Memiliki gigi yang rapi bukan hanya berkaitan dengan penampilan. Susunan gigi dan posisi rahang juga dapat memengaruhi fungsi mulut, termasuk saat menggigit dan mengunyah makanan.
Pada kondisi tertentu, dokter gigi dapat menyarankan penggunaan behel atau kawat gigi untuk membantu memperbaiki posisi gigi dan rahang.
Namun, pemasangan behel tidak selalu harus menunggu seseorang menginjak usia tertentu.
Jadi, kapan seseorang sebaiknya mulai menggunakan behel? Apakah orang dewasa masih bisa menjalani perawatan ortodonti?
Melansir dari laman Hello Sehat (7 September 2023), simak penjelasan berikut.
Kapan Butuh Behel?
Behel umumnya digunakan untuk membantu memperbaiki posisi gigi yang tidak teratur maupun masalah pada hubungan antara rahang atas dan bawah.
Beberapa kondisi yang dapat menjadi pertimbangan penggunaan behel antara lain gigi tumbuh miring, gigi saling bertumpuk, hingga kondisi bad bite atau gigitan yang tidak sejajar.
Karena kondisi setiap orang berbeda, waktu pemasangan behel juga tidak bisa disamaratakan. Dokter gigi perlu melakukan pemeriksaan terlebih dahulu untuk mengetahui penyebab dan tingkat keparahan masalah gigi.
Dengan pemeriksaan tersebut, dokter dapat menentukan apakah seseorang memang membutuhkan behel atau tidak.
Mulai Bisa Pakai Behel
Pemeriksaan gigi untuk mengetahui kebutuhan perawatan ortodonti dapat dilakukan sejak anak berusia sekitar tujuh tahun. Pada usia ini, dokter dapat melihat perkembangan gigi dan rahang serta mendeteksi masalah gigi.
Namun, pemeriksaan pada usia tersebut bukan berarti anak akan langsung dipasangkan behel. Dokter biasanya akan memantau pertumbuhan gigi dan menentukan waktu perawatan yang paling sesuai.
Pada umumnya, gigi permanen mulai tumbuh dan berkembang pada masa anak hingga remaja. Karena itu, sebagian anak dapat mulai menjalani perawatan ortodonti ketika gigi permanennya sudah cukup berkembang.
Orang Dewasa
Orang dewasa tetap dapat menjalani perawatan ortodonti, baik karena alasan kesehatan maupun untuk memperbaiki penampilan gigi.
Perbedaannya, tulang rahang pada orang dewasa sudah berkembang sehingga perawatan tertentu dapat membutuhkan waktu lebih lama daripada anak atau usia remaja.
Kondisi gigi, tingkat keparahan masalah, jenis behel, serta respons tubuh terhadap perawatan dapat memengaruhi durasinya. Karena itu, orang dewasa yang ingin memakai behel sebaiknya melakukan pemeriksaan terlebih dahulu.
Manfaat Memakai Behel
Penggunaan behel tidak hanya bertujuan membuat susunan gigi terlihat lebih rapi. Perawatan ortodonti juga dapat membantu memperbaiki posisi gigi dan hubungan antara gigi atas dan bawah.
Beberapa manfaat yang dapat diperoleh dari perawatan behel antara lain:
- Merapikan susunan gigi yang tumbuh bertumpuk, miring, atau tidak beraturan.
- Membantu memperbaiki gigitan ketika posisi gigi atau rahang atas dan bawah tidak sejajar.
- Membantu fungsi mengunyah dengan membantu menempatkan gigi pada posisi yang lebih sesuai.
- Meningkatkan penampilan senyum setelah susunan gigi menjadi lebih teratur.
- Membantu menjaga kebersihan gigi pada kondisi tertentu karena gigi yang lebih teratur dapat lebih mudah dibersihkan.
Jangan Pasang Sembarangan
Keinginan untuk memiliki gigi yang lebih rapi sebaiknya diikuti dengan pemeriksaan oleh dokter gigi atau dokter gigi spesialis ortodonti. Pemasangan behel membutuhkan perencanaan yang matang.
Jadi, tidak ada satu usia yang berlaku untuk semua orang dalam menentukan kapan harus memakai behel. Anak-anak dapat mulai dievaluasi sejak dini, sedangkan orang dewasa tetap dapat menjalani perawatan ortodonti.
Yang paling penting, keputusan menggunakan behel sebaiknya dibuat berdasarkan kondisi gigi dan hasil pemeriksaan dokter, bukan hanya karena ingin mengikuti tren atau memperbaiki penampilan.




















