Buntut kasus korupsi Rektor Universitas Jenderal Soedirman Akhmad Sodiq membuat Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Stella Christie mengakui ada kerentanan dalam sistem penerimaan mahasiswa baru.
Stella tak mau buru-buru menyimpulkan jalur mandiri sebagai sumber persoalan. Perkara yang terjadi di Unsoed harus lebih dulu diuji apakah mencerminkan kelemahan sistem atau pelaksanaan.
“Kami harus selalu melihat kejadian episodik, jadi kejadian satu per satu dan sistem versus sistem,”
kata Stella, dikutip pada Selasa, 8 September 2026.
Ia mengatakan pemerintah perlu memastikan apakah kasus tersebut menunjukkan problem melekat dalam sistem penerimaan mahasiswa baru. Jika memang ditemukan kelemahan sistem, perbaikan harus diarahkan pada sumber masalah.
“Apakah kejadian episodik ini mencerminkan sesuatu yang perlu diperbaiki dari sistem tersebut? Jika iya, marilah beranjak kepada perbaikan sistem,”
ujar dia.
Apa Sumber Kerawanan?
Stella mengaku belum bisa memastikan apakah jalur mandiri memang menjadi sumber kerawanan. Ia membuka kemungkinan persoalan justru terletak pada praktik yang berlangsung dalam jalur tersebut.
“Mungkin saja bukan jalur mandiri (yang bermasalah) tetapi praktik pada jalur mandiri,”
ucap Stella.
Ia meminta evaluasi dilakukan secara menyeluruh. Pemerintah jangan sampai hanya menutup satu celah tetapi membiarkan celah lain tetap terbuka.
“Jadi jangan sampai kami gali-tutup lubang, tapi ada lubang bocor di tempat lain,”
ujar dia.
Stella menegaskan pengawasan terhadap persoalan tersebut sebenarnya bukan baru dilakukan setelah kasus Unsoed mencuat. Inspektorat Jenderal Kemendiktisaintek disebut telah mengaudit dan mengawasi problem itu sejak lama.
Dia berpendapat kasus yang muncul ke publik justru dapat menjadi bahan untuk menguji kembali ketahanan sistem pendidikan tinggi dan dimanfaatkan untuk memperbaiki kerentanan mekanisme.
“Walaupun ini adalah sesuatu yang negatif, tapi segala sesuatu masukan dan kejadian itu memang kami lihat kembali, apakah ini berarti kerentanan sistem?”
kata dia.
Stella bahkan mengakui, berdasarkan analisis pribadi, sistem yang rentan memang perlu dibenahi. Ia mendorong pemerintah dan perguruan tinggi tidak ragu mengubah sistem apabila evaluasi menemukan kelemahan.




























