Perkembangan teknologi membuat kebiasaan membaca ikut mengalami perubahan. Jika dahulu buku hanya tersedia dalam bentuk fisik, kini pembaca dapat mengakses buku melalui perangkat seperti ponsel, tablet, maupun laptop.
Salah satu bentuk buku digital yang semakin banyak digunakan adalah e-book. Kehadirannya menawarkan cara membaca yang lebih praktis sekaligus memudahkan pembaca membawa banyak bacaan dalam satu perangkat.
Dilansir dari laman Penerbit Dee Publish (21 Juni 2021), berikut penjelasannya.
Apa Itu E-book?
E-book atau electronic book merupakan buku yang tersedia dalam bentuk digital sehingga dapat dibaca melalui perangkat elektronik, seperti ponsel, tablet, komputer, atau e-reader.
Kehadiran e-book membuat aktivitas membaca tidak lagi bergantung pada buku fisik dan memudahkan pembaca mengakses berbagai bacaan kapan saja.
Fungsi E-book
Dalam bidang pendidikan, e-book dapat digunakan sebagai bahan belajar dan referensi karena tersedia dalam berbagai topik dan bidang ilmu.
Sementara itu, dalam dunia bisnis, e-book dapat dimanfaatkan untuk menyampaikan informasi kepada klien dalam bentuk panduan, tutorial, edukasi, tips, maupun materi lainnya.
E-book juga dapat menjadi media promosi dengan membagikan tautan melalui email atau platform digital sehingga informasi mengenai produk atau layanan dapat menjangkau calon pelanggan dengan lebih praktis.
Manfaat E-book
Selain berfungsi sebagai sarana pembelajaran, informasi, dan promosi, e-book juga memiliki beberapa tujuan yang membuat penerbitan buku secara digital semakin praktis. Berikut beberapa di antaranya:
1. Memudahkan pembuatan buku. E-book dibuat untuk menyederhanakan proses penerbitan buku karena tidak memerlukan proses pencetakan secara fisik. Penulis dapat menyiapkan naskah dalam format digital tanpa harus melalui proses produksi dan percetakan.
2. Menghemat biaya percetakan. Penerbitan e-book dapat membantu mengurangi biaya yang biasanya diperlukan untuk mencetak dan mendistribusikan buku.
3. Mempercepat penyebaran buku. E-book memungkinkan buku didistribusikan dengan lebih cepat melalui berbagai platform digital. Pembaca dapat memperoleh akses terhadap buku tanpa harus menunggu proses pengiriman fisik.
4. Melindungi karya digital. E-book juga dapat dilengkapi dengan sistem perlindungan digital untuk mengurangi risiko penyalahgunaan atau penggandaan tanpa izin. Perlindungan tersebut dapat berupa enkripsi, kata sandi, maupun teknologi digital rights management (DRM), tergantung pada platform yang digunakan.
Mana yang Lebih Disukai?
Kemudahan e-book ternyata tidak serta-merta membuat buku cetak ditinggalkan. Berdasarkan survei GoodStats bertajuk Preferensi Membaca Buku di Era Digital pada 2025, sebanyak 79% responden masih menyukai sensasi membaca buku cetak, termasuk aroma kertas dan sentuhan fisiknya.
Temuan tersebut menunjukkan bahwa perkembangan buku digital tidak selalu menggantikan keberadaan buku cetak. Sebagian pembaca justru dapat menggunakan keduanya sesuai kebutuhan.
E-book menawarkan kepraktisan dan kemudahan akses, sedangkan buku cetak memberikan pengalaman membaca yang lebih fisik.





















