Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Jumat, 4 Sep 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • DPR
  • Sepak Bola
  • KPK
  • prabowo
  • MBG
  • Korupsi
  • Prabowo Subianto
  • Purbaya
  • Piala Dunia 2026
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Hype / Pernah Di-Bully? Jangan Heran Jika Pelaku Terlihat Lebih Bahagia, Ini Penjelasannya
Hype

Pernah Di-Bully? Jangan Heran Jika Pelaku Terlihat Lebih Bahagia, Ini Penjelasannya

Ani RatnasariHardani Triyoga
Last updated: September 4, 2026 6:28 pm
By
Ani Ratnasari
Ani Ratnasari
ByAni Ratnasari
Internship
Mahasiswa IISIP Jakarta yang percaya bahwa setiap data punya cerita dan setiap kebijakan punya dampak. Sedang mendalami dinamika sosial sambil mengasah ketajaman kata di OWRITE.
Follow:
Hardani Triyoga
Hardani Triyoga
ByHardani Triyoga
Asisten Redaktur
Hardani Triyoga adalah jurnalis di OWRITE yang berfokus pada peliputan isu nasional, politik, peristiwa, dan dinamika perkotaan.
Follow:
2 jam lalu
Share
Ilustrasi bully.
Ilustrasi bully. (Foto: Pexels/ RDNE Stock project).
SHARE

Pernah nggak sih kamu mikir, “Kok orang yang dulu nge-bully gue hidupnya masih fine-fine aja ya?” Temannya masih banyak, sering nongkrong, eksis terus di medsos, bahkan hidupnya kelihatan happy-happy aja.

Sementara kamu yang pernah jadi korbannya? Masih teringat omongan mereka sampai sekarang.

Yang lebih bikin nyesek, buat si pem-bully mungkin kejadian itu seperti angin lalu aja. Tapi, buat korban, satu ejekan yang menurut mereka cuma ‘becanda’ bisa kepikiran samapai bertahun-tahun.

Pertanyaan kayak gini ternyata juga pernah dirasakan kreator TikTok @lizaedelweish. Liza yang mengaku pernah menjadi korban bullying mencoba membahas kenapa pem-bully justru sering terlihat lebih populer, punya banyak teman, bahkan seolah hidupnya jauh lebih enak daripada korban.

Sebagai korban pem-bully, let me explain this with sains and spiritual,”

tulis Liza dikutip dari akun TikToknya, Jumat, 4 September 2026.
Baca juga:
Pubertas Dini Bikin Anak Lebih Rentan Jadi Korban Pelecehan? Ini… Epidemiolog sekaligus ahli kesehatan dr. Dicky Budiman, M.Sc.PH menyebut anak yang mengalami…
Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok dalam Kericuhan 27 Agustus, DPR Desak… Ketua DPR RI Puan Maharani minta aparat penegak hukum mengusut tuntas kematian…
Tak Cukup Minta Korban 'Lapor', Kabinet Bayangan Sorot Celah Ekosistem… Menteri Hak Perempuan dan Marjinal Kabinet Bayangan Khoirunnisa menilai persoalan kekerasan terhadap…
  • Pubertas Dini Bikin Anak Lebih Rentan Jadi Korban Pelecehan? Ini Penjelasan Epidemiolog
  • Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok dalam Kericuhan 27 Agustus, DPR Desak Aparat Usut…
  • Tak Cukup Minta Korban 'Lapor', Kabinet Bayangan Sorot Celah Ekosistem Perlindungan Perempuan

Menurut Liza, ada alasan psikologis di balik fenomena tersebut, yakni manusia pada dasarnya cukup responsif terhadap sistem hierarki sosial.

Biasanya banyak yang memilih untuk mendekati orang yang terlihat punya power, berani, vokal, dan dominan. Dalam sebuah kelompok, orang seperti ini biasanya lebih gampang dapat perhatian.

Nah, sifat seperti ini bisa bikin seseorang terlihat punya aura leader. Meskipun, cara yang digunakan sebenarnya nggak selalu baik.

