Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Senin, 7 Sep 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • DPR
  • Sepak Bola
  • KPK
  • prabowo
  • MBG
  • Korupsi
  • Prabowo Subianto
  • Purbaya
  • Piala Dunia 2026
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Politik / Sebaran Abu Anak Krakatau Meluas ke Jakarta, DPR Minta Pemerintah Tak Bekerja Secara Parsial
Politik

Sebaran Abu Anak Krakatau Meluas ke Jakarta, DPR Minta Pemerintah Tak Bekerja Secara Parsial

Rika PangestiHardani Triyoga
Last updated: September 7, 2026 5:09 pm
By
Rika Pangesti
Rika Pangesti
ByRika Pangesti
Reporter
Rika Pangesti adalah reporter di OWRITE yang berfokus pada peliputan isu megapolitan dan berita nasional. Berlatar pendidikan Magister Ilmu Komunikasi Politik dari Universitas Paramadina, ia memadukan...
Follow:
Hardani Triyoga
Hardani Triyoga
ByHardani Triyoga
Asisten Redaktur
Hardani Triyoga adalah jurnalis di OWRITE yang berfokus pada peliputan isu nasional, politik, peristiwa, dan dinamika perkotaan.
Follow:
2 jam lalu
Share
Ketua DPR RI, Puan Maharani
Ketua DPR RI, Puan Maharani (Foto: Dokumentasi DPR RI)
SHARE

Ketua DPR RI Puan Maharani minta pemerintah tak menangani dampak erupsi Gunung Anak Krakatau secara parsial.

Menurutnya, meningkatnya aktivitas gunung api di Selat Sunda telah memukul berbagai sektor. Dampak itu mulai dari kesehatan, pendidikan, transportasi hingga perekonomian masyarakat.

Pemerintah perlu bergerak cepat dan terpadu dalam menghadapi dampak erupsi Gunung Anak Krakatau yang telah memengaruhi kesehatan, pendidikan, transportasi, dan kegiatan ekonomi masyarakat di sejumlah wilayah,”

kata Puan, Senin, 7 September 2026.

Puan menilai dalam kondisi saat ini diperlukan respons pemerintah yang cepat dan terpadu. Ia menyampaikan keselamatan masyarakat mesti ditempatkan sebagai prioritas utama di tengah meluasnya dampak sebaran abu vulkanik.

Keselamatan masyarakat harus menjadi prioritas utama. Pemerintah melalui kementerian/lembaga terkait juga harus memastikan setiap kebutuhan masyarakat terdampak dapat terfasilitasi,”

lanjut Puan.
Baca juga:
Abu Vulkanik Anak Krakatau Ganggu Penerbangan, BNPB Siapkan Operasi Modifikasi… Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto mengatakan operasi modifikasi cuaca (OMC) disiapkan untuk…
📰
Habiburokhman Balik Jawab Tudingan DPR Lamban, RUU Perampasan Aset Tak… Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman menjawab tudingan terhadap DPR yang dinilai…
Air Laut Surut Drastis di Pesisir Lampung Tengah Viral, Badan… Baru-baru ini viral di media sosial fenomena air laut yang surut secara…
  • Abu Vulkanik Anak Krakatau Ganggu Penerbangan, BNPB Siapkan Operasi Modifikasi Cuaca
  • Habiburokhman Balik Jawab Tudingan DPR Lamban, RUU Perampasan Aset Tak Bisa Asal…
  • Air Laut Surut Drastis di Pesisir Lampung Tengah Viral, Badan Geologi Buka…

Adapun sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau disebut sudah mencemari udara di sejumlah wilayah termasuk Lampung, Banten, Jakarta, dan Jawa Barat. Kondisi itu juga mengganggu jarak pandang dan berdampak terhadap aktivitas masyarakat.

Dampaknya merembet ke sektor transportasi udara. Sejumlah bandara ditutup akibat sebaran abu vulkanik sehingga penerbangan masyarakat terganggu.

Menurut Puan, persoalan itu tak boleh berhenti pada penutupan bandara. Namun, harus diikuti kepastian bagi masyarakat yang terdampak.

