Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Rabu, 9 Sep 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • DPR
  • Sepak Bola
  • KPK
  • prabowo
  • Korupsi
  • MBG
  • Prabowo Subianto
  • Purbaya
  • Piala Dunia 2026
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Otomotif / Mobil Kena Abu Anak Krakatau? Ini Jurus Cuci Agar Cat Tak Baret
Otomotif

Mobil Kena Abu Anak Krakatau? Ini Jurus Cuci Agar Cat Tak Baret

hadi-febriansyah-owriteowrite-adi-briantika
Last updated: September 8, 2026 5:31 pm
By
Hadi Febriansyah
hadi-febriansyah-owrite
ByHadi Febriansyah
Reporter
Jurnalis OWRITE yang meliput pemberitaan seputar dunia Olahraga mulai dari Sepak Bola, hingga Bulu Tangkis.
Follow:
Adi Briantika
owrite-adi-briantika
ByAdi Briantika
Asred
Seorang jurnalis di OWRITE, yang meliput isu nasional, politik, hukum dan kriminal.
Follow:
1 hari lalu
Share
Warga menunjukkan abu vulkanik di Pasauran, Kabupaten Serang, Banten, Sabtu (5/9/2026).
Warga menunjukkan abu vulkanik di Pasauran, Kabupaten Serang, Banten, Sabtu (5/9/2026). (ANTARA FOTO/Muhammad Bagus Khoirunas/agr)
SHARE

Gunung Anak Krakatau yang terletak di Selat Sunda kembali mengalami erupsi sejak Jumat malam, 4 September 2026. Rangkaian itu disertai lava, suara gemuruh, hingga dentuman yang dilaporkan terdengar di sejumlah wilayah seperti Lampung, Banten, dan Jawa Barat.

Daftar isi Konten
  • Jangan Langsung Lap Abu
  • Siram dengan Air Mengalir
  • Gunakan Metode Dua Ember
  • Bilas dan Keringkan
  • Hindari Kesalahan Ini!
  • Periksa Filter Mesin dan AC Setelah Erupsi

Berdasarkan pemantauan BMKG, kolom abu vulkanik dari aktivitas erupsi tersebut sempat mencapai ketinggian sekitar 50.000 kaki dan menyebar hingga sejumlah wilayah, termasuk Jakarta dan sekitarnya.

Bagi pemilik kendaraan, paparan abu vulkanik bukan hanya persoalan tampilan mobil yang menjadi kotor. Partikel abu memiliki karakteristik yang berbeda dari debu biasa sehingga membutuhkan penanganan khusus.

Jika dibersihkan secara sembarangan, permukaan cat mobil justru berisiko mengalami goresan. Karena itu, penting mengetahui cara membersihkan abu vulkanik dari mobil dengan benar agar bodi tetap terlindungi selama aktivitas erupsi berlangsung.

Abu vulkanik berasal dari material batuan dan magma yang terpecah menjadi partikel sangat kecil ketika gunung mengalami letusan. Ukurannya memang halus, tetapi karakter partikel relatif keras dan abrasif.

Baca juga:
Hari Kedua Pencarian 5 Pewarta Foto yang Hilang di Krakatau… Pencarian hari kedua lima pewarta foto yang hilang kontak saat kegiatan peliputan…
Lima Pewarta Foto Hilang Saat Liput Krakatau, Polda Banten Siapkan… Polda Banten mempersiapkan Pos Antemortem menyusul proses pencarian lima perwarta foto yang…
Jejak 5 Jurnalis Hilang Kontak di Selat Sunda Dicari, Titik… Polda Lampung perkuat operasi pencarian terhadap delapan orang yang hilang kontak saat…
  • Hari Kedua Pencarian 5 Pewarta Foto yang Hilang di Krakatau Masih Nihil
  • Lima Pewarta Foto Hilang Saat Liput Krakatau, Polda Banten Siapkan Pos Antemortem
  • Jejak 5 Jurnalis Hilang Kontak di Selat Sunda Dicari, Titik Terakhir Komunikasi…

Kondisi tersebut membuat abu vulkanik berbeda dengan debu jalanan. Ketika partikel abu digosok langsung menggunakan kain kering, misal, material tajam tersebut dapat bergesekan dengan lapisan clear coat pada bodi mobil.

