Nyeri dan kram perut menjadi salah satu keluhan yang kerap dirasakan perempuan saat menstruasi. Rasa sakit yang muncul bisa terasa ringan hingga cukup mengganggu aktivitas sehari-hari.
Berbagai cara pun dilakukan untuk membantu meredakan rasa tidak nyaman tersebut.
Selain menggunakan obat pereda nyeri, sebagian orang memilih minuman tradisional seperti jamu kunyit asam. Kunyit mengandung kurkumin yang memiliki sifat antiperadangan.
Penelitian yang diterbitkan dalam Complementary Therapies in Medicine juga menunjukkan bahwa kurkumin pada kunyit dapat memberikan pengaruh terhadap beberapa keluhan menjelang atau selama menstruasi, termasuk kram perut, kelelahan, dan perubahan suasana hati.
Jamu Kunyit Asam
Melansir dari laman Halodoc (13 Oktober 2025), jamu kunyit asam merupakan salah satu minuman jamu tradisional yang dibuat dari kunyit dan asam Jawa.
Biasanya, minuman ini juga ditambahkan gula merah untuk memberikan rasa manis sekaligus mengurangi rasa getir dari kunyit.
Kunyit menjadi bahan utama yang membuat minuman ini memiliki warna kuning-oranye. Selain memberikan warna dan aroma khas, kunyit mengandung kurkumin yang banyak diteliti karena memiliki sifat antioksidan dan antiperadangan.
Sementara itu, asam Jawa memberikan rasa asam yang khas sehingga membuat kunyit asam terasa lebih segar.
Manfaat Jamu Kunyit Asam
Selain membantu mengurangi nyeri menstruasi, kandungan dalam kunyit membuat jamu kunyit asam berpotensi memberikan sejumlah manfaat lain bagi tubuh.
1. Membantu meredakan nyeri haid. Kurkumin memiliki sifat antiperadangan yang menjadi salah satu alasan kunyit kerap digunakan untuk membantu meredakan kram perut dan keluhan lain yang menyertai menstruasi.
2. Membantu menjaga suasana hati. Perubahan hormon selama menstruasi dapat membuat suasana hati ikut berubah. Kandungan kurkumin pada kunyit juga diteliti karena potensinya dalam membantu mengurangi sejumlah keluhan yang berkaitan dengan perubahan suasana hati selama periode menstruasi.
3. Bersifat antioksidan. Senyawa ini dapat membantu melindungi sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas.
4. Membantu mengontrol gula darah. Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa kurkumin berpotensi membantu meningkatkan sensitivitas insulin.
5. Mendukung kesehatan pencernaan. Kunyit telah lama digunakan dalam pengobatan tradisional untuk membantu menjaga kesehatan pencernaan. Kandungan kurkumin di dalamnya juga memiliki aktivitas yang berkaitan dengan proses peradangan.
Tips Aman Konsumsi
Meski menggunakan bahan alami, konsumsi jamu kunyit asam tetap perlu diperhatikan. Sebaiknya minuman ini tidak dikonsumsi secara berlebihan, terutama bagi orang yang memiliki lambung sensitif.
Pastikan kunyit dan asam Jawa yang digunakan masih segar serta bersih untuk mengurangi risiko kontaminasi.
Jika tidak langsung diminum, jamu sebaiknya disimpan dalam wadah tertutup di dalam kulkas. Selain itu, bagi orang yang sedang menjalani pengobatan rutin, sebaiknya berkonsultasi dengan dokter sebelum mengonsumsi kunyit dalam jumlah besar secara rutin.
Jamu kunyit asam dapat menjadi salah satu pilihan minuman tradisional untuk membantu memberikan rasa nyaman saat menstruasi.
Namun, jika nyeri haid sangat berat atau muncul dengan gejala yang tidak biasa, sebaiknya lakukan pemeriksaan medis.



