Di sektor kesehatan, abu vulkanik juga berpotensi memicu berbagai gangguan mulai dari iritasi mata dan batuk hingga infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), terutama bagi masyarakat yang tetap beraktivitas di luar ruangan.

Gangguan juga mulai menyentuh dunia pendidikan. Sejumlah daerah menerapkan pembelajaran jarak jauh (PJJ) untuk mengurangi risiko paparan abu vulkanik terhadap anak-anak.

Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Level III Siaga! Radius 3 Km Wajib Dihindari

Karena itu, Puan meminta pemerintah melakukan penanggulangan secara komprehensif, termasuk memastikan masker dan fasilitas kesehatan tersedia bagi masyarakat yang membutuhkan.

Bencana memang tidak dapat dicegah, tetapi dampak yang disebabkan terhadap rakyat dapat diminimalisir dengan kehadiran Negara yang lebih cepat,”

jelas Puan.

Puan juga meminta pemerintah pusat dan daerah bekerja sebagai satu kesatuan. Menurut dia, perlindungan terhadap warga tak boleh berbeda hanya karena mereka berada di provinsi yang berbeda.

Tidak boleh ada daerah yang siap dengan stok dan layanan memadai, sementara daerah lain membiarkan masyarakat kekurangan kebutuhan dasar dalam menghadapi bencana erupsi gunung,”

ujar Puan.

Selain keselamatan fisik, Puan mengingatkan pemerintah agar memperhatikan warga yang kehilangan penghasilan akibat pembatasan aktivitas.

Kelompok seperti pekerja harian, pedagang kecil, nelayan, pelaku UMKM, dan keluarga berpenghasilan rendah dinilai ikut menanggung dampak erupsi.

Kebijakan keselamatan harus disertai perlindungan agar keluarga tidak dipaksa memilih antara menghindari paparan atau tetap bekerja untuk memenuhi kebutuhan,”

tutur Puan.

Untuk sektor penerbangan, Puan meminta pemulihan operasi dilakukan secara bertahap dengan tetap mengutamakan keselamatan. Pemerintah juga diminta mengatur ulang penerbangan yang tertunda agar tidak terjadi penumpukan ketika bandara kembali dibuka.

Termasuk pengaturan ulang penerbangan yang tertunda agar penumpukan tidak berlanjut setelah bandara dibuka. Pastikan beban tidak ditanggung oleh masyarakat yang sudah mengalami kerugian waktu akibat penundaan penerbangan,”

jelas Puan.

Puan juga mendorong pemerintah memperkuat penyampaian informasi mengenai perkembangan Gunung Anak Krakatau. Selain itu, pemerintah mesti meningkatkan edukasi kepada masyarakat mengenai risiko erupsi dan dampak kesehatan akibat abu vulkanik.

Baca juga:
Erupsi Anak Krakatau Ganggu Penerbangan, Penumpang Surabaya-Jakarta Melonjak 88 Persen Dampak erupsi Gunung Anak Krakatau turut mengubah pilihan moda transportasi masyarakat. Di…
Bandara Ditutup, Lion Group Siapkan Opsi Reschedule dan Refund Sejumlah penerbangan Lion Group dari dan menuju Jakarta terdampak pembatalan menyusul penutupan…
Abu Anak Krakatau Tembus 50.000 Kaki, AirNav Terbitkan Red Alert Abu vulkanik Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda terpantau mencapai ketinggian hingga…
  • Erupsi Anak Krakatau Ganggu Penerbangan, Penumpang Surabaya-Jakarta Melonjak 88 Persen
  • Bandara Ditutup, Lion Group Siapkan Opsi Reschedule dan Refund
  • Abu Anak Krakatau Tembus 50.000 Kaki, AirNav Terbitkan Red Alert

Dia mengingatkan keberhasilan penanganan tak cukup diukur dari menurunnya aktivitas gunung atau dibukanya kembali bandara.

Tetapi dari seberapa kecil korban, kerugian, dan beban yang harus ditanggung rakyat,”

ujar Puan.

Menurut Puan, DPR akan mengawal respons pemerintah melalui alat kelengkapan dewan terkait. Sementara kepada masyarakat, ia meminta agar tetap tenang, mengikuti informasi dari kanal resmi, serta menggunakan masker ketika beraktivitas di luar ruangan.

