Harga emas global bergerak relatif stabil pada awal perdagangan Asia, Kamis, 10 September 2026. Pelaku pasar memilih berhati-hati sambil menunggu rilis data inflasi penting Amerika Serikat (AS) yang berpotensi memengaruhi arah kebijakan suku bunga bank sentral AS.
Dilansir dari laman The Economic Times, harga emas spot hampir tidak berubah di level US$4.396,69 per ons pada pukul 00.15 GMT.
Sementara itu, kontrak berjangka emas AS untuk pengiriman Desember justru melemah 0,4 persen menjadi US$4.440,80 per ons.
Pergerakan harga emas tersebut terjadi ketika investor cenderung wait and see menjelang data inflasi AS. Data tersebut jadi salah satu indikator penting yang akan diperhatikan pasar dalam memperkirakan langkah kebijakan moneter bank sentral AS selanjutnya.
Adapun harga emas produksi PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) hari ini terpantau naik sebesar Rp15.000 dari perdagangan sebelumnya. Dikutip dari data Unit Bisnis Pengolahan dan Pemurnian Logam Mulia Antam, harga pecahan satu gram emas Antam berada di level Rp2.625.000 per gram.
Sementara itu, harga pembelian kembali atau buyback emas Antam juga ikut naik sebesar Rp15.000 dan berada di level Rp2.475.000 per gram.
Emas Antam dijual dengan beragam ukuran mulai dari 0,5 gram hingga 1.000 gram atau 1 kilogram. Pilihan gramasi dari yang terkecil hingga terbesar ini memudahkan masyarakat untuk membeli emas sesuai kebutuhan.
Berikut rincian harga emas batangan Antam:
0,5 gram : Rp 1.362.500
1 gram : Rp 2.625.000
2 gram : Rp 5.190.000
3 gram : Rp 7.760.000
5 gram : Rp 12.900.000
10 gram : Rp 25.745.000
25 gram : Rp 64.237.000
50 gram : Rp 128.395.000
100 gram : Rp 256.712.000
250 gram : Rp 641.515.000
500 gram : Rp 1.282.820.000
1.000 gram: Rp 2.565.600.000
Untuk ukuran emas 1 gram hingga 100 gram pada hari ini tersedia di Butik Gedung Antam. Namun, untuk emas ukuran 250 gram, 500 gram, dan 1.000 gram harus pre order.

























