Skor tersebut turun tiga poin dibandingkan tahun sebelumnya.

Indeks ini mengukur persepsi terhadap korupsi sektor publik, sehingga tidak dapat digunakan sebagai ukuran langsung bahwa masyarakat Indonesia memiliki “sifat anarkis”. Namun, data tersebut dapat menjadi gambaran mengenai masih seriusnya persoalan korupsi.

Bukan Hanya Masyarakat

Persoalan kepatuhan terhadap hukum tidak dapat hanya dibebankan kepada masyarakat. Pejabat publik, birokrat, pengusaha, aparat penegak hukum, dan berbagai kelompok lain juga memiliki peran dalam membangun budaya taat aturan.

Sering Salah Kaprah

Salah kaprah terhadap kata anarkis tidak lepas dari kebiasaan menggunakannya sebagai sinonim kerusuhan. Padahal, secara bahasa, anarkis, anarki, dan anarkisme memiliki pengertian yang berbeda.

Demo Rusuh di Sekitar DPR, Polisi Ungkap Kerusakan dan Mulai Lakukan Inventarisasi

Anarkisme sendiri merujuk pada paham yang menentang kekuatan negara serta tidak menyukai adanya pemerintahan dan undang-undang.

Sementara anarki dapat merujuk pada keadaan tanpa pemerintahan, aturan, atau ketertiban. Adapun anarkis dapat merujuk pada penganut paham tersebut.

Dengan demikian, tidak setiap kerusuhan otomatis tepat disebut sebagai “tindakan anarkis” tanpa melihat bentuk dan konteks tindakannya.

Penggunaan istilah yang tepat penting agar pemberitaan maupun percakapan sehari-hari tidak mencampurkan makna bahasa dengan penilaian terhadap suatu tindakan.

Tag:AnarkisBentrokanIsu SosialkerusuhanPerusakan
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Ivan OWRITE
ByIvan Syahruna Lubis
Redaktur
Follow:
Editor berita di OWRITE Media, meliput pemberitaan gaya hidup dan Peristiwa.
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Trending di OWRITE
Demo Rusuh di Sekitar DPR, Polisi Ungkap Kerusakan dan Mulai Lakukan Inventarisasi
By Rahmat Tunny
Massa melakukan aksi anarkis usai demonstrasi di depan DPR.
1
Demo Berujung Perusakan CCTV di Jakarta, Pemprov DKI Beri Peringatan Tegas ke Pelaku Aksi Anarkis
By Rika Pangesti
Kendaraan dibakar massa usai menggelar aksi di depan gedung DPR di kawasan Pejompongan, Jakarta.
2
Hakim Bongkar Kejanggalan Foto Keluarga Febrie Ditemukan di Rumah Sentul, Ada Pertanyaan Besar
By Rahmat Baihaqi
Hakim Richard Edwin Basoeki saat menolak seluruh permohonan praperadilan yang diajukan kubu Febrie dalam sidang di PN Jakarta Selatan.
3
Sejumlah Rute Transjakarta Disetop dan Dialihkan Pasca Demo Jakarta, Ini Daftarnya 
By Syifa Fauziah
Bus listrik Transjakarta mengantre sebelum memasuki Halte Transjakarta Pasar Baru
4
Akun WhatsApp Tiba-tiba Kena Blokir Massal, Ini Pengakuan Mengejutkan dari Meta
By Ani Ratnasari
Ilustrasi WhatsApp diblokir.
5

BERITA LAINNYA

Peserta aksi yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Jakarta melakukan aksi damai di depan Gedung Parlemen, Jakarta,
Cari Tahu

Demo 27 Agustus 2026 di DPR/MPR: Ini Daftar Aliansi dan Tuntutannya

Kawasan Gedung DPR/MPR RI, Senayan, Jakarta, diperkirakan akan jadi salah satu titik…

Ani RatnasariIvan OWRITE
By
Ani Ratnasari
Ivan Syahruna Lubis
2 hari lalu
Ilustrasi lahan gambut (Sumber: Unsplash/Gennady Zakharin)
Cari Tahu

Di Balik Kebakaran Gambut, Mengapa Api Cepat Menyebar dan Sulit Padam?

Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) masih menjadi persoalan yang perlu diwaspadai di…

Ossid Duha Jussas Salmadusep-malik
By
Ossid Duha Jussas Salma
Dusep Malik
3 hari lalu
Kawasan Puncak Bogor
Cari Tahu

Kenapa Puncak Bogor Malah Semakin Dingin Saat Musim Kemarau? Ini Penjelasannya

Memasuki musim panas, kawasan Puncak justru menawarkan sensasi udara yang berbeda. Di…

Syifa Fauziahdusep-malik
By
Syifa Fauziah
Dusep Malik
3 hari lalu
Tim Manggala Agni menemukan trenggiling yang terbakat akibat karhutla (Foto: TikTok radarkhatulistiwa).
Cari Tahu

Trenggiling Jadi Korban Karhutla, Satwa Langka Ini Ternyata Populasinya Terancam Punah

Seekor trenggiling ditemukan mati saat tim Manggala Agni melakukan penanganan kebakaran hutan…

Ossid Duha Jussas SalmaHardani Triyoga
By
Ossid Duha Jussas Salma
Hardani Triyoga
4 hari lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up