Gesekan itu berpotensi menghasilkan goresan halus hingga swirl mark yang membuat permukaan cat terlihat kusam. Risiko semakin besar apabila pemilik kendaraan langsung mengelap bodi tanpa terlebih dahulu meluruhkan abu menggunakan air.

Masalah lain dapat muncul ketika abu vulkanik bercampur dengan embun atau air hujan. Campuran tersebut dapat menjadi material yang lebih lengket dan memiliki sifat yang berpotensi mengganggu permukaan kendaraan.

Karena itu abu yang dibiarkan terlalu lama pada area lembap seperti sela panel, karet kaca, maupun bagian lain sebaiknya segera dibersihkan dengan metode yang tepat.

Jangan Langsung Lap Abu

Hal pertama yang perlu diperhatikan adalah kondisi abu yang menempel pada kendaraan. Jika lapisan abu masih tebal dan kering, jangan langsung menggunakan kain untuk membersihkan.

Pemilik mobil sebaiknya menunggu hingga hujan abu benar-benar berhenti agar tidak ada material baru yang terus menempel selama proses pembersihan.

Sebelum mulai mencuci, siapkan air bersih dalam jumlah cukup banyak. Air berfungsi untuk meluruhkan dan mengangkat partikel abu dari permukaan kendaraan sebelum kain atau spons digunakan.

Penggunaan masker dan sarung tangan juga dianjurkan selama proses pembersihan. Partikel abu vulkanik yang beterbangan dapat mengganggu saluran pernapasan, sementara kontak langsung dengan kulit juga sebaiknya diminimalkan.

Siram dengan Air Mengalir

Setelah kondisi memungkinkan, proses pembersihan dapat dimulai dengan membilas mobil menggunakan air mengalir. Arahkan air dari bagian paling atas, seperti atap, kemudian turun secara bertahap menuju bagian bawah bodi.

Tujuannya adalah mengurangi sebanyak mungkin abu yang menempel tanpa melakukan kontak langsung dengan permukaan cat.

Pastikan bagian yang memiliki tumpukan abu cukup tebal mendapatkan aliran air yang memadai. Jangan terburu-buru menggunakan spons sebelum sebagian besar partikel abrasif berhasil terangkat.

Setelah itu, gunakan sabun khusus mobil dengan pH netral. Sabun cuci piring maupun deterjen rumah tangga sebaiknya dihindari karena formulanya dapat memengaruhi lapisan pelindung pada cat kendaraan.

Gunakan Metode Dua Ember

Untuk mengurangi risiko partikel abu kembali menempel pada bodi, metode two-bucket atau dua ember bisa diterapkan. Satu ember digunakan untuk larutan sabun, sedangkan ember lainnya berisi air bersih untuk membilas spons. 

Dengan metode tersebut, kotoran dan partikel abu yang menempel pada spons dapat dikeluarkan terlebih dahulu sebelum spons kembali digunakan pada bodi.

Gunakan spons lembut atau kain microfiber dan lakukan gerakan searah dengan tekanan ringan. Hindari menggosok permukaan secara kuat, terutama dengan gerakan memutar.

Area yang sering luput juga perlu diperiksa, termasuk sela kaca, karet wiper, spion, kisi-kisi ventilasi, serta celah pintu. Abu vulkanik dapat masuk ke bagian-bagian tersebut dan tertinggal jika tidak dibersihkan secara menyeluruh.