Makanya, seorang pembully bisa saja terlihat lebih populer dibandingkan korbannya. Karena mereka berani ngomong, berani bertindak, dan nggak takut mengambil posisi paling depan meskipun hal yang ia lakukan sebenarnya salah.

Selain itu, perlu diingat kalau orang-orang yang ada di sekitarnya juga belum tentu benar-benar suka dengan dia.

Ada banyak alasan mengapa banyak orang memilih berteman dengan para pem-bully seperti karena ingin ikut popular. Lalu, ingin punya posisi aman dalam kelompok. Bahkan, ada juga yang takut kalau sampai menjauh dirinyalah yang malah ikut jadi target bullying.

Jadi, punya banyak teman belum tentu berarti teman-temannya itu benar-benar tulus.

Jangan Diabaikan! Ini Perubahan Perilaku Korban Bullying yang Bisa Berujung Kondisi Berbahaya

Kelihatan Lebih Menderita?

Ini bagian yang mungkin paling relate buat kamu yang pernah di-bully. Coba bayangkan, pelaku sudah melanjutkan hidup seperti biasa. Sementara, korban masih berusaha berdamai dengan pengalaman yang pernah terjadi.

Pelaku mungkin sudah lupa pernah mengatakan sesuatu yang menyakitkan. Tapi, korban bisa saja masih ingat jelas kalimatnya, tempat kejadiannya, bahkan ekspresi orang-orang yang ada di sana.

Menurut Liza, hal inilah yang membuat korban seolah membawa beban dari masa lalu. Sementara, pelaku bisa terus melangkah karena tidak terlalu memikirkan dampak perbuatannya.

Dari sisi spiritual, Liza menilai hal itu bukan berarti semesta sedang berpihak kepada orang jahat. Justru, jangan sampai kamu melihat kehidupan pelaku yang sekarang lalu berpikir,

Berarti dia menang dan gue kalah,”

ujar Liza.
Baca juga:
Tragedi Bom Siswa MAN 3 Padang: Psikolog Desak Sekolah Terapkan… Psikolog Meity Arianty meminta pihak sekolah bertindak cepat menangani perundungan (bullying) sebelum…
Jangan Diabaikan! Ini Perubahan Perilaku Korban Bullying yang Bisa Berujung… Kasus dugaan aksi teror menggunakan bom rakitan yang melibatkan seorang siswa di…
Strategi "Hulu" LPSK dan Kemendes Lawan Perdagangan Orang: Desa Jadi… Ketua Lembaga Pelindungan Saksi dan Korban (LPSK) Achmadi menyatakan, pemberantasan tindak pidana…
  • Tragedi Bom Siswa MAN 3 Padang: Psikolog Desak Sekolah Terapkan Zero Tolerance…
  • Jangan Diabaikan! Ini Perubahan Perilaku Korban Bullying yang Bisa Berujung Kondisi Berbahaya
  • Strategi "Hulu" LPSK dan Kemendes Lawan Perdagangan Orang: Desa Jadi Benteng Utama…

Sebab, apa yang kelihatan di luar juga bukan keseluruhan cerita seseorang. Apalagi kalau yang kamu lihat cuma dari media sosial.

Kalau kamu masih berharap suatu hari pem-bully datang dan bilang.

Gue minta maaf ya, dulu gue salah,”

tutur Liza.

Liza menyarankan agar korban sebaiknya stop mindset itu. Bukan karena mereka nggak salah. Tapi, karena proses untuk sembuh seharusnya nggak bergantung pada kesadaran mereka.

Liza menyarankan korban agar tidak lagi memberikan terlalu banyak ruang kepada orang-orang yang pernah menyakitinya. Daripada energi habis buat mikirin mereka, lebih baik digunakan untuk membangun diri sendiri.

Menurut dia, cacian, ejekan, dan perkataan buruk yang pernah diterima sebaiknya dijadikan motivasi untuk berkembang. Bukan buat balas dendam, bukan juga supaya si pembully merasa kalah.

Kamu di-bully bukan karena kurangnya dirimu. Tapi, karena ketidakmampuan mereka melihat kamu mampu,”

tulis Liza.