Sebagai langkah antisipasi, gunakan masker saat beraktivitas. Sebisa mungkin kurangi aktivitas yang tidak terlalu penting agar tidak terpapar sebaran abu vulkanik. Utamakan selalu kesehatan dan keselamatan diri,”

tutur Puan.

Tag:Abu VulkanikDPRErupsiGunung Anak KrakatauPemerintahPuan
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Rika Pangesti
ByRika Pangesti
Reporter
Follow:
Rika Pangesti adalah reporter di OWRITE yang berfokus pada peliputan isu megapolitan dan berita nasional. Berlatar pendidikan Magister Ilmu Komunikasi Politik dari Universitas Paramadina, ia memadukan pemahaman akademis dengan pengalaman lapangan — termasuk meliput untuk tvOnenews.com sejak 2022.
Hardani Triyoga
ByHardani Triyoga
Asisten Redaktur
Follow:
Hardani Triyoga adalah jurnalis di OWRITE yang berfokus pada peliputan isu nasional, politik, peristiwa, dan dinamika perkotaan.
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Trending di OWRITE
Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Ganggu Penerbangan, TransNusa Ambil Langkah Ini
By Hadi Febriansyah
Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Ganggu Penerbangan, TransNusa Ambil Langkah Ini
1
Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Level III Siaga! Radius 3 Km Wajib Dihindari
By Natania Longdong
Lava pijar dari Gunung Anak Krakatau terlihat dari Pasauran, Kabupaten Serang, Banten, Sabtu (5/9/2026).
2
RUU Perampasan Aset Dipastikan Diketok 15 Desember, Sahroni: Besok Ribut Lagi
By Rika Pangesti
Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Ahmad Sahroni
3
Jangan Kaget! Suhu Jakarta Hari Ini Bisa Tembus 35 Derajat, Cek Wilayahnya
By Syifa Fauziah
Ilustrasi aktivitas warga di tengah terik cuaca Jakarta.
4
Pemecatan 2 Penyiram Air Keras Andrie Yunus Dibatalkan, Pigai Dorong Kasasi hingga PK
By Rahmat Tunny
Ilustrasi putusan pembatalan pemecatan penyiram air keras terhadap Andrie Yunus.
5

BERITA LAINNYA

Politik

Habiburokhman Balik Jawab Tudingan DPR Lamban, RUU Perampasan Aset Tak Bisa Asal Disahkan

Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman menjawab tudingan terhadap DPR yang dinilai…

Rika PangestiHardani Triyoga
By
Rika Pangesti
Hardani Triyoga
9 menit lalu
Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad (kedua kiri) bersama Saan Mustopa (kiri) berjabat tangan dengan perwakilan Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) Teguh Istiyanto (kanan) dan Supriyono (kedua kanan) alias Botok saat audiensi di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (27/8/2026).
Politik

Pimpinan DPR Janjikan RUU Perampasan Aset Disahkan, Lucius: Itu Cuma Strategi Redam Demo

Surat komitmen pimpinan DPR RI terkait pengesahan RUU Perampasan Aset yang ditandatangani…

Rahmat Tunny OWRITEAmin-Suciady-Owrite
By
Rahmat Tunny
Amin Suciady
19 menit lalu
Presiden Prabowo Subianto saat memimpin rapat penanganan sejumlah bencana yang terjadi di Indonesia secara hybrid dari Istana Merdeka. (Foto: YouTube Sekretariat Presiden).
Politik

RI Dikepung Bencana, Prabowo: Ini Takdir Kita, Negara yang Berada di Ring of Fire

Presiden RI Prabowo Subianto menilai Indonesia harus selalu siap menghadapi bencana alam…

iren natania longdongHardani Triyoga
By
Natania Longdong
Hardani Triyoga
58 menit lalu
Warga menunjukkan abu vulkanik di Pasauran, Kabupaten Serang, Banten, Sabtu (5/9/2026).
Politik

Abu Vulkanik Anak Krakatau Capai Jakarta, DPR Desak Kemenkes dan Pemprov DKI Siaga

Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Yahya Zaini meminta Kementerian Kesehatan (Kemenkes)…

Rika PangestiRahmat Tunny OWRITE
By
Rika Pangesti
Rahmat Tunny
5 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up