Bilas dan Keringkan

Setelah seluruh permukaan selesai dicuci, bilas kembali kendaraan sampai tidak ada sabun maupun sisa partikel abu yang tertinggal.

Proses pengeringan juga perlu dilakukan secara hati-hati. Gunakan microfiber bersih atau chamois yang kondisinya masih baik dan hindari mengelap kendaraan ketika permukaan terkena paparan sinar matahari langsung.

Setelah bodi benar-benar bersih dan kering, pemilik kendaraan dapat memberikan perlindungan tambahan berupa wax, sealant, atau coating.

Lapisan pelindung dapat membantu membuat permukaan cat lebih licin sehingga debu dan abu pada paparan berikutnya relatif lebih mudah dibersihkan.

Hindari Kesalahan Ini!

Kesalahan paling umum adalah langsung mengelap abu vulkanik ketika kondisi masih kering. Cara tersebut justru dapat menyeret partikel abrasif di atas permukaan cat dan meningkatkan risiko baret.

Hal serupa berlaku pada kaca depan. Wiper jangan diaktifkan ketika kaca masih tertutup abu kering. Karet wiper dapat membawa partikel tajam dan menyeretnya sepanjang permukaan kaca sehingga berpotensi menyebabkan goresan.

Kain atau kanebo yang digunakan untuk mencuci mobil juga harus dipastikan bersih. Jangan menggunakan lap yang masih menyimpan kotoran atau partikel abrasif dari pemakaian sebelumnya.

Selain itu, proses pencucian dilakukan setelah hujan abu berhenti. Mencuci mobil di ruang terbuka ketika abu masih berjatuhan hanya akan membuat permukaan kendaraan kembali kotor dan menambah pekerjaan pembersihan.

Periksa Filter Mesin dan AC Setelah Erupsi

Perawatan kendaraan setelah terpapar abu vulkanik tidak berhenti pada bagian eksterior. Pemilik mobil juga sebaiknya memperhatikan komponen yang berhubungan dengan sirkulasi udara.

Filter udara mesin perlu diperiksa karena partikel vulkanik yang sangat halus dapat ikut terhisap dan menumpuk di dalam filter. Jika kondisi terlalu kotor, aliran udara ke mesin dapat terganggu.

Filter kabin AC juga patut mendapatkan perhatian. Abu yang masuk ke sistem ventilasi dapat membuat filter lebih cepat kotor dan berpotensi menurunkan kinerja sistem pendingin kabin.

Karet pintu, karet kaca, dan sistem wiper juga sebaiknya diperiksa. Partikel abu yang terselip dan dibiarkan dalam waktu lama dapat mempercepat keausan pada sejumlah komponen berbahan karet.

Dengan pembersihan yang tepat dan pemeriksaan komponen secara menyeluruh, pemilik kendaraan dapat mengurangi risiko kerusakan akibat paparan abu vulkanik Gunung Anak Krakatau.