Tag:BullyingDibullyKorban
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Ani Ratnasari
ByAni Ratnasari
Internship
Follow:
Mahasiswa IISIP Jakarta yang percaya bahwa setiap data punya cerita dan setiap kebijakan punya dampak. Sedang mendalami dinamika sosial sambil mengasah ketajaman kata di OWRITE.
Hardani Triyoga
ByHardani Triyoga
Asisten Redaktur
Follow:
Hardani Triyoga adalah jurnalis di OWRITE yang berfokus pada peliputan isu nasional, politik, peristiwa, dan dinamika perkotaan.
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Trending di OWRITE
Terungkap! 6 Juta Data MBG Ganda, BGN Kembalikan Rp311 Miliar ke Kas Negara
By Rika Pangesti
Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono (tengah) didampingi Wakil Kepala BGN Trenggono (kiri) dan Agustina Arumsari (kanan) menyampaikan paparan saat rapat kerja dengan Komisi IX DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta.
1
Dalih Sudaryono Soal Masih Adanya Keracunan MBG: 80-90 Persen karena SOP Tak Dipatuhi
By Rika Pangesti
Kepala Badan Gizi Nasional (BGN)ÊSudaryono mencoba menu Makan Bergizi Gratis (MBG) di SD Negeri Bantarjati 09 dalam inspeksi mendadak di Bogor, Jawa Barat, Jumat (24/7/2026).
2
Julukan Prabowo ‘Asbun’ hingga Gibran ‘Kosong’ Muncul, Ada Pesan Serius di Balik Satire Netizen
By Rika Pangesti
Ilustrasi kamus ala warga Threads.
3
Jangan Sampai Terbalik, Ini Urutan Pakai Skincare yang Tepat
By Ossid Duha Jussas Salma
Ilustrasi memakai skincare
4
Dua Relawan Karhutla Kalteng Gugur Usai Lawan Api, Pengorbanannya di Garis Depan Bikin Netizen Terharu
By Ani Ratnasari
Petugas Kepolisian Polres Kampar dibantu Satgas Karhutla Riau memasang garis polisi saat menyegel lahan seluas lima hektare yang terbakar di Desa Rimbo Panjang, Kabupaten Kampar, Riau, Sabtu (22/8/2026).
5

BERITA LAINNYA

Penyanyi Ari Lasso
Hype

Ari Lasso Puji Pilot Garuda GA604 Usai Berhasil Mendarat Dengan Aman Setelah Ban Kanan Pesawat Pecah

Pesawat Garuda Indonesia GA604 rute Jakarta-Makassar berhasil mendarat dengan selamat di Bandara…

Ani RatnasariIvan OWRITE
By
Ani Ratnasari
Ivan Syahruna Lubis
7 jam lalu
Ilustrasi regulasi hukuman mati pembakar hutan.
Hype

Aljazair Siapkan Hukuman Mati Pembakar Hutan, Bagaimana Indonesia?

Aljazair mengambil langkah tegas dalam menangani kasus pembakaran hutan. Presiden Abdelmadjid Tebboune…

Ani Ratnasariowrite-adi-briantika
By
Ani Ratnasari
Adi Briantika
20 jam lalu
Petani menanam bibit padi di area persawahan Tawangsari, Sukoharjo, Jawa Tengah, Kamis (3/9/2026).
Hype

Kementan Dapat Rp28 Triliun untuk 2027, Padi hingga Tebu Jadi Prioritas

Kementerian Pertanian mendapat dukungan anggaran Rp28,02 triliun untuk tahun 2027. Komisi IV…

Ani Ratnasariowrite-adi-briantika
By
Ani Ratnasari
Adi Briantika
21 jam lalu
Resep Ayam Goreng Bawang Putih
Hype

Resep Ayam Goreng Bawang Putih yang Gurih dan Kriuk, Cocok Jadi Menu Makan Siang

Ayam goreng bawang putih bisa menjadi pilihan menu makan siang yang sederhana,…

Syifa FauziahIvan OWRITE
By
Syifa Fauziah
Ivan Syahruna Lubis
1 hari lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up