Baca juga:
Lima Jurnalis Hilang Kontak di Selat Sunda, DPR Desak Pencarian… Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad menyatakan prihatin terhadap sejumlah jurnalis…
Abu Vulkanik Turun, Ini Cara Jemur Bayi Tanpa Perlu Keluar… Kebiasaan menjemur bayi di luar rumah sebaiknya dihentikan sementara ketika lingkungan sekitar…
Lensa Bungkam di Selat Sunda: Tim SAR Perluas Pencarian Lima… Tim SAR gabungan memperluas pencarian sebuah kapal cepat berisi lima jurnalis yang…
  • Lima Jurnalis Hilang Kontak di Selat Sunda, DPR Desak Pencarian Maksimal
  • Abu Vulkanik Turun, Ini Cara Jemur Bayi Tanpa Perlu Keluar Rumah
  • Lensa Bungkam di Selat Sunda: Tim SAR Perluas Pencarian Lima Jurnalis Hilang…
Tag:Abu VulkanikCatErupsiGunung Anak KrakatauMobil
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
hadi-febriansyah-owrite
ByHadi Febriansyah
Reporter
Follow:
Jurnalis OWRITE yang meliput pemberitaan seputar dunia Olahraga mulai dari Sepak Bola, hingga Bulu Tangkis.
owrite-adi-briantika
ByAdi Briantika
Asred
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE, yang meliput isu nasional, politik, hukum dan kriminal.
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Trending di OWRITE
Heboh Teori Konspirasi Erupsi Enam Gunung Api Ala Ulta Levenia, Netizen: “Gaya Obrolan Cowok jam 12 Malam!”
By Ani Ratnasari
Tangkap layar dari YouTube Bukan Kaleng-kaleng
1
Viral Momen Teddy Turunkan Mic Prabowo Saat Rapat Bencana, Netizen: “Seakrab Itu?”
By Ani Ratnasari
Penampakan Tangan Setkan Teddy arahkan microfon Presiden Prabowo. (Sumber: X/@txtdrimedia)
2
Prakiraan Cuaca Jakarta Rabu 9 September 2026: Jaktim Hujan Ringan, Lima Wilayah Lain Cerah
By Syifa Fauziah
Ilustrasi prakiraan cuaca di Jakarta.
3
Bukan Cuma Reshuffle, Prabowo Diminta Hapus Semua Wamen demi Efisiensi Anggaran
By Hardani Triyoga
Presiden Prabowo Subianto (kiri) didampingi Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka (kedua kiri) bersiap memimpin Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta, Senin (15/12/2025).
4
Heboh Sejumlah Tokoh Bantah Jadi Penulis Buku Islam Ala Prabowo, Netizen: “Makin Menyala…”
By Ani Ratnasari
Buku Islam Ala Prabowo.
5

BERITA LAINNYA

Pengunjung melihat produk terbaru mobil listrik Toyota New bZ4x Touring yang dipamerkan pada pameran otomotif Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD, Serpong, Kabupaten Tangerang, Banten, Sabtu (1/8/2026). (sumber: Antara Foto/Muhammad Iqbal/YU)
Otomotif

Penjualan Mobil Agustus 2026: Toyota Masih Raja, BYD Tembus 3 Besar, Honda Terpental

Penjualan mobil nasional pada Agustus 2026 masih menunjukkan dominasi merek asal Jepang.…

hadi-febriansyah-owritedusep-malik
By
Hadi Febriansyah
Dusep Malik
2 jam lalu
Penampakan Denza N8L EV. (Sumber: Denza)
Otomotif

BYD Siapkan Denza N8L EV, SUV 6 Penumpang dengan Jarak Tempuh hingga 960 Km

BYD melalui merek Denza bersiap memperkenalkan Denza N8L versi listrik murni atau…

hadi-febriansyah-owritedusep-malik
By
Hadi Febriansyah
Dusep Malik
2 hari lalu
Seorang pekerja melintas di fasilitas produksi kendaraan listrik BYD di Subang, Jawa Barat
Otomotif

DPR Minta BYD Libatkan Tenaga Lokal hingga Level Manajemen, Bukan Cuma jadi OB dan Security

Investasi kendaraan listrik PT BYD Auto Indonesia di Subang, Jawa Barat, diminta…

Rika PangestiIvan OWRITE
By
Rika Pangesti
Ivan Syahruna Lubis
4 hari lalu
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (baju putih) dalam peresmian fasilitas produksi pabrik BYD Indonesia di Subang Smartpolitan Industrial Park, Kamis, 3 September 2026.
Otomotif

Pabrik BYD Subang Jadi Mesin Lapangan Kerja, Bidik 20 Ribu Karyawan

Kehadiran pabrik BYD di Subang, Jawa Barat, tidak hanya berkaitan dengan peningkatan…

hadi-febriansyah-owriteowrite-adi-briantika
By
Hadi Febriansyah
Adi Briantika
5 hari lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up